
hari demi hari dilalui akhirnya hari yang ditunggu tunggu datang juga hari pernikahan Raka dan Viona orang tuanya Raka yang kesel sama anaknya memaju mundurkan hari pernikahannya akhirnya datang juga tanpa protes yang terpenting anaknya sudah memiliki pasangan hidup yang mapam wanita karir dan berkat Viona kini Raka menjadi wakil CEO sebuah kebanggaan buat keluarga nya Raka
" bro akhirnya sebentar lagi halal juga bro jaga baik baik Viona ya bro selalu membahagiakan Viona apapun kondisinya jangan pernah sakiti Viona bro saya ikhlas Viona menjadi milik kamu bro" ucap Michel meluk Raka akhirnya Michel bener bener rela melepaskan Viona
" insyaallah saya akan melakukan yang terbaik untuk rumah tangga saya bro terimakasih dengan kebebasan bersama dulu saya semakin kenal dan mencintai Viona" ucap Raka bahagia
" amin bro jangan gugup yah saat ijab kabul" lanjut Michel menepuk bahunya Raka
dilain Sisi, Viona sudah rapi semakin cantik berbalut kebaya khas Indonesia yang membuat Viona semakin cantik
" selamat ya vi akhirnya sebentar lagi halal juga hubungan kamu dan Raka" ucap Sisil bahagia
" Iyah sil jadinya saya enggak sendirian setiap malamnya sil selama tinggal disini" ucap Viona terkekeh
" bener ayah mana mau ijinkan kita tinggal sendiri tanpa ada yang temani kan" lanjut Sisil
" bener ayah terlalu overprotektif sama kita" protes Viona
setelah selesai bermakup Elma langsung masuk kedalam kamar anaknya dan membantu Viona untuk jalan sedangkan Sisil harus di dorong kursi rodanya sama ART dua bulan lagi sisil baru lepas sepenuhnya dari kursi roda selama enggak merasakan sakit dan kram, Eriko Elma Sisil dan Viona tiba di sebuah masjid sudah banyak tamu undangan yang datang dan Raka ditemani sama Michel melihat keluarga istrinya datang Michel menghampiri Sisil dan mendorong kursi rodanya sisil
" pengantin perempuan sudah datang apa kita bisa melakukan ijab kabul sekarang" ucap penghulu melihat Viona dan Raka bergantian
" Sudah bisa dimulai pak" ucap Raka berusaha tenang
" Saya nikah dan kawinkan Raka Sanjaya dengan Viona Rosalina binti almarhum lucky dengan maskawin sebesar lima ratus juta dibayar tunai" lanjut penghulu tegas
" Saya terima nikah dan kawinkan Raka Sanjaya dengan Viona Rosalina binti almarhum lucky dengan maskawin sebesar lima ratus juta dibayar tunai" lanjut Raka dengan mantap
" Apa sah saksi" teriak penghulu
Sah
__ADS_1
Sah
Sah
" Alhamdulillah" ucap penghulu, Viona dan Raka
Raka memasangkan cincin dijari manisnya Viona begitu juga dengan Viona memakaikan cincin dijari manisnya Raka dan langsung salim ke tangannya Raka
Setelah acara ijab kabul Viona dan Raka langsung ke hotel dan langsung istirahat dua jam sebelum acara resepsi pernikahan
" Selamat istirahat anak anak" ucap mamahnya Raka bahagia
" Iyah mam terimakasih ya" ucap Viona bahagia kini Viona mendapatkan dua ibu setelah menikah
" Langsung bikin keponakan yang banyak ya uncel" ledek Michel melihat Raka
" Iyah uncel siap ya sudah kita mau gulet perdana setelah halal dulu" lanjut Raka yang masuk kedalam kamar sambil merangkul bahunya Viona
" Dasar masih siang juga sudah kebelet apa ya" ledek Elma melihat kelakuan anak dan menantunya
" Untungnya kita enggak ya sayang sebelum waktunya sudah selesai gulet sebentar doang hahaha" lanjut Michel bangga
" Iyah sayang enggak enak sama keluarga soalnya" ucap Sisil malu
Dilain sisi, Michel langsung mendorong kursi rodanya Sisil dan menemani Sisil minum vitamin dan susu ibu hamil Michel yang melihat istrinya Banyak makan dan selalu rajin minum vitamin jadi bahagia walaupun berat badannya naik lima kilo setiap kontrol kehamilan Sisil selalu minta timbang berat badannya membuat Michel merayu istrinya supaya enggak sedih karena gemuk selama hamil
