Waktu Yang Salah

Waktu Yang Salah
Bab 64.


__ADS_3

Pagi sekali setelah selesai membungkus semua pesanan, Aira meminta Juan untuk mengantar kan pesanan ke alamat yang sudah Aira salin.


Karna hari ini hari minggu jadi Juan yang akan menjadi kurir yang akan mengantar semua pesanan.


"Ini pesanan untuk ke gereja? Dan yang ini untuk ke rumah ibu Maelani, alamat dan nama penerima sudah aku tulis sesuai pesanan," ucap Aira memberi kan bon penagihan sisa pembayaran yang harus di bayar oleh pelanggan.


"Siap laksana kan bos," ucap Juan.


Aira memberi tau sekali lagi pesanan yang mana untuk ke gereja dan yang mana untuk ke rumah bu Maelani, setelah mengerti Juan pun pergi mengantar pesanan catering ke alamat tujuan.


...***...


5 hari sebelum hari raya karna sudah selesai mengerja kan semua pesanan hari ini, Aira membuat kue dalam jumlah yang cukup banyak dengan di bantu oleh mba Sri dan ke 2 pegawainya.


"Ini untuk pesanan bu?" tanya mba Sri.


"Bukan ini untuk saya bawa ke kota A, sisanya untuk saya bagi kan," jawab Aira.


Aira membuat beberapa macam kue kering untuk di bagi kan pada semua pegawainya, bahkan Aira sudah menyiap kan tunjangan hari raya atau THR untuk semua pegawainya.

__ADS_1


Aira menyisih kan dari setiap keuntungan yang di dapat dari catering nya untuk memberi bonus hari raya pada setiap karyawannya.


Karna Aira sadar, kalau tidak ada bantuan dari para pegawainya usaha catering nya tidak akan berjalan dengan lancar.


Setelah selesai membuat kue dan tempat sudah di bersih kan kembali, Aira memasuk kan kue-kue tersebut ke dalam 4 dus dengan isi sama rasa.


"Ini untuk mba Sri, ini untuk mba Sari, ini untuk mba Ayu dan ini untuk pak Adam. Terima kasih sudah banyak membantu saya memenuhi pesanan catering dan besok kalian boleh pulang kampung," ucap Aira membagi kan bingkisan hari raya untuk ke 4 pegawainya.


"Tapi bu kan masih ada pesanan untuk besok, biar saya bantu ibu sempai pesanan selesai," ucap mba Sri.


"Ga apa-apa mba, saya bisa sendiri. Untuk pengiriman biar suami saya yang kirim ke alamat pelanggan yang memesan, kalian juga punya keluarga yang menunggu kalian untuk pulang," ucap Aira.


"Ini ada sedikit bonus dari saya, ini saya sisih kan dari setiap keuntungan yang saya terima. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk kalian semua ya," ucap Aira memberi kan amplop satu per satu pada semua pegawainya.


"Terima kasih banyak bu," ucap mba Sari.


"Justru saya yang berterima kasih sudah di bantu, berkat kalian juga usaha saya maju dan bisa menyelesai kan pesanan demi pesanan dengan cepat," ucap Aira.


"Nanti kalau saya sudah pulang dari kota A dan pesanan sudah mulai banyak, saya pasti hubungi kalian lagi," sambung Aira.

__ADS_1


"Iya bu," ucap mba Sri singkat.


"Sekarang kalian istirahat, besok mau pada mudik kan. Selamat istirahat ya," ucap Aira.


Para pegawai masuk ke dalam kamarnya masing-masing yang sudah di sedia kan oleh Aira dan Juan, sementara Aira berjalan menuju kamarnya untuk beristirahat.


"Sudah selesai semuanya sayang?" tanya Juan.


"Sudah, mulai besok mba Sri dan yang lainnya sengaja aku suruh mudik duluan karna aku pun merasa kan keluarga mereka pasti menunggu kepulangan mereka," jawab Aira bercerita singkat.


"Tapi kan masih ada 2 hari lagi, pesanan masih ada," ucap Juan.


"Kan ada kamu yang bisa bantuin aku beresin semua pesanan, aku yang masak kamu yang masukin ke dalam box dan kamu juga yang jadi kurirnya, hehehe," ucap Aira.


...***...


Pagi sekali para pegawai pamit pada Aira dan Juan yang sedang sibuk di ruangan catering, ruangan yang sengaja di buat luas tanpa perabotan apa pun. Sengaja di buat untuk membuat dan menyiap kan setiap pesanan yang masuk.


"Bu, kami pamit. Mohon maaf lahir dan batin ya bu," ucap Sari mewakili teman-teman yang lainnya.

__ADS_1


"Iya kalian semua hati-hati di jalannya ya, semoga selamat sampai tujuan, mohon maaf lahir dan batin ya mba, maaf lahir dan batin ya semua," ucap Aira .


__ADS_2