
Papa Daffa nampak melihat Aaron dan Airin bergantian.
"Pak Daffa...." teriak pak RW yang ternyata kenal dengan papa Daffa
"Pak Rudy," balas papa Daffa
"Pak Daffa kenapa disini?" tanya ketua RW yang bernama pak Rudy
"Ini si Aaron mau dinikahkan sama warga," jawab papa Daffa
"OOO desas desus warga yang mau menikahkan dua pasangan yang terciduk satu rumah itu den Aaron," sahut pak Rudy dengan sedikit tertawa
Pak Rudy adalah satpam di kantor papa Daffa, tadi dia dipanggil warga untuk ikut menghakimi Aaron dan Airin tapi nggak taunya kalau Aaron anak bosnya sendiri yang terciuduk warga.
Pak Rudy diajak rundingan dulu dengan warga, warga tetap meminta Airin dan Aaron dinikahkan, dan tolong pak Rudy sebagai RW segera bertindak.
"Tapi bagaimana dengan keluarga Airin?" tanya pak RT.
"Kita menggunakan wali hakim saja, mengingat orang tua Airin jauh," jawab lainnya.
"Apa bisa seperti itu?" tanya pak Rudy.
Meraka mengangguk walaupun kenyataannya tidak diperbolehkan.
"Jadi ini gimana pak Daffa?" tanya Pak Rudy setelah selesai rapat pleno dengan para warga.
"Ya seharusnya nggak main nyuruh nikah, kita harus mendengar alasan Aaron dan Airin, apalagi orang tua Airin nggak disini," jawab papa Daffa
__ADS_1
"Kalau Aaron dan Airin jika ada niat macam-macam nggak mungkin melakukan di sini, pasti Aaron sewa hotel atau dia datang ke hotelnya sendiri," imbuh Papa Daffa
Pak Rudy nampak membenarkan ucapan papa Daffa, namun warga tidak terima, Aaron dan Airin sudah tertangkap basah berdua dalam satu rumah yang dimana orang tua Airin tidak ada di rumah, tentu pasti mereka melakukan tindakan asusila.
"Tapi kami tidak melakukan apa-apa pak," kata Airin
"Kan kami nggak tau Airin," sahut bapak-bapak di sana.
Airin menangis, mama Putri yang kasian memeluk Airin dan menenangkannya.
"Sudah, nggak nggak kalau mereka menikahkan kalian," hibur mama Putri
"Airin dan Aaron sama-sama masih di bawah umur Tante kalau harus menikah Airin belum siap lalu bagaimana dengan Arsen dan orang tua Airin," ucap Airin yang semakin erat memeluk mama Putri.
Aaron mengelus rambut Airin, dia sungguh kasian dengan Airin, pasti masalah ini membuatnya takut.
"Kami punya aturan sendiri pak, jadi tolong jangan memperlambat kami, dengan menikahkan mereka tentu bisa mengurangi dosa mereka, saya tau anda seorang bule tapi negara ini adalah negara beragama hal seperti ini tidak bisa dibiarkan, sekali kami melepaskan anak anda warga lain akan iri dengan Airin," jelas warga yang membuat papa Daffa kesal.
"Tapi anak saya tidak melakukan tindakan asusila, jiwa sosialnya yang membuat dia bertahan di sini karena kasian dengan temannya yang fobia petir apalagi kondisinya sedang sakit, apa itu tidak bisa menjadi maklum untuk kalian," sahut papa Daffa kesal.
Airin yang mendengar papa Daffa marah-marah menjadi tidak enak.
Kemudian Airin menarik Aaron kedalam, dia bicara empat mata dengan Aaron.
"Aaron apa kamu setuju kita menikah?" tanya Airin
"Kamu mau jawaban jujur apa bohong?" tanya Aaron balik
__ADS_1
"Kenapa seperti itu," jawab Airin.
"Yang mana?" tanya Aaron
"Dua-duanya," jawab Airin
"Jujur aku memiliki perasaan padamu, adanya aku disini karena rasa sayang itu, kalau aku nggak sayang sama kamu dari rumah Arsen aku membiarkan kamu pulang sendiri. Jadi jawaban jujurnya aku mau menikah dengan kamu, aku pewaris tunggal Anderson corp tentu aku tidak akan kesusahan materi jika menikah, saat ini aku juga sudah bekerja, kalau jawaban bohongnya aku tidak ingin menikah dengan kamu, karena kamu adalah milik sahabat aku, sahabat yang amat aku sayangi bahkan seperti saudara aku sendiri," jelas Aaron yang membuat Airin terharu.
Mama dan papa Daffa ikut menyusul anaknya karena lama sekali rundingannya.
"Jadi bagaimana keputusan kalian?" tanya papa Daffa
"Kami tentu tidak mau menikah pa, kasian Arsen atau papa suruh saja Arsen kesini dan menikah dengan Airin," jawab Aaron
"Bukankah kamu juga mencintainya Aaron?" bisik papa yang membuat Aaron kaget bagaimana bisa papanya tau kalau dia mencintai Airin.
Papa Daffa menatap anaknya yang nampak kebingungan, lalu beliau tersenyum.
"Seperti papa, bagaimana kisah papa terulang kembali padamu Aaron," batin papa Daffa.
"Kalau kalian nggak ingin menikah terlebih dahulu papa akan melakukan cara ini, semoga saja mereka mau maklum dengan keadaan kalian.
Papa Daffa keluar untuk rundingan dengan para warga, lagi-lagi warga benar-benar tidak bisa diajak rundingan, mereka selalu menyela dan akhirnya papa Daffa membisikan sesuatu pak Rudy.
"Saya malas berunding dengan orang yang kolot pak, tolong bilang pada mereka saya akan memberikan kompensasi atas kerugian yang dibuat Aaron, per kepala lima juta, dan ini ada tujuh orang termasuk pak Rudy, kalau anda tidak bisa menyelesaikan masalah ini, mohon maaf saya tidak segan memecat anda," ancam Papa Daffa
Pak Rudy memandang papa Daffa dengan lekat, orang sebijak pak Daffa bisa tidak profesional demi. anaknya.
__ADS_1
Akhirnya pak Rudy berunding dengan para warga. Dia sungguh meyakinkan warga semua supaya tidak menikahkan Aaron dan Airin.