AFIGESA | NIKAH MUDA

AFIGESA | NIKAH MUDA
69 | MAMA AIRA


__ADS_3

...IKUTI INSTAGRAM UNTUK INFO LEBIH UPDATE...


...@finarsky__...


...FOLLBACK? DM!!...


...MINTA TOLONG SHARE YA GAES CERITA AKU BIAR TAMBAH RAME HEHE :)...


...TERIMAKASIH ORANG BAIK :)...


...🔥🔥🔥...


TING..


TONG..


TING...


TONG...


"SAYANG.. ADA TAMU!!" Teriak Gesa keras dari arah garasi.


Aira yang awalnya hanya duduk di sofa ruang keluarga dan asyik dengan mata yang menatap tayangan drama korea kesukaannya lalu berdiri begitu saja berjalan menuju pintu.


"Iya siapa?" Tanya Aira kemudian.


Hari ini adalah hari Minggu yang cerah. Yang mana Gesa telah berjanji pada Aira untuk berada di rumah seharian tanpa rapat dadakan maupun bermain dengan teman-temannya.


"Ini bener rumahnya Gesa bukan?" Tanya Intan basa-basi menatap Aira.


Aira kali ini memang hanya menggunakan daster rumahan yang memperlihatkan perut buncitnya namun tidak mengurangi kadar kecantikkannya.


"Iya kak.. Ini rumah Gesa Deanova. Ada yang bisa dibantu?"


Intan tersenyum berbinar karena harapannya berduaan di hari Minggu dengan Gesa akan terkabul kali ini.


"Gue tamunya Gesa." Sahut Intan cepat dan gembira.


Aira menganggukkan kepalanya lalu mempersilahkan Intan untuk masuk ke dalam rumah.


"Mau minum apa kak?" Tawar Aira pada Intan.


Intan dengan mata yang fokus masih mengamati desain mewah rumah Gesa yang benar-benar berkelas dan menggambarkan orang kaya.


"Lo siapanya Gesa sih kok di rumah sama Gesa?"


"Ahh ya.. Gue mau minum es jeruk aja kalo ada." Lanjut Intan kemudian.


Aira yang belum menjawab pertanyaan Intan, dengan cepat pergi begitu saja untuk membuat minuman.


Intan yang melihat Gesa tengah berjalan keluar dari garasi dengan hanya berpakaian celana pendek saja tanpa atasan mendadak melongo kagum pada tubuh kekar milik Gesa.


"Ges.." Panggil Intan kemudian yang membuat Gesa memalingkan wajahnya menatap Intan.

__ADS_1


"Sesuai janji gue.. Gue kesini hari ini dan katanya lo mau kenalin gue ke mama lo."


Gesa mengamati badannya yang masih telanjang dada lalu mendekat beberapa langkah ke arah Intan.


"Maaf gue sambut lo dalam keadaan kayak gini.. Gue habis bersihin garasi." Ucap Gesa meminta maaf.


"Gue tinggal mandi bentar ya." Pamitnya kemudian.


Gesa memang tidak menyukai Intan namun ia juga tidak bisa mengusir tamu dari rumahnya apalagi sudah memiliki janji seperti Intan.


"Tamunya kak Gesa?" Tanya Aira tiba-tiba yang membuat Gesa kaget saat melewati dapur.


Gesa yang kelelahan sehabis membereskan garasi dengan cepat menungkan segelas air putih di depannya lalu meneguknya begitu saja.


"Intan sayang.. Dia Intan."


"Cewek yang aku ceritain kemarin sama kamu sekarang ada disini dan dia orangnya." Lanjut Gesa menunjuk Intan yang tengah duduk di ruang tamu.


Aira menghela nafasnya pelan menatap Gesa, "Jadi aku harus ngaku siapa lagi? Temen?"


"Ya kali kak temen kamu hamil kayak gini. Mana hamilnya sama temennya kan nggak mungkin." Lanjut Aira kemudian.


Gesa terkekeh geli mendengar jawaban Aira, "Nggak usah ngaku siapapun sayang."


"Semisal dia nanya yang aneh-aneh sama kamu apalagi nanya status kamu siapa aku alihin dulu aja sampai aku selesai mandi."


"Aku sendiri yang akan kenalin kamu ke dia." Lanjut Gesa kemudian lalu mengecup bibir Aira singkat dan berlari menaiki tangga.


...🔥🔥🔥...


Intan hanya menganggukkan kepalanya singkat dan cuek namun masih celingukan mencari Gesa.


"Gesa kemana ya?"


"Mungkin lagi mandi kak." Jawab Aira ringan sekenanya.


Melihat postur tubuh Aira yang menonjolkan perut buncitnya apalagi kali ini pakaian Aira menggunakan daster membuat Intan berdecih sendiri.


