Waktu Yang Salah

Waktu Yang Salah
Bab 90.


__ADS_3

"Loh kok dadakan sih," ucap Aira.


"Aku juga baru di kasih tau tadi siang, ini tugas ku sayang jadi aku ga bisa nolak perintah atasan ku," ucap Juan memberi kan pengertian agar Aira tidak marah.


"Ya udah kalau itu memang tugas kamu, aku bisa apa," ucap Aira.


Rutinitas setiap pagi Aira masih sama, menyiap kan sarapan untuk seluruh anggota keluarganya. Tapi pagi ini setelah sarapan Juan akan pergi beberapa hari untuk tugas kantornya ke luar kota.


"Semua keperluan mu sudah aku siap kan di dalam koper, baju ganti dan yang lainnya sudah ada di dalamnya," ucap Aira menunjuk satu koper yang sudah di keluar kan dari kamarnya.


"Terima kasih ya sayang,"


"Papa mau kemana, kenapa ga ajak kakak sama adek?"


"Papa ada tugas ke keluar kota nak, cuma 2 atau 3 hari juga udah pulang. Kakak sama adek mau di bawain oleh-oleh apa, nanti papa bawa kan,"


"Apa aja pa, yang penting papa pulang lagi ke rumah,"


"Pasti papa pulang dong nak, rumah ini kan tempat papa pulang. Tempat ternyaman buat papa karna ada mama dan kedua anak papa yang pintar, kakak jaga mama ya saat papa ga ada," ucap Juan mencium kening Putra dan Zaky.


"Iya pa,"


"Bu aku titip Aira dan anak-anak ya bu, aku berangkat dulu," ucap Juan mencium punggung tangan ibu Siska yang sudah menjadi ibu mertuanya selama hampir 10 tahun terakhir.


"Iya nak, hati-hati di jalannya. Tetap jaga kesehatan ya nak,"


"Hati-hati ya sayang, cepat pulang ya. Aku dan anak-anak pasti menunggu mu pulang," ucap Aira memeluk tubuh tinggi Juan karna baru kali ini Juan mendapat tugas ke luar kota.


Juan pun pergi meninggal kan anak dan istrinya untuk menjalan kan tugas kantornya. Aira kembali ke kegiatannya semula, mengurus catering yang semakin hari pesanannya semakin banyak.


...***...

__ADS_1


๐Ÿ’ŒHai.


Notifikasi pesan masuk yang di nanti oleh Aira, chat dari Vino yang selalu di nanti oleh Aira di saat Juan tidak ada di rumah.


"Cinta ini datang di waktu yang salah Vin, kamu dan aku ga bisa dan ga akan pernah bisa bersatu karna kita sama-sama sudah berkeluarga dan memiliki anak. Lebih baik aku yang menjauh dari mu karna aku tau bagaimana rasanya di khianati, aku ga mau ada wanita yang tersakiti oleh ku," batin Aira menghapus chat dari Vino tanpa membaca dan membalasnya.


๐Ÿ’ŒLagi sibuk ya, chat aku ga di balas.


๐Ÿ’ŒAira ...


๐Ÿ’ŒHaiii ..


๐Ÿ’ŒIh aku kok aku di cuekin sih.


Aira terus mengabai kan chat dari Vino dan menerus kan pekerjaannya di catering. Berkali-kali Vino telpon pun Aira tidak meresponnya, karna merasa Aira cuek dengan telpon dan chat darinya. Vino mencoba chat di grup alumni sekolahnya, menunggu Aira ikut nimbrung di grup alumni tapi Aira hanya melihat isi chat di layar utama ponselnya saja tanpa mau membuka chat di aplikasi.


"Maaf kan aku Vin, aku ga bisa. Dekat sama kamu hanya sebatas teman memang wajar tapi aku ga bisa menahan rasa yang selama ini aku pendam untuk mu, terlalu lama aku nunggu kamu dan kamu datang di saat waktu yang ga tepat. Cinta memang tak harus selalu memiliki, semoga kamu tetap bahagia dengan keluarga kecil kamu," batin Aira.


