
Hari berikutnya, Juan terus datang hanya untuk mendapat maaf dari Aira tapi semuanya percuma Aira tetap dengan keputusannya.
"Maaf ya nak, Aira tidak mau bertemu kamu," ucap ibu.
"Tapi bu aku tidak mau berpisah dari Aira, beri aku kesempatan sekali lagi untuk ku menebus kesalahan ku ini," ucap Juan.
"Kamu tidak bisa seperti ini terus, datang hanya untuk meminta maaf pada Aira. Aira sudah memaaf kan semua kesalahan mu tapi belum tentu bisa melupakan semua luka yang pernah kamu gores kan di hatinya," ucap ibu.
"Aku tau itu bu tapi izin kan aku untuk menebus semuanya," ucap Juan.
"Sekarang kamu pulang renung kan dulu salah anak ibu dimana dan kurangnya dimana sampai kamu bisa mencintai wanita lain setelah menikahi anak ibu," ucap ibu dengan tegas meminta Juan untuk pulang.
"Tapi bu, aku mau bicara dulu dengan Aira," ucap Juan.
"Pulang Juan," ucap ibu.
Tanpa menghirau kan Juan, ibu pun masuk ke dalam rumah dan menutup pintu rapat-rapat.
"Aira aku ga akan menyerah untuk mendapat kan maaf dan buat kamu kembali pada ku," teriak Juan.
__ADS_1
Aira tak menghirau kan teriakan Juan, Aira menutup telinga berharap tidak mendengar teriakan Juan.
Tak lama Juan pun pergi dari rumah Aira, Juan tak tentu arah dan tujuan bahkan pekerjaannya pun terabai kan.
Jaun melaju kan mobilnya dari tempat parkir sekitar rumah Aira menuju jalanan tanpa tujuan, di tengah perjalanan ponsel Juan berdering tanda panggilan masuk dan itu dari Amel.
Juan sengaja tidak merespon telpon dan chat WhatsApp dari Amel karna Juan memang sudah menyadari kesalahannya dan ingin memperbaiki hubungannya dengan Aira.
Berkali-kali panggilan masuk dari Amel tapi Juan tetap tidak merespon, chat Whatsapp pun masuk dari Amel.
[Juan, kamu ga bisa gini ke aku]
[Kalau kamu ga mau nemuin aku hari ini, aku akan datang ke rumah istri mu dan bilang semuanya yang pernah kita lakuin di belakang istri mu]
"Maunya apa sih si Amel ini," gerutu Juan.
Akhirnya Juan menepi kan mobilnya untuk menjawab telpon dari Amel.
📱"Ada apa," sapa Juan ketus.
__ADS_1
📱"Kok gitu sih, kamu jadi sensi sama aku ga kaya dulu lagi," ucap Amel.
📱"Mel rumah tangga ku sudah di ujung tanduk, kamu masih bisa ngomong aku ga kaya dulu lagi," ucap Juan kesal.
📱"Belum cukup jelas yang ku bilang pada mu, kita tuh udah ga bisa bareng lagi aku ga bisa jauh dari anak dan istri ku," sambung Juan.
📱"Tapi Juan kita kan masih bisa jalan tanpa sepengetahuan istri kamu, aku ga mau pisah dari kamu," ucap Amel.
📱"Maaf aku ga bisa, kita di takdir kan bukan untuk menjadi pasangan Mel. Kita sudah memiliki jodoh masing-masing kita ga bisa terus-terusan nyakitin hati pasangan kita," ucap Juan.
📱" Lebih baik kamu berhenti gangguin aku kaya gini, ga usah pakai acara ancaman ini itu. semua bukti perselingkuhan kita sudah ada di tangan Aira dan ayah ku, bahkan ayah ku sampai anfal melihat foto itu," sambung Juan.
📱"Siapa yang kirim? Memangnya ayah kamu kenapa bisa anfal?" tanya Amel.
📱"Ayah ku kena serangan jantung gara-gara lihat foto kita, sampai ayah di lari kan ke rumah sakit dan di rawat di sana. Aku ga mau sampai ayah ke kenapa-kenapa, penyesalannya akan ada seumur hidup ku," ucap Juan.
📱"Tapi Juan aku sayang sama kamu, aku ga mau jauh dari kamu," ucap Amel.
📱"Mel kamu bisa ungkapin semua rasa sayang kamu sama suami dan anak kamu, kamu harus terima kenyataan kalau kita bukan di takdir kan untuk bersama. Kamu harus ngerti itu," ucap Juan
__ADS_1
📱"sudah yah, semua sudah selesai kita sama-sama saling melupakan dan melepas kan," sambung Juan mengakhiri percakapannya dengan Amel dan menerus kan perjalanannya yang entah mau kemana.