
Setelah semua perlengkapan di beli, Aira mendorong trolinya ke kasir.
Di lihatnya Juan masih belum mencarinya, Aira sengaja meninggal kan Juan di dalam supermarket dan Aira membayar dengan uang yang di bawanya.
Setelah selesai membayar, Aira mendorong kembali troli yang di pinjam dari kasir untuk membawa barang belanjaannya ke parkiran.
"Mana sih Juan, kok lama amat di dalam," gerutu Aira.
Aira yang kerepotan menggendong Putra yang tertidur dan mendorong troli belanjaan, memilih duduk di kursi yang ada di lobi.
Aira mencari ponselnya di dalam tas dan mengeluarkan ponselnya untuk menelpon Juan.
📱"Halo Juan, kamu lagi dimana sih. Aku udah di luar nih nunggu kamu," ucap Aira langsung pada intinya.
📱"Kamu udah selesai belanjanya?" tanya Juan.
📱"Udah, makanya bisa ada di luar juga," ucap Aira.
📱"Terus yang bayar siapa?" tanya Juan.
📱"Ga usah banyak nanya, cepat aku pegel nih. Putra tidur," ucap Aira.
__ADS_1
📱"Iya tunggu sebentar," ucap Juan segera membawa barang yang hendak di belinya ke kasir.
Tak lama mengantri di kasir, Juan segera membayar belanjaannya dan segera keluar mencari Aira.
"Maaf ya sayang, aku terlalu asyik memilih barang di dalam. Oh iya, tadi belanjaan siapa yang bayar?" ucap Juan.
"Aku lah, siapa lagi," ucap Aira ketus karna kesal.
"Nanti aku ganti ya, ayo kita pulang. Aku ambil mobil dulu ya, kamu tunggu di sini sebentar," ucap Juan lalu berlari menuju parkiran.
Tak lama Juan datang lalu memasuk kan semua belanjaan ke dalam bagasi mobil dan Aira pun naik ke dalam mobil.
"Kamu kok lama sih pilih-pilih barangnya, atau kamu ngobrol dulu sama perempuan lain ya," ucap Aira cemberut.
...***...
Sesampainya d rumah, Aira memberes kan barang belanjaannya sesuai tempatnya sedang kan Juan membawa Putra yang baru bangun tidur main di sekitar kost Juan.
Sedang asyik berbenah, tiba-tiba ponselnya berdering tanda panggilan masuk.
Saat di lihat ternyata dari nomor tidak di kenal, Aira hanya melihat dan membiar kan ponselnya berdering.
__ADS_1
Ke 2 kalinya ponselnya berdering kembali dari nomor yang sama, Aira ragu untuk merespon nomor yang tidak di kenal karna Aira trauma dengan masalah yang sudah berlalu saat Juan berselingkuh dan Tedy meneror Aira lewat telpon.
"Siapa ya, apa aku angkat aja ya? siapa tau dari ibu," gerutu Aira.
Dengan ragu, akhirnya Aira menekan tombol hijau di layar ponselnya.
📱"Halo, dengan siapa saya bicara?" sapa Aira.
📱"Iya halo, Aira. Ini aku Nadia," ucap Nadia
📱"Eh kamu Nad, aku kira siapa," ucap Aira.
📱"Kan aku udah chat kamu dulu tadi, tapi ga di bales sama kamu. Di baca juga ga, makanya aku telpon kamu," ucap Nadia menjelas kan.
📱"Oh, aku belum sempat cek ponsel ku jadi aku ga tau kalau ada pesan yang masuk," ucap Nadia.
📱"Bye the way, kamu tinggal dimana sekarang?" tanya Nadia.
📱"Aku baru pindahan kemarin di ajak suami ku, dia di pindah tugas ke sini jadi aku ikut ke sini deh, kamu sendiri gimana udah nikah belum? kamu tinggal dimana?" jawab Aira lalu kembali bertanya.
📱"Aku udah nikah 2 kali malah, hehehe. suami pertama ku selingkuh lalu kami cerai tapi ga lama dari kita pisah dia meninggal. Terus aku nikah lagi deh sama orang sini dan tinggal di sini, aku tinggal di jalan melati blok d no. 124. Kapan-kapan kamu main ke sini ya,"' ucap Nadia Menjelas kan kisah hidupnya singkat.
__ADS_1
Obrolan pun terus berlanjut sampai akhirnya Juan datang, Aira masih ngobrol di telpon bersama Nadia.