
"Kalian harus menikah " ucap Elena penuh amarah .
"Aku memang meminta mu untuk secepatnya memberiku cucu tapi tidak dengan cara buruk seperti ini ,kau memepermalukan aku mempermalukan sandra dan juga anak kesayanganmu alexa nino" marah Elena pada nino .
kini mereka sudah berada di rumah , nino sudah berapa kali mengatakan jika ia tak melakukan apa pun tapi fakta yang elena lihat tidak bisa menerima pengelakan dari Nino.
"Ibu sungguh aku tidak melakukan apa pun ,ini rencana licik merry. Dia adalah orang yang paling aku benci bu aku tidak sudi menyentuhnya" ucap Nino
"Tapi ibu melihat bagaimana tubuh polos kalian di tutup selimut" Elena menangis pilu , ia mengingat sebuah penghianatan mengingat suaminya yang mempunyai istri lagi hingga meninggalkannya meski bukan 100% salah sang suami.
"Ibu tapi...
"Keputusan ibu sudah bulat ,kau harus menikahinya aapa pun alasannya ibu tidak akan merubah keputusan itu . Kecuali ada bukti jika merry yang sudah menjebakmu " ucap elena pergi memasuki kamarnya.
Nino marah besar ia mengamuk kamar nya kini sudah seperti kapal pecah.
"Sialan kau merry , aku sangat membencimu" teriak Nino penuh amarah.
Di negara lain
"Kak perasaan ku sangat tidak enak , pulang lah kak nino sedang dalam bahaya tolong lah dia" ucap bayu pada sandra . Kini mereka berada di depan sebuah sekolah untuk mendaftarkan si kembar.
Alexa dan axel memutuskan sekolah di negara A tentu saja bagas menolak tapi dengan rayuan maut alexa yang manis akhirnya bagas mengijinkan.
Si kembar sungguh menyukai negara ini , apalagi ada papa bayu dan mama liana kini yang tinggal disini.
"Bay nino sudah dewasa dia bisa mengatasi nya" ucap sandra
__ADS_1
"Ohh ayolah kak, ini lebih buruk dari kejadian sebelumnya . Rasanya lebih sesak" ucap bayu menyentuh dadanya.
"Baik aku akan menelpon nino agar kau tidak khawatir begini" ucap sandra mengambil ponselnya.
Nino "Hallo......"
sandra " Hallo no , bagaimana kondisi disana?"
Nino " Perusahaan baik baik saja"
Sandra " lalu ? apa ada masalah denganmu? suara mu tampak tidak biasa? "
Nino " Aku dijebak oleh merry "
Nino pun menceritakan semuanya termasuk pertengakarannya dengan sang ibu .
sandra "Dimana varel? dia bersama mu kan?"
Nino " astaga aku melupakannya , aku akan menghubunginya dulu san "
. Telepon terputus sandra menatap nanar ponsel yang kini layarnya sudah menggelap.
menatap bayu dengan penuh kasih.
"Jangan khawatir nino pasti bisa mengatasinya ,ingat kau punya liana yang harus di jaga dengan baik oke" ucap sandra
"Aku percaya padamu"
__ADS_1
Kini Nino sudah berada di rumah milik varel , varel pulang pagi ini dengan kesal.
Ia mendapati dirinya tertidur di tempat tidur seorang diri bahkan nino tidak menghubungi nya atau mengajaknya pulang.
Setelah nino menceritakan semuanya varel pun terkejut setengah mati. Bagaimana bisa ia malah kesal pada atasan nya yang mendapat masalah begitu besar.
"Aku akan menyelidiki ini hari ini juga" ucap varel
"terimakasih , aku harus menyelesaikan ini secepatnya " ucap nino mengusap kasar wajahnya.
Sementara di rumah merry wanita itu tengah berbahagia , bahkan ia mengadakan pesta merayakan kemenangannya.
"Tan ,hubungi ibu Nino katakan jika besok aku harus sudah menikah dengannya karena besok sore aku harus kembali ke negara A . Aku tidak mau menyianyiakan kesempatan ini" ucapnya.
"Apa ? besok ibu kan sudah bilang mau memberiku kesempatan untuk mencari bukti kenapa harus besok?" ucap nino
"Itu permintaan tante merry karena besok sore merry harus ke negara A mengurus semuanya . Ia hanya tidak ingin kau kabur " ucap ibu elena.
"Sial ...siallll.... aku tidak mungkin menikahi iblis betina itu" umpat nino
"Diam lah ,kau tidak memiliki kesempatan menolak nino" ucap elena.
"Terserah padamu ,tapi sampai kaapan pun aku menolak"ucap nino
Ibu elena menghela nafas , ini yang dia mau nino menikah tapi ia sangat sedih mengingat putra nya terpaksa menikah . Meskipun ia marah karena nino melakukan hal buruk tapi ia tetaplah seorang ibu yang ingin anaknya bahagia.
menikah dengan wanita yang dicintainya dan mencintai putranya nino.
__ADS_1