Waktu Yang Salah

Waktu Yang Salah
Bab 21


__ADS_3

Di rumah sakit.


Pak Dedi sudah sadar kan diri dan meminta untuk bertemu dengan Juan.


"Maaf apa ada keluarga atas nama Dedi Mulyadi," ucap suster.


"Saya istrinya sus," ucap bu Ika.


"Pasien sudah sadar kan diri dan ingin bertemu dengan Juan, apa ada yang bernama Juan," tanya suster.


"Juan anak saya belum sampai sus, mungkin sebentar lagi, apa saya boleh bertemu suami saya sus?" tanya bu Ika.


"Boleh silah kan bu tapi jangan lama-lama karena pasien butuh istirahat," jawab suster.


"Baik, terima kasih suster," ucap bu Ika melangkah mengikuti suster untuk bertemu sang suami.


"Kenapa ibu yang datang, mana anak kurang ajar itu?" ucap ayah masih kesal dengan Juan.


"Ayah, jaga emosi ayah ya. Ibu ga mau ayah kenapa-napa gara-gara hal ini, biar ibu yang selesai kan masalah Juan ya," ucap ibu


Ibu Ika mencoba tenang kan hati pak Dedi yang kacau karena foto yang di lihatnya tadi sebelum pingsan.


"Ayah kira kemarin ibu sampai nangis bukan karna Juan selingkuh," ucap pa Dedi.


"Ayah, ibu hanya ga mau ayah sampai seperti ini. Makanya ibu hanya bilang mereka bertengkar," jawan ibu.


"Ayah tenang kan pikiran ayah, biar ibu yang selesai kan semua kekacauan yang Juan buat," sambung ibu.


"Maaf bu pasien masih harus istirahat karna masih dalam tahap observasi," ucap suster.

__ADS_1


"Ayah istirahat ya, ibu tunggu di luar," ucap ibu.


Bu Ika pun keluar meninggal kan ruangan pak Dedi, dan di luar sudah ada Juan yang menunggu.


Bu Ika emosi dan melempar semua foto-foto Juan dan Amel.


"Kamu bilang ini salah paham, pantas Aira begitu menginginkan berpisah dari kamu," ucap ibu.


Ibu Ika menghela nafas panjang dan membuang kasar.


"Ibu dan ayah ga pernah ngajarin kamu jadi lelaki seperti ini, mana rasa tanggung jawab mu sebagai kepala rumah tangga," sambung ibu.


Juan hanya diam menerima perlakuan dan amarah dari ibunya karna memang Juan yang salah mudah tergoda dengan wanita lain.


"Maaf kan aku bu, aku khilaf. Aku janji akan memperbaiki hubungan ku dengan Aira," ucap Juan.


"Kamu mau ayah mu lebih sakit dari sekarang?" tanya ibu.


"Jika kamu memang ingin memperbaiki hubungan dengan Aira, sekarang juga kamu pergi cari Aira minta maaf dan bawa dia kemari," ucap ibu dengan permintaan yang mungkin akan sulit untuk di lakukan.


"Baik lah bu, aku pergi cari Aira tapi aku ga janji Aira mau ku ajak ke sini," ucap Juan.


"Kamu sadari dulu kesalahan yang telah kamu perbuat baru Aira bisa memaaf kan kamu tapi tidak melupakan luka yang kamu beri," ucap ibu.


"Kamu tau Juan gelas yang pecah masih bisa di lem tapi tidak bisa kembali seperti semula, begitu pun hati Aira yang telah kamu hancur kan sulit untuk kembali seperti semula," sambung ibu.


"Aku janji akan menyelesaikan semua kekacauan yang telah ku perbuat," ucap Juan berjanji dan melangkah pergi.


...***...

__ADS_1


"Sebelum ku cari Aira, sebaiknya aku beres kan dulu urusan ku dengan Amel," batin Juan.


Juan mengecek ponselnya yang di tinggal di mobil, di lihatnya banyak panggilan tak terjawab dari Amel dan chat WhatsApp dari Amel.


Juan pun menelpon balik Amel tanpa rasa ragu.


📱"Halo sayang kenapa kamu ga angkat telpon aku tadi," ucap Amel langsung ngomel begitu telpon tersambung.


📱"Maaf tadi aku lagi nyetir dan ponsel ku tertinggal di mobil," jawab Juan.


📱"Memangnya kamu pergi kemana sih sampai buru-buru banget, sampai lupa juga kasih kabar sama aku," ucap Amel.


📱"Ayah ku masuk IGD, beliau kena serangan jantung setelah melihat foto-foto kita berdua," ucap Juan.


📱"Ada orang yang sengaja mengirim foto-foto mesra kita berdua di depan rumah ku, karna sebelum aku pergi ke kantor pun aku menemukan foto itu tapi aku sudah merobek dan membuang semua foto itu ke tempat sampah," sambung Juan.


📱"Sepertinya cuma orang iseng aja," ucap Amel sembarang ngomong tanpa berpikir.


📱"Kamu tau gara-gara foto itu ayah ku hampir saja meninggal, itu namanya iseng menurut mu," ucap Juan.


📱"Aku akan memperbaiki hubungan ku dengan Aira dan ku rasa kamu pun harus begitu sama suami mu. Aku udah ga bisa melanjut kan hubungan ini dengan mu," sambung Juan.


📱"Loh kok kamu jadi gitu sih sayang," ucap Amel tak terima dengan keputusan yang Juan ambil.


📱"Aku ga mau kehilangan ayah ku mel, kamu ngerti itu. Aira sudah banyak berkorban untuk ku dan aku ga mau Putra tumbuh tanpa kasih sayang dari ku," ucap Juan menjelas kan.


📱"Tapi aku sayang sama kamu Juan," ucap Amel.


📱"Kamu coba lebih dekat lagi sama suami kamu, di antara kamu dan suami mu sudah ada 2 anak perempuan yang membutuh kan kasih sayang dari kamu. Jangan biar kan mereka tumbuh dengan rasa benci terhadap ibunya sendiri," ucap Juan.

__ADS_1


📱"Maaf kan semua kesalahan ku Mel, aku lebih memilih keluarga ku dari pada cinta ku pada mu," ucap Juan mengakhiri telpon tanpa menunggu jawaban dari Amel.


Juan pun segera pergi untuk mencari Aira setelah selesai ngobrol dengan Amel via telpon.


__ADS_2