
Di rumah Aira.
"Akhirnya aku bisa kembali ke rmh ini dengan status suami Aira, ga kaya kemarin suami yang ngemis maaf pada istrinya. Aku janji ga akan mengulangi kesalahan yang sama, demi Aira dan Putra," batin Juan yang duduk di kursi sambil melamun.
Sedang kan Aira masih sibuk mengurus Putra yang masih ingin dekat dengan Aira dan ibu sibuk memasak untuk makan siang.
Juan mengambil ponselnya untuk menghubungi ibunya dan memberi kabar bahagia ini.
📱"Halo bu, aku ada kabar untuk ibu," ucap Juan.
📱"Iya nak, kabar apa tuh," jawab ibu Ika.
📱"Aku udah baikan sama Aira dan sekarang aku di rumahnya, semuanya karna Putra. Putra sakit sampai di rawat, ini kita baru pulang dari rumah sakit," ucap Juan.
📱"Wah kabar baik dong nak, nanti ibu ke situ ya mau nengok Putra," ucap ibu Ika.
📱"Selamat ya nak, ingat jangan sampai Aira ngambek lagi. Kamu jaga baik-baik hubungan kamu dan Aira ya," sambung ibu Ika.
📱"Iya bu, aku janji ga akan pernah sia-sia kan kesempatan yang Aira beri untuk ku dan aku akan selalu menjaga hati untuk Aira," ucap Juan.
Aira secara tidak sengaja mendengar kan percakapan Juan di telpon, Aira hanya bisa tersenyum mendengar pengakuan dari Juan.
"Tuhan, semoga ini memang jalan yang terbaik," batin Aira.
Aira pun masuk kembali ke dalam kamar dan pura-pura tidak mendengar apa-apa.
__ADS_1
📱"Ya sudah, ibu mau siap-siap dulu ya. Tunggu ibu di situ ya nak," ucap ibu Ika.
📱"Iya bu, aku tunggu," ucap Juan.
Juan pun menyimpan kembali ponselnya di atas meja dan berdiri dari tempat duduknya untuk menghampiri Aira di dalam kamar.
Saat membuka pintu kamar, Juan melihat Aira sedang berbenah dan Putra tertidur pulas di atas kasur.
"Mau aku bantu sayang," ucap Juan menawar kan diri.
"Ga usah, aku bisa sendiri," ucap Aira.
Tanpa menghirau kan jawaban dari Aira, Juan membantu Aira melipat baju.
"Terima kasih ya sayang, kamu sudah menerima ku kembali dan mau memulai lagi rumah tangga dengan ku," ucap Juan.
"Aku janji ga akan mengecewakan kamu sayang," ucap Juan.
"Boleh aku peluk kamu, ini kan di kamar bukan di tempat umum," sambung Juan.
Aira hanya mengangguk dan membiar kan Juan memeluk tubuhnya dengan erat.
"Aku kangen banget sama kamu Aira," ucap Juan.
"Iya aku tau," jawab Aira.
__ADS_1
Juan melepas kan pelukannya dan ingin mendengar kan pengakuan dari Aira.
"Kok gitu aja sih jawabannya, memangnya kamu ga kangen sama aku apa?" ucap Juan.
"Iya, aku juga kangen sama kamu," ucap Aira lemas.
"Kaya terpaksa gitu," ucap Juan menggoda Aira.
"Aduh aku harus gimana dong," ucap Aira.
Aira pun memeluk dan mencium pipi Juan dan berakhir di bibir Juan.
Dengan senang hati, Juan menyambut ciuman hangat dari Aira.
Sedang asyik dengan kegiatannya, tiba-tiba ibu mengetuk pintu kamar Aira.
Tok tok tok
"Nak, ayo kita makan dulu. Makanannya sudah siap semua," teriak ibu dari luar kamar Aira.
"Iya bu," jawab Aira singkat.
"sudah percaya, aku kangen sama kamu," ucap Aira.
"Percaya, tapi kok ada yang kurang ya," ucap Juan tersenyum penuh arti.
__ADS_1
"Udah ah, ayo keluar kita makan dulu mumpung Putra masih tidur," ucap Aira malu-malu dengan wajah memerah.