"Gue lihat-lihat lo masih kecil deh.. Kok lo udah hamil sih?"


"Lo hamil diluar nikah ya?" Tuduh Intan tanpa ragu-ragu.


Hati Aira sedikit sakit mendengar tuduhan dari Intan. Namun pesan Gesa, ia harus bisa mengalihkan pembicaraan masalah status dirinya sebelum Gesa datang.


"Nggak kok kak.. Aku emang nikah muda dan aku punya suami." Jawab Aira dengan lancar bersamaan dengan menunjukkan cincin pernikahannya bersama Gesa.


"Ya alhamdulilah si kayak gitu."


"Semoga lo bahagia deh." Lanjut Intan kemudian.


Aira yang ingin tahu siapa Intan sebenarnya dengan cepat ia memposisikan duduknya seenak mungkin lalu bertanya pada Intan.


"Nama kakak siapa kalo boleh tau?"

__ADS_1


"Nama gue Intan dan gue kesini mau ajak calon pacar gue jalan."


Aira menaikkan alisnya mendengar ucapan Intan, "Calon pacar kak Intan siapa ya? Mungkin salah alamat."


Intan menggelengkan kepalanya, "Gue sih yakin nggak salah alamat.. Karena ketika gue pencet bel tadi dan lo yang buka, lo sendiri malah yang bilang kalo ini rumah Gesa."


"Jadi lo tau lah siapa calon pacar gue?"


"Gue sih udah tau Gesa lama dari temen-temen di tongkrongan dan itu cuma foto.. Dan lusa lalu gue temui Gesa di kehidupan nyata."


"Gilakk!" Umpat Intan girang.


"Gesa tipe gue bangey dan kemarin gue sempet ngobrol-ngobrol sama dia dan gue janji dateng kesini buat dikenalin sama mamanya."


Mata Intan berbinar dengn bercerita mengungkapkan kesenangannya saat mengenal Gesa.


"Gue tipe cewek yang beruntung ngga sih? Baru kenal loh udah langsung di kenalin ke mamanya." Lanjut Intan kemudian.


Aira tersenyum kecil mendengar cerita Intan, "Dia mau kenalin kak Intan ke mama yang mana? Mama Sofia atau mama Aira?" Tanya Aira dengan tersenyum ramah seperti biasa.


Intan kaget mendengar hal tersebut lalu mendekat ke arah Aira dan duduk di sampingnya. "Emang mamanya Gesa ada dua ya?"


Aira menganggukkan kepalanya mantab, "Semenjak dia mutusin tinggal sendiri, kak Gesa lebih suka disini tinggal sama mama Aira."


Intan memeragakan lengannya seolah berkata yes mendengar ucapan Aira.


"Jadi hari ini gue ketemu yang mama Aira nih?" Tanya Intan memastikan.


Aira menganggukkan kepalanya, "Iya kak, har-"


"Maaf ya nunggu lama. Gue tadi sekalian mandi soalnya."


Intan menganggukkan kepalanya semangat seolah memaklumi Gesa, "Gapapa kol Gesa.. Lebih lama dari ini pasti bakal gue tungguin juga."


"Btw, kata cewek ini ibu lo ada dua ya Ges?" Tanya Intan langsung ke intinya dan hal tersebut mampu membuat Gesa terkekeh geli menatap Aira.


Gesa duduk begitu saja di sofa dengan tangan yang merangkul bahu Aira tanpa malu.


"Gue kira lo kerumah utama gue eh nyatanya kesini. Yaudah gue kenalin sama mama gue ya."


Gesa menatap Aira dan Intan bergantian. Aira yang sudah tahu akan kode Gesa dengan cepat mengulurkan tangannya pada Intan dan dibalas dengan senang hati oleh Intan.


"Lo butuh kenalan sama cewek ini Tan.."


Intan tersenyum semanis mungkin lalu membalas jabatan tangan dri Aira.


"Aira Deanova.. Istri dari Afigesa Deanova Putra."


"Aku mama Aira kak.. Mama karena sebentar lagi aku sama kak Gesa akan memilik buah hati." Ucap Aira dengan tangan kiri mengusap perutnya.


"Jadi otomatis kal Intan nggak bisa lagi dong ajak kak Gesa kencan.. Kak Gesa bukan calon pacar kakak tapi suami aku." Jelas Aira bersamaan dengan Gesa yang mengangkat tangannya untuk menunjukkan cincin pernikahannya.


Aira melepaskan tangannya dari tangan Intan, "Jadi saya mohon kepada anda.. Tolong jauhi suami saja."

__ADS_1


"Dan.." Jeda Aira dengan menunjuk pintu keluar. "Pintu keluarnya sebelah sana kak dan silahkan pergi."


...🔥🔥🔥...


__ADS_2