
Eriko mengumpulkan Michel, Sisil, viona dan Raka di ruangan kerjanya membahas pengangkatan Raka atau Viona yang akan menjadi wakil CEO membuat Viona merasa enggak pantas walaupun diangkat menjadi anak kenyataan nya viona adalah anak ART keluarga Sisil di waktu kecil
" ayah sudah mempertimbangkan keinginan Sisil keputusan ayah jatuh ke Raka menjadi wakil CEO nya Sisil walaupun Sisil dan viona akan menjadi ibu rumah tangga biasa tapi kegiatan pagi Sisil dan Viona membantu Raka menjalankan perusahaan tapi sepenuhnya tetep Raka mengerjakan dari pagi sampai sore ayah harapkan kalian bertiga bisa kompak dan ayah berterimakasih kepada Michel yang mengijinkan Raka untuk pindah kerja" ucap ayahnya Sisil serius
" sama sama ayah saya juga enggak ingin Sisil dan Viona melepaskan perusahaan begitu saja atau kurang perhatian sama keluarga jalan satu-satunya ya Raka yang menjadi wakilnya Sisil mau bagaimana pun Sisil penerus ayah" ucap Michel dengan serius
" terimakasih Sisil, ayah dan Viona sudah mempercayai saya sebagai wakilnya Sisil di perusahaan saya akan bekerja dengan baik dan Alhamdulillah saya sudah tahu apa saja tanggung jawab di perusahaan ayah" ucap Raka bahagia akhirnya naik jabatan walaupun beda perusahaan
" peresmian nya setelah Michel dan Sisil pulang dari bulan madu dan Viona segera mencari pengganti jabatan kamu ya karena ayah enggak ingin kamu jadi asisten CEO lagi kalo mau kerja bantuin yang bisa kamu kerjakan tanpa status karyawan lagi" perintah Eriko yang enggak ingin jabatan anak angkatnya dibawah suaminya
" iyah ayah siap" ucap viona bahagia membuat suaminya mendapatkan jabatan yang bagus
" ya sudah kita ke bandara soalnya dua jam lagi pesawat berangkat ke korea" ucap Sisil yang pegang kopernya
" hayo nak" ucap Elma bahagia
Sisil, Michel, Raka, Viona, Elma dan Eriko jalan ke mobil menuju bandara Soekarno-Hatta Jakarta, saat tiba di bandara ketemu orang tuanya Michel yang bersiap kembali ke Jepang membuat Michel kesel melihatnya orang tuanya Bener bener lebih mementingkan pekerjaan enggak betah tinggal di Indonesia
" have fun anak anak hanymoon nya" ucap mamah nya Michel
" terimakasih mam, hati hati dijalan yah kapan kapan kita ke Jepang" ucap Sisil Ramah ke mertuanya
" enggak akan ke sana sayang" ucap Michel dingin
" jangan begitu nak" ucap ayahnya Michel sedih anaknya jaga jarak
" bro cobain sensasi gulet didalam pesawat bro saya sudah pesen pesawat yang nyaman buat kalian berdua" ucap Raka yang ingin sahabatnya mendapatkan sensi baru
" tahu saja bro yang saya inginkan sudah saya siapkan bro" ucap Michel terkekeh
" serius sil mau gelut pas pesawat lagi terbang" ucap viona penasaran
__ADS_1
" Iyah vi katanya terinspirasi habis baca novel * jebakan my husband* ya dituritin deh asal suaranya pelan pelan katanya" ucap Sisil bingung sama suaminya
" sepertinya menarik sil nanti saya juga melakukan yang sama pas hanymoon" lanjut Raka terkekeh
" dasar yah kalian kalo mecuuummm nomor satu" protes viona walaupun seneng tapi ada ada saja keinginan Raka dan Michel
" sebentar lagi kita beli jet pribadi sayang kalo mau lebih bebas di pesawat sendiri pas mau pergi pergi yah" goda Michel membuat cubitan dari Sisil
" astaga sayang" ucap Sisil kesel
Sisil ingin foto foto sebelum berangkat ke korea bareng mertuanya awalnya Michel nolak akhirnya nurut juga setelah Sisil merayunya
" setelah sampai korea telefon yah nak" ucap Elma meluk Sisil
" Iyah bunda pasti" ucap Sisil bahagia
" disana jangan lupa jaga kesehatan kalo sudah cape istirahat saja yah" ucap Eriko
" terimakasih nak sudah ajak foto sama Michel mam bahagia sekali" ucap mamahnya Michel
