
setelah puas Michel mengajak Viona duduk santai di ranjang, Viona mengirimkan WhatsApp ke Sisil Kapan mau pulangnya dan Sisil minta dua jam lagi, Viona akhirnya nurut apa yang diperintahkan Sisil, Michel memainkan gunung kembarnya Viona dengan lembut merasa malam ini sangat panjang dan menyenangkan
" Viona jalan jalan yuk bagaimana" ajak Michel melihat Viona yang menikmati sentu han nya
" boleh kemana Michel saya belum hafal daerah sini" ucap viona menempel kepalanya di bahu Michel
" kemana saja deh, nanti setelah puas saya anter pulang bagaimana" lanjut Michel melihat Viona
" sebelum pergi kita lakuin penutupan hari ini" lanjut Viona mencium bibirnya Michel dengan lembut tangan Michel langsung m3r3m45 gunung kembarnya Viona dan Michel langsung menidurkan viona ke kasur dan michel langsung menjalankan aksi panasnya lagi
dilain sisi, miftha yang menunggu Raka datang jadi frustasi karena mendapatkan WhatsApp soalnya lagi jalan sama rekan kerjanya, miftha memilih membaca novel di aplikasi judulnya jangan paksa aku jadi teman ranjang mu, miftha yang baca novel online itu langsung meneteskan air mata andaikan akhir hubungan nya sama Michel pasti bisa bahagia seperti di novel itu bisa bahagia walaupun awalnya enggak baik tapi ketulusan dan kesabaran akhirnya mereka bisa awet pernikahan sirih yang diinginkan menjadi nikah resmi karena awal karena dipaksa menjadi teman ranjang
__ADS_1
" apa sama Raka bisa seperti tokoh di novel itu yah awalnya karena teman ranjang berakhir jadi teman hidup, apa harus berubah lebih baik yah sama Raka baik lah demi masa depan ada yang nanggung, belajar masak dan bikin Raka bahagia dan nyaman selalu bersamanya" batin miftha optimis setelah membaca novel jangan paksa aku jadi teman ranjang mu
dilain sisi, Raka semakin kesel sama Sisil yang enggak ada habisnya untuk jalan jalan Raka merasa curiga sama Sisil karena membiarkan Viona pulang sendiri, Sisil membelikan Raka jaket sebagai tanda terimakasih sudah diajak jalan jalan
" kamu enggak kasihan sama viona pulang sendiri" ucap Raka curiga
" tadi kan saya bilang mau beli buku diajak tapi Viona nolaknya memangnya kenapa" ucap Sisil heran
" untuk apa saya melakukan hal hal yang enggak berguna, jangan berfikiran negatif Raka dan jangan mencurigakan apa yang enggak ada yang harus diselidiki" lanjut Sisil tegas
" iyah maafkan saya, sudah malam saya pulang duluan yah enggak apa apa kan kamu pulang sendirian" lanjut Raka yang enggak ada niatan anterin Sisil pulang
__ADS_1
" enggak masalah kok terimakasih sudah menemani saya belanja semoga suka jaketnya tanda terimakasih saya" lanjut Sisil tersenyum manis
" oke saya terima permisi" pamit Raka baru kali ini Raka dibelikan barang sama perempuan dengan harga yang mahal
dilain sisi, Michel merasa sedih karena enggak bisa mengantarkan Viona pulang karena Viona menolak nya, Viona minta diturunin didepan mall sebenernya Michel merasa aneh akhirnya Michel nurut keinginan viona terlihat aman mobil Sisil menghampiri Viona dan Viona langsung masuk kedalam mobil meninggalkan mall
" kamu bersiap siap selama tujuh bulan tinggal sendiri pasti Michel mau temani kamu kan" tebak Sisil sambil melirik viona
" kok kamu tahu sil keren loh" puji viona enggak menyangka apa yang dibahas sama Michel tadi
" saya tahu Michel enggak akan melepaskan perempuan yang baru dia kenal apa lagi kamu enggak kuras harta dia tentu dengan senang hati Michel mau temani kamu" tebak Sisil
__ADS_1
" kamu bener sil Michel mau tinggal di apartemen selama tujuh bulan saya memantau pembangunan apartemen nya Michel" lanjut Viona mulai merasa nyaman didekat Michel