
Raka yang menang langsung ajak Viona jalan jalan duluan, Raka membelikan makan dan minuman buat Viona jam masih menunjukkan jam enam sore masih banyak waktu berduaan lama sama Viona, sedangkan Sisil dan Michel yang engga tahu mau ngapain akhirnya Michel memutuskan beli baju karena males membawa baju kotornya ke laundry Sisil yang melihat nya cuman bisa mengerti cowok tajir seperti Michel mana mau cape cape bawa baju kotornya ke laundry atau cuci sendiri, Sisil yang mencetak Viona gadis sederhana membeli kan mesin cuci
" kamu enggak belanja baju sil" ucap Michel yang dari tadi muter muter enggak lihat Sisil beli baju
" nanti saja Michel lagi belum mau ada lagi enggak nih" ucap Sisil berusaha ramah
" ada sih saya mau beli dalam apa mau temani" lanjut Michel malu
" yah hayo" lanjut Sisil berusaha santai
dilain sisi, Raka yang mendapatkan kesempatan jalan jalan merasa bahagia sekali, tangannya Raka dengan berani pegang p4h4 nya Viona dan m3r3m3m45nya Dengan lembut membuat Viona kaget melihat kelakuan Raka padanya
" apa yang kamu pikirkan Raka sampai pegang p4h4 saya seperti ini" ucap Viona kaget melihat tangannya Raka berani
" tadi kamu inget kan taruhan kita tadi dan saya boleh melakukan apapun nah saya ingin melakukan lebih dari ini jadi sekarang kita akan bersenang-senang di hotel sampai jam sepuluh malam" ucap Raka santai sambil tersenyum licik
" tapi maaf saya enggak bisa melakukan ini" lanjut Viona bingung dan takut
__ADS_1
" jangan muna Viona saya tahu kemarin apa yang kamu dan Michel lakukan dan saya ingin melakukan juga walaupun enggak seleluaasa Michel maaf saya tahu semuanya" lanjut Raka yang tangannya mulai menari dengan indah di badannya Viona
Viona enggak menjawab ucapan Raka cuman ngangguk saja dan membiarkan tangannya Raka liar, Viona cuman nangis dalam diam diperlakukan seperti ini sama Raka awalnya mau melawan tapi apa yang dilakukan sama Michel sudah tanggung dan enggak mungkin dihindari secepat ini Viona berdengus kesal mendapatkan perlakuan seperti ini
setibanya di hotel Raka dan Viona langsung santai di kamar hotel sambil minum yang tadi dibelinya Viona yang melihatnya cuman bisa menahan kesal
" hayo lah sedikit saja" bujuk Raka yang memberikan gelasnya sama Viona dan akhirnya Viona minum cuman sedikit
" maaf kamu saja yang minum saya enggak doyan" lanjut Viona pelan
Raka yang mulai nafsong langsung melancarkan aksinya Viona yang mencium bau menyengat berusaha menahannya ciuman panas membuat Raka semakin semangat tangannya Raka m3r3m3m45nya gunung kembarnya Viona dengan lembut dari mulut turun ke le her membuat Viona semakin mende sah merasakan sentu han yang diberikan Raka
Raka yang mendengar desa han merdu Viona akhirnya menjalankan aksinya semakin semangat m3r3m3m45, dan men ji lat le hernya Viona dengan lembut
setelah puas Raka mengajak Viona yang polos keatas kasur Raka menjalankan aksinya tangannya menari dengan indah dari ujung kepala hingga ujung kaki membuat Viona semakin mende sah menikmati sensasi luar biasa
" Raka saya takut kecebong kamu berubah" tolak Viona yang nahan gejolak nafsong didalam dirinya
__ADS_1
" tenang saya selalu suntik ****** setiap melakukan ini saya mau terus bermain dengan banyak perempuan tanpa ikatan apapun jadi aman cantik" goda Raka langsung memasukkan rudalnya kedalam goa membuat Viona merasakan sensasi luar biasa saat Raka memaju mundur kan pinggangnya dengan lembut sedangkan tangan Raka m3r3m3m45nya gunung kembarnya Viona dengan lembut dan mencium le hernya Viona membuat Viona semakin mende sah menikmati setiap pergerakan yang diberikan
akhirnya cairan bening pun keluar juga dan dimasukan kedalam Pangka pahanya Viona, Raka tumbang disampingnya Viona
"aku sangat puas cantik sebentar lagi kita lanjut yah sampai jam sepuluh" ucap Raka lemes karena kelelahan
" terserah" ucap Viona pasrah
permainan pun akhirnya dimulai lagi Raka melakukan empat ronde membuat Viona semakin lemes dibuatnya walaupun Raka termasuk lembut pergerakan pinggangnya tapi tetap saja rasa lelah dirasakan
" terimakasih yah pantas Michel betah sama kamu Viona ternyata kamu bisa memuaskan Michel di kamar, saya enggak akan ngajak kamu lagi saya sudah punya teman ranjang jadi saya mau sama dia dulu kalo sudah bosan baru lanjut sama kamu apa free" ucap Raka melihat Viona yang cuman diam saja
" iyah free tenang saja, habis ini kita ke apartemen kan" ucap Sisil merapihkan bajunya
" sebentar lagi, oh yah kenapa kamu mau melakukan hal ini sama Michel sedangkan sama saya enggak mau" ucap Raka sambil memainkan gunung kembarnya Viona
" karena saya penasaran ternyata melakukan ini menyenangkan tapi saya enggak mau melakukan tanpa ikatan apapun dengan banyak laki laki cukup sama Michel atau terpaksa sama kamu juga" lanjut Viona lemes kesel dan sedih sama apa yang dilakukan Raka sama dirinya
__ADS_1
" oh karena itu oke aku percaya yuk siap siap ke apartemen terimakasih buat malam panas ini saya sangat puas dan akhirnya bisa merasakan juga sensasi luar biasanya" goda Raka yang ikut mandi bareng dan melanjutkan aksi panasnya sebelum mandi