" pulang pulang kasih lihat hasil tespeknya yah" ledek Raka membuat Michel membogem nya
" amin amin" ucap Sisil malu Sisil merasa badannya ada yang beda setelah suaminya melepaskan suntikan ****** nya
" hati hati disana yah" ucap ayahnya Michel
Michel langsung Salim ke Eriko dan Elma langsung meluk Raka dan jabat tangannya Viona setelah itu jalan masuk bandara karena pesawat sebentar lagi take off Michel males Salim sama orang tuanya membuat orang tuanya sedih melihat tingkah anaknya
Viona Eriko dan Elma kembali ke kantor sedangkan Raka kembali ke kantornya Michel menghendel perusahaan sekaligus mencari pengganti nya, Raka menghubungi sekretaris nya Michel sekretaris pengganti Miftah laki laki karena Michel males memiliki perempuan yang pastinya akan baper dan tebar pesona Michel ingin sekretaris yang profesional yang beda jenis kelamin
" ada apa pak memanggil saya" ucap bayu ramah
__ADS_1
" tolong buka lowongan pekerjaan buat asisten nya Michel kalo bisa sebulan ini sudah mendapatkan calon nya" perintah Raka bahagia
" loh kan ada anda memangnya butuh dua asisten pak" lanjut bayu penasaran
" setelah Sisil pulang bulan madu saya diangkat menjadi wakil CEO di perusahaannya Sisil, oh yah sekalian asisten buat Sisil juga karena Viona enggak jadi asisten di perusahaan nya Sisil karena Viona kan anak angkat nya pak Eriko" lanjut Raka yang paham keputusan Eriko
" wah selamat pak anda mendapatkan yang bagus pak baik saya akan mencarikan dua asisten buat pak Michel dan asisten buat anda berarti Bu Sisil masih menjabat jadi CEO" lanjut bayu penasaran
" iyah karena kan baru dua tahun menjalankan perusahaan masa dilepas langsung setelah Michel dan sisil punya anak baru sepenuhnya perusahaan saya yang menjalankan tapi tetep Sisil mengawasi dari rumah" lanjut Raka
" baik pak saya faham maaf yah kalo kepo" lanjut bayu terkekeh
" iyah enggak masalah wajar kok" lanjut Raka santai
dilain sisi, didalam pesawat Michel dan Sisil melakukan uji coba gulet didalam pesawat yang sudah jalan diatas awan, awalnya Sisil risih ladenin keinginan suaminya tapi dari awal Sisil menerima gulet Bareng Michel selalu berusaha turutin keinginan Michel tanpa ngeluh apapun selama masih sehat, Michel langsung mencium bibirnya Sisil dengan lembut dan tangannya menari dengan indah di badannya Sisil membuat Sisil mende sah menikmati setiap sentu han yang diberikan Michel
" aaahhh suami ku" desa han sisil mesra
" sayang yuk buruan kita peraktekan gulet diatas awan" ucap Michel enggak sabar
Michel perlahan memasukan rudalnya kedalam goa milik istrinya dengan perlahan memaju mundurkan pinggangnya dengan lembut membuat Sisil menikmati sentu han yang diberikan Michel
" aaahhh sayang ternyata seru gulet diatas awan seperti ini bener bener melayang aku sayang rasanya uuuu" desa han Sisil mesra sambil meluk suaminya
" lebih enak yah ternyata sayang gulet didalam pesawat begini wuwuwuuwuw" godaan Michel sambil semangat memaju mundurkan pinggangnya dengan pelan dan m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dengan lembut
" terbang bebas diawan sayang aku rasanya" desa han Sisil pelan sambil menikmati pergerakan pinggangnya Michel tangan dan bibirnya Michel
" aaahhh sayang ku" desa han Sisil mesrah
Michel semakin semangat memaju mundurkan pinggangnya dengan pelan cairan pun akhirnya dimasukan kedalam pangkal pahanya Sisil
__ADS_1
" terimakasih sayang selalu mengabulkan keinginan gulet aku sayang aku puas dan bahagia" ucap Michel bahagia sambil mencium keningnya Sisil
" sama sama sayang aku bahagia mendengar nya aku selalu berusaha memuaskan nafsong kamu sayang" ucap Sisil lemes lemes luar biasa