
"Ya sudah bu, ibu telpon kak Ardy aja. Jadi ibu ga terus-terusan nunggu kak Ardy," ucap Aira lalu masuk ke dalam mobil dan ibu pun masuk ke dalam mobil lalu duduk dengan di sisi Putra.
Segera bu Siska mengeluar kan ponselnya untuk menghubungi Ardy.
📱"Halo nak, kamu dimana?" tanya bu Siska.
📱"Halo bu, aku baru bangun tidur. Kenapa bu?" ucap Ardy masih dalam keadaan memejamkan matanya.
📱"Ya ampun nak, ibu sudah menunggu mu dari tadi tapi kamu masih tidur. Ya sudah ibu pergi, kunci ibu titip di tetangga sebelah. Kamu tinggal ambil aja," ucap bu Siska lalu mengakhiri telponnya secara sepihak.
"Ardy masih tidur, kita berangkat sekarang aja nak. Ga usah tunggu Ardy datang," ucap ibu kesal dengan Ardy.
"Iya bu," ucap Juan singkat lalu menyalakan mesin mobilnya dan melaju kan mobil di jalanan kota menuju rumah orang tuanya.
Jalanan pun tidak begitu macet jadi Juan cepat sampai di rumah kedua orang tuanya, Juan memarkir kan mobilnya di halaman rumah ibu Ika dan keluar dari mobil.
Di dalam rumah yang memang selalu sepi, Juan tidak melihat siapa pun di ruang tamu. Juan terus masuk ke dalam rumah mencari keberadaan ibu dan ayahnya.
Ternyata bu Ika dan pak Dedi ada di halaman belakang sedang duduk dan minum teh bersama sambil menikmati udara pagi.
"Ternyata di sini, dari tadi aku panggil ayah dan ibu cari ke semua ruangan di rumah ini tapi ayah dan ibu di sini," ucap Juan.
"Ada apa nak?" tanya pak Dedi.
"Ayah dan ibu sedang menikmati masa tua bersama, menikmati udara di pagi hari," ucap bu Ika.
"Aku ke sini mau pamit sama ayah dan ibu, aku mau pulang ke kota S sekarang dan ibu ikut dengan kami karna merasa khawatir dengan kondisinya saat ini yang sering sakit-sakitan," ucap Juan.
__ADS_1
"Sudah mau pulang ya, biar ibu temui dulu besan sama menantu ibu. Sekalian ibu mau ketemu sama cucu ibu yang paling tampan," ucap bu Ika melangkah masuk ke dalam rumah dan langsung ke ruang tamu menemui Aira dan ibu Siska.
"Selamat pagi bu," sapa Aira mencium punggung tangan ibu mertuanya dan berjabat tangan dengan bu Siska.
"Selamat pagi nak, sudah mau pulang ya?" tanya bu Ika.
"Iya bu, biar Juan bisa istirahat sebelum kembali bekerja," ucap Aira menjelas kan.
"Oh iya, Putra mana?" tanya bu Ika.
"Ada di dalam mobil, tadi ga mau turun malah asyik main ponsel," ucap Aira.
"Ibu temui dulu cucu ibu," ucap bu Ika langsung berdiri dari tempat duduknya lalu keluar rumah dan menghampiri mobil Juan.
Tok tok tok
"Ada apa nek? Aku lagi main game nih," ucap Putra.
"Putra ga mau peluk nenek dulu sebelum pulang ke kota S," ucap bu Ika, Putra bangkit lalu memeluk tubuh rentan bu Ika.
"Kenapa nenek ga ikut ke kota S aja, kaya nenek Siska?" tanya Putra.
"Kalau nenek ikut, nanti kakek ga ada yang urus dong," jawab bu Siska.
"Kan kakek juga bisa ikut ke rumah ku, biar di rumah ramai lagi kaya waktu itu," ucap Putra.
"Lain kali nenek dan kakek pasti ke rumah Putra dan menginap di rumah Putra," ucap bu Ika mencium pipi Putra yang kiri dan kanan.
__ADS_1
"Iya nek," jawab Putra singkat.
"Putra jaga mama baik-baik ya, Putra jangan nakal dan sekolah yang rajin agar menjadi anak kebanggaan mama dan papa ya," ucap bu Ika memberi pesan pada cucu tercintanya.
...***...
Perjalanan pun di mulai, Juan melaju kan mobilnya di jalanan melewati berbagai kota untuk sampai di kota tujuan.
"Sayang, kalau cape kita istirahat dulu," ucap Aira.
"Kita cari minimarket ya, biar sekalian kita cari cemilan," ucap Juan.
Juan melambat kan kecepatan mobilnya dan membelok kan mobilnya ke arah parkiran minimarket.
Kita istirahat di sini aja ya, sekalian beli cemilan di minimarket," ucap Juan lalu turun dari mobil dan di ikuti oleh Aira, Putra dan bu Siska.
"Putra mau beli apa nak?" tanya Aira.
"Aku mau coklat ma sama minuman yang segar," jawab Putra mengambil makanan yang di ingin kan ke dalam keranjang yang di bawa oleh Aira.
"Ibu mau cemilan apa, ambil aja terserah ibu," ucap Aira.
Setelah semua makanan dan minuman yang ingin kan sudah ada dalam keranjang belanjaan, giliran Aira yang membayar di kasir.
Aira keluar dengan membawa sekantong besar cemilan untuk di perjalanan karna perjalanan masih panjang untuk sampai di kota tujuan.
30 menit beristirahat, Juan mengajak semuanya untuk naik kembali ke dalam mobil untuk melanjut kan perjalanan kembali agar lebih cepat sampai di rumah.
__ADS_1