
Dan saat Artur membuka matanya betapa kagetnya saat melihat ada yang duduk di depannya sambil tersenyum.
"Aaron, it's you or im just dreaming?" kata Arthur yang masih tidak percaya kalau Aaron telah ada di hadapannya.
"Siapa lagi? kalau bukan aku," ucap Aaron.
Arsen dan Arcelo memeluk Aaron terlebih dahulu sedangkan Arthur masih terpaku.
Dia mengira Aaron datang karena panggilannya padahal Aaron memang sudah pulang.
Aaron merasa tidak ada gunanya di sana lama-lama, dia pikir Keira akan memprioritaskan dirinya di sana, namun Keira sibuk dengan kegiatannya di kampus dan juga teman-temannya hingga Aaron memutuskan untuk kembali ke tanah air.
Arsen, Arcelo dan Arthur ingin merayakan kepulangan Aaron sepulang dari kampus, mereka meminta ijin masing-masing papanya karena tidak bisa ke kantor.
"Mereka masih belum memiliki rasa tanggung jawab," Kata Papa Sean setelah mendapatkan kabar dari Arsen.
"Betul pak, mereka masih bersikap seperti anak kecil,"
"Potong gaji mereka Nick," titah papa Sean
"Siap pak," sahut Papa Nick.
Di kampus Arsen menemui Airin, dia ingin bilang kalau tidak bisa mengantar Airin karena dia harus merayakan kepulangan Aaron.
"Tapi kan kamu udah janji dengan aku Arsen," kata Airin
__ADS_1
"Kamu kan bisa naik taxi online sayang, biar aku yang bayar," sahut Arsen.
"Baiklah tapi hari Minggu besok kita ngedate ya." Airin mencoba melakukan penawaran dengan Arsen.
"Sip, ok nanti kita ngedate," kata Arsen dengan suka cita, tentu dia senang sekali kalau Airin mengajaknya ngedate.
Airin nampak senang, pasalnya Arsen setuju untuk ngedate meskipun dia belum tau kalau mereka akan ngedate berempat.
Sepulang dari kampus mereka menuju markas mereka untuk merayakan kembalinya Aaron.
Meraka mengobrol hingga lupa waktu dan ini membuat para mama cemas di rumah.
Hari yang ditunggu Airin telah tiba, yaitu double date ala rakyat jelata, acaranya sengaja diundur Airin jadi hari Minggu.
"Taman hiburan," jawab Airin.
"Apa nggak ada tempat lain sehingga kamu memilih taman hiburan untuk berkencan," sahut Arsen dengan kesal.
Bagi Arsen taman hiburan itu tempatnya anak kecil, bukan tempat untuk ngedate.
"Nggak ada, karena kita akan kencan ala rakyat biasa," timpal Airin.
"Maksudnya?" tanya Arsen
"Jadi gini Arsen, nanti kita itu akan double date dengan Febri juga," jawab Airin.
__ADS_1
Mendengar jawaban Airin membuta Arsen marah, sudah ngedate nya di taman hiburan, ada temannya lagi sehingga membuat Arsen kesal karena dia merasa dibohongi oleh Airin.
"Arsen ayo dong, maafin aku ya," pinta Airin.
Melihat kekasihnya dengan tatapan puppy eyes nya membuat Arsen tidak tega.
"Baiklah," ucap Arsen pasrah.
Mau nggak mau dia harus menyetujui keinginan Kekasihnya tesebut meski Arsen masih dongkol di hati.
Mereka berdua kini berangkat, empat puluh menit kemudian mereka telah sampai di taman hiburannya.
Tak jauh dari tempatnya parkir, Febri sudah menunggu dengan kekasihnya.
"Itu Febri," kata Airin dengan tangan menunjuk Febri.
Airin dan Arsen berjalan ke tempat Febri dan kekasihnya.
"Halo Arsen, halo Airin," sapa Febri.
"Halo Febri," balas Arsen dan Airin.
Kekasih Febri yang bernama Reza memperkenalkan dirinya. Dia yang tak lain adalah mahasiswa dari universitas lain telah banyak mendengar geng A4.
"Jadi kamu Arsen ketua geng A4?" tanya Reza
__ADS_1