TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
akhirnya istirahat


__ADS_3

Raka merebahkan badannya di kasur apartemen begitu juga dengan Miftah yang badannya terasa remuk sekali karena dua hari mengurus Michel yang sakit dan tanggung jawab sama orang yang ditabraknya Michel walaupun kesalahannya satria. Raka yang melihat Miftah disampingnya langsung memiringkan badannya dan langsung menempelkan wajahnya di pucuk gunung kembarnya Miftah dengan perlahan membuat Miftah merasakan sensasi luar biasa


" bayi aku sayang" goda Miftah memainkan rambutnya Raka dengan lembut


" aku jadi pengen punya bayi sayang jadinya" goda Raka melihat Miftah


" memangnya sudah siap berkomitmen bareng sayang sudah yakin menjadikan aku wanita satu satunya dihidup kamu" lanjut Miftah meluk Raka polos didepannya


" belum sih sayang tapi aku mau memainkan pucuk gunung kembar kamu pas ada isinya bikin kenyang dan luar biasa" goda Raka semakin m3r3m45 gunung kembarnya Miftah


" ya mana bisa sayang kamu ini aneh aneh saja kalo siap aku juga sudah siap sayang karena faktor usia dan aku jujur mulai nyaman didekat kamu dan mencintai kamu aku berusaha santai saat kamu goda Sisil dan gulet sama Viona selama masih bebas dan aku rela berkorban membantu kamu nolongin Sisil maaf ya sayang tapi aku selalu berusaha enggak baper sama hubungan kita seperti ini selama bebas" lanjut Miftah malu mengutarakan perasaannya tangannya Miftah memainkan tongkat sakti nya Raka

__ADS_1


" terimakasih sayang sudah mau nyaman sama aku dan mencintai aku dan berusaha santai saat aku masih mau gulet sama perempuan lain, jujur aku juga merasakan hal yang sama bahkan aku terharu kamu mau kehidupan lebih baik karena aku jujur Belum ada perempuan rela berkorban sama aku cowok bebas seperti aku" lanjut Raka serius sambil melihat Miftah yang tersenyum manis


" aku akan selalu menunggu sampai kamu siap sayang terimakasih mencintai aku juga" lanjut Miftah memeluk badannya Raka membuat Raka mencium bibirnya dengan lembut


Miftah bahagia walaupun mereka enggak jadian secara resmi tapi Miftah bahagia Raka mencintai dirinya dan menerima niat baik Miftah menjadi lebih baik karena Raka, Miftah semakin semangat membuat Raka selalu nyaman didekat nya walaupun status hubungan mereka seperti ini bebas melakukan gulet dan bermesraan sama perempuan lain


dilain sisi, Michel memantau perusahaan begitu juga dengan Sisil mendapatkan email banyak dari Eriko dibantu sama Viona ruangan kamar rawat Michel menjadi sepi karena penghuninya sibuk sendiri sendiri


" iyah sil Alhamdulillah yah, setelah pulang dari sini kita juga harus bisa mendapatkan banyak proyek sil karena kita penerus om Eriko kan" ucap Viona bangga


" kalian wanita hebat mau bekerja seperti ini, CEO wanita hebat di Indonesia semakin banyak yang membanggakan" ucap Michel selesai memantau perusahaan nya

__ADS_1


" dari kecil aku memang suka melihat ayah aku bekerja sayang keliatan keren gitu, saat aku kuliah sesuai perusahaan ayah otomatis orang tua aku setuju dan aku ajak Viona ternyata dia juga menyukai pekerjaan saat ini makannya kita berdua mau bersusah payah Sekarang" lanjut Sisil mencium keningnya Michel


" nanti Raka kesini enggak soalnya aku laper sayang" lanjut Viona manja


" memangnya mau makan apa sayang sayang ku" lanjut Michel penasaran


" makan kamu didepan Raka biar dia iri dan nafsong sayang" goda Viona terkekeh


" keringet dingin pasti sayang melihat aku olahraga bareng kamu hahahaha seperti nya seru" lanjut Michel membayangkan gulet panas didepannya Raka


" ide gila sayang enggak enak ah dilihat orang lain" protes Sisil geli sama idenya Michel

__ADS_1


" maaf sayang hahahaha" lanjut Michel tertawa puas


__ADS_2