TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
saya enggak menyangka kamu licik


__ADS_3

Raka memperhatikan Sisil yang melamun di dapur Raka yang mendengar obrolan Sisil dan viona dikamar ingin mendengar secara langsung dari mulutnya Sisil sendiri


" sayang bisa ikut ke kamar sebentar ada yang ingin aku tanya" ucap Raka yang tangannya melingkar di lehernya Sisil


" disini saja kenapa harus dikamar" ucap Sisil heran sambil melihat Raka


" aku mau bahas yang tadi kamu obrolkan sama Viona" bisik Raka membuat Sisil melotot


" maksud kamu" ucap Sisil bingung


" sudah lah hayo jangan sampai michel tahu" lanjut Raka mengangkat Sisil supaya berdiri dan ikuti Raka kedalam kamar yang enggak mereka pakai


Raka melihat Sisil gadis cerdas baik dan rajin ternyata ada sisi licik saat berurusan sama hati ternyata Sisil rela melakukan apapun demi cinta tapi Sisil perempuan cerdas bermain cantik supaya enggak ada yang curiga apa lagi kebiasaan buruk michel tentu perempuan baik baik akan mikir dua kali untuk di unboxing sama michel selain butuh uang seperti Miftah dulu yang rela menjadi temen ranjang michel karena uang. alasan Viona untuk di unboxing sama michel tentunya enggak masuk akal alasan nonton vidio panas alasan konyol yang sampai saat ini dipercaya michel dan Raka tanpa curiga tapi setelah Raka mendengar obrolan Sisil dan Viona terungkap sudah alasan Viona mau di unboxing sebelum halal


" mau bahas apa sama aku memangnya kamu dengar apa obrolan aku sama Viona" ucap Sisil penasaran baru pertama kali melihat Raka seserius ini


" kasih tahu aku alasan Viona mau di unboxing sama michel sebelum nikah" ucap Raka serius melihat Sisil


" bukan nya viona bilang karena nonton film panas" lanjut Sisil yang merasakan ada yang aneh sama Raka

__ADS_1


" oh film panas yakin bukan karena yang lain sil" lanjut Raka membuat Sisil polos didepannya


" Iyah karena itu memangnya karena apa sayang jujur aku bingung sama ucapan kamu" lanjut Sisil semakin bingung ucapan Raka sebenarnya apa


Raka menggendong Sisil yang polos dan menidurkan Sisil ke kasur dan dengan cepat Raka membuka celana panjangnya dengan senyum licik


" ternyata perempuan ini pandai sandiwara juga baiklah jangan remehkan aku sayang karena aku selalu mendapatkan tugas segala sesuatu dengan tuntas meladeni perempuan seperti kamu kecil" batin Raka yang sekarang berada diatasnya Sisil tentu membuat Sisil kaget dan takut sama apa yang dilakukan Raka saat ini


" sayang aku mohon jangan aku belum siap di unboxing" ucap Sisil gugup dan takut melihat Raka yang polos


" kasih tahu rencana kamu sebenarnya mendekati Viona ke michel dan kamu rela foreplay sama michel dan aku kalo enggak bersiap lah saat ini aku unboxing kamu" ancam Raka serius melihat sisil ketakutan


Sisil mulai bercerita awal mencintai michel Sisil ingin sekali mendekati michel Walaupun beda kantor akhirnya Sisil mendapatkan ide untuk menjadikan viona tumbal untuk di unboxing sama michel awalnya Viona menolak akhirnya viona dengan pasrah nya menerima suruhan Sisil dan membawa kontrak kerjasama pembangunan apartemen,Raka yang mendengar penjelasan Sisil tentunya marah dan kagum sama Sisil yang punya ide gila mendekati michel Walaupun mengorbankan orang lain untungnya michel dan Raka masih suntik ****** jadi kecebong nya enggak berubah bisa bisa Sisil menyesal sama rencana jahatnya


" begitu rencana kamu sil aku akui kamu licik dan cerdas main bersih walaupun akhirnya kamu mau juga seperti ini karena cemburu melihat viona bermesraan sama michel" ucap Raka sambil m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dengan lembut


" habisnya bagaimana lagi aku dua tahun mantau proyek sama michel tapi takut jadi temen ranjang dan jadi temen biasa lama buat deketnya dengan cara begini kan lebih cepat" ucap Sisil kesel karena ngobrol enggak lihat tempat


" terus Viona mencintai michel juga, untungnya kecebong michel enggak berubah kamu pasti menyesal sil, kamu memanfaatkan kebaikan orang tua kamu dan kamu buat jadiin Viona tumbal" lanjut Raka yang enggak habis pikir sama idenya Sisil

__ADS_1


" habis waktu itu buntu ide aku aaahhh sayang sudah yah" lanjut Sisil merasakan gunung kembarnya di r3m45 sama Raka


" Iyah Viona juga mencintai michel dan rela suatu saat aku dan Viona Nikah bersamaan sama michel dan michel punya dua istri tentu aku enggak mau hal itu terjadi terus hati kamu sendiri bagaimana" lanjut Sisil duduk berhadapan sama Raka yang masih polos didepannya


" jujur aku mulai mencintai Viona setelah kepergian Miftah membuat aku nyaman dan suka diperhatikan sama Viona aku tahu kamu dan viona gadis manja yang enggak pernah beberes, masak, cuci piring, cuci baju,dan gosok yang kalian ucapkan selama ini pura pura kan" lanjut Raka yang meluk Sisil yang polos


" kok tahu pasti tanya sama bodyguard aku ya"lanjut Sisil mencubit Raka kesel


" Iyah dan cuman aku yang tahu michel belum tahu" lanjut Raka mencium l3h3rnya Sisil


" aaahhh terus sekarang mau kamu apa sayang" desa han Sisil merasakan badannya di mainkan sama Raka


" turutin keinginan viona malam ini di unboxing dan kita menikmati kebebasan kita sampai waktunya rasa nyaman dan cinta kita tetapkan ke siapa dan mulai tobat ke siapa deal" lanjut Raka melihat Sisil yang menikmati setiap sentu han yang diberikan nya


" kamu juga mau gelut sama aku juga setelah kamu tahu semuanya" lanjut Sisil kesel ternyata Raka licik juga


" tentu lah sayang kebebasan ini milik kita berempat dan selama ini aku menikmati semua perlakuan manis kalian walaupun karena kita kalian mau jadi perempuan yang rajin mau cape beberes,masak,dan nyuci demi kita jujur aku terharu sama perempuan yang mau lebih baik karena aku tanpa paksaan michel yang tahu juga pasti bangga" lanjut Raka yang mengeratkan pelukannya


" memang ini hukuman untuk aku dan aku enggak ingin kehilangan michel baiklah besok setelah michel puas gulet panas malam panjang sama aku puas" lanjut Sisil kesel sama keinginan Raka yang licik

__ADS_1


" sangat puas sayang akhirnya bisa merasakan juga gulet sama kamu setiap hari sayang" lanjut raka mencium bibirnya Sisil dengan lembut tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dengan lembut membuat sisil melayang


__ADS_2