๐Ÿ“ฑ"Nah, ada yang baru nongol," ucap Vino saat Aira mulai bergabung di video call grup.


๐Ÿ“ฑ"Orang sibuk baru muncul, ibu seksi konsumsi kita," ucap Andra.


๐Ÿ“ฑ"Apaan sih, gimana acara reuni nya jadi ga nih," tanya Aira mengalih kan pembicaraan.


๐Ÿ“ฑ"Jadi dong, kan udah lama kita ga ketemu. Kita temu kangen ya Aira," ucap Vino memberi kode.


๐Ÿ“ฑ"Cie, hati-hati CLBK cinta lama belum kelar๐Ÿ˜‚," ucap Dinda.


๐Ÿ“ฑ"Gimana mau CLBK Din, chat sama telpon aku aja ga di respon. Mungkin Aira nya yang ga mau kelarin cinta lamanya atau ga mau sama aku," ucap Vino menyindir Aira.


๐Ÿ“ฑ"Aduh maaf seharian ini aku sibuk, lagi banyak pesanan catering. Ini juga baru pegang ponsel, masih belum beres tinggal satu pesanan lagi," ucap Aira beralasan.

__ADS_1


๐Ÿ“ฑ"Aduh mau aku bantuin doa ga?" tanya Vino menggoda Aira.


๐Ÿ“ฑ"Terima kasih๐Ÿ˜„, cukup doa aja karna memang jauh juga kalau mau bantu boleh bantu lewat pesanan mungkin tapi jarang kirimnya yang jauh nanti sampai di tempat makanan pasti basi," ucap Aira.


"Bu ini semua sudah selesai, tinggal kirim aja," ucap mba Sri memberi laporan pada Aira.


"Sebentar ya mba saya cek dulu sebelum kirim," ucap Aira meninggal kan ponselnya dan teman-temannya yang masih ngobrol di video call grup.


"Jumlahnya udah pas kan mba, menunya sesuai pesanan?" tanya Aira membuka satu tutup nasi kotak.


"Sudah bu, pesanan untuk jam 8 malam tapi sekarang baru jam 7 kurang. Apa mau di antar sekarang atau nanti aja?" tanya mba Sri memastikan.


"Kirim sekarang aja mba, jangan biar kan pelanggan yang menunggu pesanan nya datang biar pelanggan puas dengan pelayanan kita," ucap Aira.


"Setelah selesai semuanya mba Sri dan yang lainnya boleh istirahat karna besok masih banyak pesanan untuk di siap kan, minta pak Deri untuk mengantar pesanan ini," sambung Aira.


"Pak Deri masih mengantar pesanan sejak tadi sore bu, mungkin terjebak macet di jalan. Paling pak Galih yang antar," ucap mba Sri memberi saran.


"Boleh mba kalau pak Galih memang lagi kosong pengantaran, sebentar saya ambil kan dulu bon penagihannya," ucap Aira melangkah pergi menuju meja kerjanya untuk mengambil bon penagihan pelunasan pesanan sedang kan mba Sri meminta pak Galih untuk membawa semua pesanan ke dalam mobil dan mengantarnya pada pelanggan.


"Pak ini alamat dan bon penagihannya ya, bapak hati-hati di jalannya," ucap Aira memberi kan selembar kertas nota bon pada pak Galih.


"Mba Sri dan yang lainnya boleh istirahat, oh iya bahan-bahan yang kurang untuk besok apa aja mba?" sambung Aira.


Aira mencatat apa yang di perlu kan untuk pesanan besok sesuai instruksi dari mba Sri. Setelah semua selesai Aira masuk ke dalam rumahnya dan mengambil ponselnya yang di biar kan menyala selama Aira mengurus catering nya.


๐Ÿ“ฑ"Maaf ya tadi aku ngurusin dulu pesanan yang mau di kirim," ucap Aira kembali bergabung di video call grup.


๐Ÿ“ฑ"Iya ga apa-apa, kita paham kok kamu sibuk," ucap Vino mendahului yang lain.


Obrolan terus berlanjut, Aira menyimpan ponselnya di atas meja rias sedang kan Aira mengambil Zaky ke kamar bu Siska.

__ADS_1


__ADS_2