" Sayang aku pengen disuapin ayah" ucap Sisil manja semakin lama sisil selalu manja beruntung nya manja yang enggak berlebihan membuat Michel bahagia turutin keinginan istrinya
" Sayang pas bulan ke tujuh kehamilan kamu setelah kita cek up kita persiapkan kamar baju dan mainan bayi ya setelah tahu jenis kelaminnya sama nama anak kita" ucap Michel suapin Sisil makan semur daging
" Iyah sayang kalo anak laki laki sesuai selera kamu kalo anak perempuan selera aku ya oke deal" ucap Sisil melihat suaminya
__ADS_1
" Oke sayang aku setuju apapun yang diberikan Allah aku bahagia sayang karena setelah dewasa anak kita menjadi pewaris dua perusahaan kita" lanjut Michel
" Satu sayang, soalnya kan perusahaan ayah harus dibagi rata sama Viona mau bagaimana pun Viona anak ayah juga aku enggak mau egois apa lagi Raka yang menjalankan nya anak Viona jadi CEO setelah lulus kuliah sayang biar sekarang jabatan itu atas nama aku saja setelah anak anak dewasa baru sepenuhnya buat anak anaknya Viona yang menjabat sayang" lanjut Sisil engga mau egois dengan menguasai perusahaan orang tuanya
" Bunda sayang bijaksana juga baiklah ayah setuju sayang" lanjut Michel mengelus lembut rambutnya Sisil
Dilain sisi, Raka langsung ngajak gulet istrinya walaupun sudah biasa membuat Raka bahagia bisa gulet setelah halal rasanya berbeda sekali, membuat Viona mengikuti keinginan suaminya yang hobinya gulet gulet terus
" terimakasih sayang aku puas" ucap Raka mencium keningnya Viona
" sama sama sayang" ucap Viona lemes lemes luar biasa
Viona dan Raka langsung membersihkan diri dan bersantai sambil menunggu waktu resepsi
" sayang rumah baru kita sudah siap huni aku sudah menanam bunga bunga indah buat kegiatan kamu kalo dirumah ada ayunan dan beberapa tanaman buah jadi bisa panen aku sudah siapkan tukang kebun khusus jadii ada yang bantu mengurusinya selama kamu pergi" ucap Raka yang memainkan gunung kembarnya Viona
" aaahh aku bahagia sekali sayang terimakasih ya sudah menyiapkan buat aku supaya betah di rumah ooohh sayang jangan bikin aku pengen sayang sebentar lagi kita mau resepsi pernikahan sayang aaahh" desa han Viona menikmati gunung kembarnya dimainkan sama Raka dan l3h3rnya di ji lat mesra sama Raka
" ya sudah gulet terakhir di bathtub habis itu kita siap siap ganti baju" goda Raka yang semakin semangat m3r3m45 gunung kembarnya Viona
" aahh baiklah sayang" desa han Viona pasrah
setelah puas gulet akhirnya Viona dan Raka jalan ke aula hotel sudah ada orang tuanya Raka Eriko dan Elma duduk manis sedangkan Michel menemani istrinya makan lagi
begitu banyak tamu undangan yang datang memberikan ucapan selamat mendoakan langgeng mendapatkan momongan dan berfoto bersama
" sayang apapun yang terjadi kalian harus bahagia ya" ucap mamahnya Raka haru
" harus saling terbuka dan membantu dalam segala hal jangan enggak enak sama istri apapun dibicarakan dengan baik baik dan jangan stres stres" ucap Elma menepuk bahunya Viona
" jangan ada kekerasan dalam rumah tangga kalo istri atau suami ada kesalahan di obrolkan baik baik kalian berkelas jadi berantem jangan membuat merusak nama baik keluarga kecil kalian ataupun keluarga besar kalian harus bijaksana dalam mengahadapi masalah dan cobaan ya anak anak" ucap Eriko yang berharap rumah tangga anak anaknya langgeng sampai maut memisahkan
__ADS_1
" amin kita usahakan menjalankan semua nasehat ayah bunda mami dan papi dan membahagiakan istri saya semampu saya" ucap Raka merangkul bahunya Viona lembut dan mencincium keningnya Viona
" amin kami berharap seperti itu" ucap ayahnya Raka bahagia