
Sepulang bekerja, Juan tidak menemukan keberadaan Aira hanya menemukan selembar kertas yang menempel di pintu lemari.
Betapa kagetnya Juan dan tak menyangka, Aira pergi meninggal kan tanpa alasan yang pasti.
"Kenapa kamu pergi dari ku? kemana aku harus mencari mu, ponsel mu pun masih tersimpan di tempatnya. Apa tidak bisa kamu memaafkan ku?" batin Juan di penuhi dengan tanya.
"Apa Aira pulang ke kota A, atau dia masih di sekitar sini? Kalau aku menghubungi ibu, pasti akan membuatnya khawatir dengan hilangnya Aira. Apa yang harus aku lakukan, kemana harus ku cari Aira," gerutu Juan mundar mandir ga jelas di dalam kamar sambil memutar-mutar ponsel miliknya.
"Aku cari di sekitar sini aja dulu, siap tau Aira masih ada di sekitar sini," gerutu Juan segera pergi ke luar kamar kost untuk mencari Aira.
...***...
"Dimana kamu Aira," gerutu Juan terus mencari Aira sampai larut malam.
Di lihat jam di tangannya ternyata sudah jam 11 malam, Juan pun pulang untuk beristirahat dan akan menerus kan pencarian esok hari.
Keesokan harinya, Juan kembali mencari Aira dan meminta izin tidak masuk kerja hari ini.
"Aku coba tanya tetangga aja kali ya, siapa tau ada yang pernah melihat Aira dan Putra," gerutu Juan.
Di tengah perjalanan mencari Aira, Juan merasa lapar karna sepulang kerja kemarin Juan tidak makan sama sekali.
Juan berhenti di tukang nasi uduk dan makan di tempat, sesekali Juan melihat sekeliling tempatnya duduk saat ini.
Juan sarapan dengan hati yang belum tenang karna belum menemukan keberadaan Aira dan Putra. Setelah selesai sarapan, Juan hendak mencari Aira kembali dengan cara menanya kan pada tetangga sekitar.
__ADS_1
"Bu, pernah lihat wanita dan anak balita ini?" tanya Juan menunjuk kan foto Aira dan Putra di ponselnya.
"Kalau ga salah orang kemari memang ada perempuan bawa anak laki-laki cari kontrakan sekitar sini," jawab ibu penjual nasi uduk.
"Terus kemana lagi bu?" tanya Juan.
"Karna ibu kurang tau informasi kontrakan kosong jadi ibu menunjukan kontrakan yang di ujung jalan sana," jawab ibu.
"Terima kasih ya bu informasinya, ini uangnya. saya pamit ya bu, mau cari lagi istri saya," ucap Juan pamit setelah membayar.
"Iya sama-sama mas, semoga cepat ketemu ya," ucap ibu.
"Eh mas ini kembaliannya," sambung ibu sambil teriak karna Juan sudah jauh dari tempatnya jualan.
Juan terus mencari Aira di sekitar tempatnya berada saat ini, semua orang yang Juan lalui di sepanjang jalan pasti Juan tanya dan tunjuk kan foto Aira.
"Permisi mas-mas semua, saya mau tanya. Pernah lihat wanita ini tidak?" tanya Juan menunjukan foto Aira dan Juan.
Sebagian orang menjawab tidak tapi salah satu di antara mereka pernah ada yang melihat Aira.
"Saya sempat mengantar ibu ini kemana-mana seharian," ucap mas tukang ojek.
"Serius mas, kemana? Boleh antar saya ke tempat dia saat ini mas, berapa pun yang mas minta pasti saya kasih asal kan benar ada orangnya," ucap Juan.
"Mbak ini ngontrak di kontrakan ibu Joko, kemarin saya bantu mbaknya untuk pindahan dari kost-kostan mewah di jalan xxx menuju kontrakan bu Joko terus saya antar ke toko kasur lalu ke supermarket," ucap mas tukang ojek menjelas kan.
__ADS_1
"Bisa antar saya ke tempat istri saya mas?" tanya Juan.
"Boleh," jawab Mas tukang ojek singkat lalu menyalakan motornya lalu mengantar kan Juan ke tempat kontrakan Aira.
Jaraknya memang agak jauh dari kost-kostan Juan, dan berada di daerah pemukiman.
Sesampainya di kontrakan Aira yang sederhana, Juan tidak melihat tanda-tanda keberadaan Aira.
"Benar ini mas kontrakannya," ucap Juan.
"Iya mas, saya antar ke sini si mbaknya," ucap mas tukang ojek.
"Ya sudah, terima kasih ya mas sudah membantu ku," ucap Juan memberi kan uang selembar setarus ribu pada mas tukang ojek.
Juan berjalan memasuki halaman rumah kontrakan Aira, lalu mengetuk pintu rumahnya.
Ternyata memang benar Aira dan Putra ada di dalam, dari luar terdengar suara celotehan Putra.
Tok tok tok
Suara pintu terdengar begitu nyaring karna keadaan rumah yang masih kosong tanpa barang apa pun.
"Sebentar," teriak Aira dari dalam rumah.
Betapa kagetnya Aira melihat siapa yang bertamu saat ini.
__ADS_1
"Juan, dari mana kamu tau aku ada di sini?" tanya Aira merasa heran dan kaget juga karna tiba-tiba ada Juan di depan pintu.
"Aku mencari mu kemana-mana ternyata kamu ada di sini, kenapa kamu pergi dari ku Aira? Apa kita tidak bisa selesai kan masalah tanpa kamu harus pergi seperti ini?" ucap Juan.