
Michel kini sudah berani suapin Sisil didepan Raka dan Viona sejujurnya Viona cemburu melihatnya akhirnya sisil berani dipegang Michel walaupun cuma batas pemanasan rasa cinta yang membuatnya cemburu tapi Viona selalu ingat akan rencananya sisil merebut Michel darinya, Raka yang mendapatkan larangan dari sisil cuman bisa cemberut Raka masih bisa melakukan nya setiap kali Sisil setengah sadar walaupun dibelakang Michel
" bagaimana masakan saya enak kan" ucap Sisil melihat Raka dan Michel
" kuenya manis dan enak sil" goda Michel merapihkan bibir sisil dari sisa sisa kue
" harus adil loh bro" ledek Raka yang mendapatkan cubitan dari Viona kesal
" au sakit sayang kok dicubit" protes Raka yang langsung mencium bibirnya Viona dengan lembut tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan lembut
" habisnya menyebalkan" protes Viona kesal
__ADS_1
" iyah pasti adil kok bro tenang saja enggak akan enggak adil perhatian saya ke sisil maupun ke Viona" lanjut Michel mencium bibirnya Viona dengan lembut dan tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan lembut
" dihabiskan yah kuenya guys" lanjut Sisil menyuapin Michel
setelah selesai makan Sisil dan Viona mencuci piring sedangkan Michel dan Raka lebih memilih tiduran di kamarnya, Viona menggoda sisil yang akhirnya berani mau foreplay sama Michel membuat sisil tersipu malu akhirnya mau Melakukan DP sebelum menikah
" cie selamat yah sil akhirnya saya ikut bahagia walaupun enggak di unboxing akhirnya bisa mendapatkan perhatian lebih dari Michel" goda Viona menahan rasa cemburunya
" apa kamu cemburu saya mendapatkan perhatian dari Michel Viona?" ucap Sisil penasaran
" bulan depan ingat yah vi tinggalkan Michel apa lagi sekarang saya sudah merasakan foreplay dari Michel saya ingin melakukan itu cuman sama Michel seorang kalo kamu mau sama Raka juga silahkan" lanjut Sisil sedikit meledek
__ADS_1
" ini juga karenaa Raka menang taruhan sil dan Raka otaknya sama seperti Michel yang mau bebas, kamu mau tidur sama siapa sil" lanjut Viona melihat Sisil
" sama kamu saja lah Michel sama Raka, saya masih belum siap Viona walaupun enggak ngapa ngapain sih tapi masih merinding vi" lanjut Sisil yang nolak tidur satu kamar sama Michel
" baiklah kalo itu keinginan kamu sil yuk kekamar" ajak Viona
dilain sisi, Michel membayangkan menikahi sisil dan Viona bersamaan menjadikan mereka istri yang akan dibahagiakan, Michel membayangkan menikahi sisil tentu kekayaannya akan semakin besar apa lagi otomatis Michel lah yang akan mengelola perusahaan sisil dan perusahaan miliknya sekaligus universitas yang dibangunnya
" Raka kalo saya menikah sama sisil bagaimana" ucap Michel yang melihat Raka sibuk main handphone
" Viona mau dikemanakan Michel kamu sudah unboxing dia" protes Raka kesal sama pertanyaan Michel
__ADS_1
" yah keduanya lah saya nikahin bersama pasti pak Eriko kesal tapi ada bagusnya buat perusahaan kita kan otomatis perusahaan Sisil saya yang menjalankan setelah menikah" lanjut Michel santai
" jangan gila Michel pernikahan bukan mainan seperti yang kamu bayangkan, Sisil mungkin mau foreplay sama kamu karena cinta diluar pernikahan tapi kalo unboxing saya yakin sisil mau di unboxing sebagai istri satu satunya tanpa dimadu sama sekali Michel" tegas Raka membuat Michel frustasi mendengar nya