
Dua hari kemudian sandra sudah di perboleh kan pulang, bagas yang mengetahui saat ini sandra tengah mengandung anaknya pun menjadi sangat posesif.
Hermawan dan keluarganya pun sudah di asingkan sesuai perintah bagas. Ketiganya pergi dengan perasaan lega karena hukuman mereka masih dirasa ringan ,masih di biarkan bernafas saja sudah sangat beruntung untuk seorang billy hermawan.
Perusahaan sandra kini di pimpin oleh bayu dan nino dengan tentunya sandra tetap sebagai atasan .
karena bagas yang mengkhawatirkan kesehatan istri dan calon anaknya membuat sandra harus mau tidak mau bekerja dari rumah saja.
"Sayang kenapa wajahmu ditekuk hmm?" tanya bagas
"Aku bosan sekali mas, bisakah aku pergi melihat kantor. Aku janji tidak akan bekeerja ,aku ingin mengunjungi kak nino dan juga bayu saja" pinta sandra
"Apa anak papi sudah mulai mengidam hmm?" jawab bagas membelai perut sandra yang masih datar
"Tentu saja papi, Aku mau bertemu kedua ongkel ku" jawab sandra menirukan suara anak kecil
Bagas pun di buat gemas dengan tingkah sandra, sekuat apapun jika melihat senyum menggemaskan dari seorang sandra akan membuatnya luluh seketika.
"Baiklah sayang, kau bisa pergi tapi diantar reza " ucap bagas.
"terimakasih hubby" ucap sandra memeluk bagas.
"Aku suka panggilan itu " ucap bagas mengecup mesra kening sandra.
__ADS_1
Di PE company bayu dan nino yang sudah di kabar i oleh bagas pun menunggu sandra di lobby perusahaan ,mereka berdu a tidak mau sampai bos dan calon keponakan mereka terjadi hal buruk.
Mobil yang di kendarai sandra dan reza sampai dengan selamat, bayu langsung menyambut kedatangan kakaknya layaknya seorang pengawal.
"Ada apa dengan kalian? kenapa begitu menyambutku?" tanya sandra
"Kau adalah orang yang paling spesial untuk kami kak" jawab bayu membuat sandra terharu.
"Terimakasih kalian selalu melindungiku, bagaimana kabar kalian? kenapa tidak berkunjung ke rumahku? apa pekerjaan kalian sangat banyak?" cerca sandra
Kedu anya pun saling pandang untuk menjawab pertanyaan ibu hamil di depannya. Menurut artikel yang sengaja mereka baca sebelum sandra ke perusahaan perasaan ibu hamil sangat sensitif.
"Hmm anu kak, aku ...aku menginap di rumah ayah dan ibu . Rencana nya aku dan kak nino mengunjungimu hari ini. iya kan kak nino" ucap bayu
"hmm baiklah"
Sandra mengecek beberapa laporan dan mengelilingi perusahaan nya , rasa bahagia menyelimuti hati nya. Kini rasa sakit yang dulu ia rasakan sudah terobati akan hadirnya orang- orang yang begitu menyayanginya.
"Aku merindukan perusahaan ku yang pertama ku bangun, apa aku bisa pergi kesana?" ucap sandra dengan pandangan jauh
"Aku yakin kak bagas akan melarangmu" ucap bayu
"hmm kau benar, tapi sungguh saat ini aku sangat merindukan nya" ucap sandra
__ADS_1
"Tunggu lah saat usia kehamilanmu lebih kuat, aku pernah mendengar saat usia kehamilan muda sangat rentan jadi ku sarankan simpan dulu keinginanmu" ucap nino
"Cihh kau ini, terimakasih kak kau selalu memperhatikan ku" ucap sandra.
Memiliki seorang adik dan seorang kakak yang senantiasa melindunginy membuat sandra sangat beruntung. Tentunya dengan memiliki seorang bagas di sisinya yang sangat menyayanginya . Mendapat semua kasih sayang dari orang yang sangat berarti untuknya.
"Bagaimana hubunganmu dengan tuan roman?" tanya nino
"Baik kak, Aku menyerahkan semua kepada takhdir biarlah hubungan kami mengalir seperti air " jawab sandra
"Aku tahu sulit untuk mu memaafkan kak, jangan paksakan dirimu" ucap bayu
'' tenang lah boy, aku sudah baik- baik saja . Aku sudah mengubur dalam masa lalu buruk ku itu" ucap sandra.
"Boy kau ingat tentang cafe tempat ku bekerja? Aku ingin kesana" ucap sandra
"Aku ingat kak, makan siang kita kesana ya" ucap bayu
"Cafe? kau pernah bekerja?" tanya nino
" sebelum aku pergi ke negara orang kak" jawab sandra tersenyum
Nino hanya ber oh ria mendengar perkataan sandra
__ADS_1
"Wanita yang sempurna" guman nino dalam hati.