AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
eps 84


__ADS_3

HERMAWAN GRUP.


Perusahaan yang terbilang cukup besar untuk batas kota B akhirnya di ambang ke hancuran, entah perbuatan siapa billy sampaii tidak bisa melacaknya sama sekali. Hanya ada satu cara untuk mengembalikan kondisi perusahaan yang selama ini dia banggakan. Dengan cara mencari suntikan sana yang cukup besar tapi kepada siapa dia meminta?? Joy ? Tidak ada muka rasanya billy meminta bantuan kepada menantu yang telah di hianati oleh anaknya .


Fikirannya yang kalut membuat billy tidak dapat berfikir dengan baik, Sang istri yang sudah dia paksa untuk merawat di rumah jarang untuk dia temani. Untuk kondisi nya saja billy tidak terlalu peduli.


Billy sibuk dengan urusan kantor dan setelahnya dia akan melampiaskan amarah serta hasrat menuju sebuah club malam. Hampir setiap malam billy pulang dalam kondisi mabuk.


Di sebuah ruangan besar bertuliskan CEO terlihat seorang perempuan yang tersenyum melihat laporan yang di berikan asisten kesayangannya. Laporan yang tak lain adalah milik hermawan grup.


"Ini baru permulaan tuan hermawan, tapi aku tidak suka bermain berlama lama." ucap perempuan itu yang tak lain adalah Cassandra putri wijaya. Putri dari wanita yang telah direnggut nyawanya oleh seorang billy hermawan.


"Apa aku harus bertindak sekarang? aku juga bosan melihat tua bangka itu'' tanya Nino.


"Akuisisi semua aset milik Hermawan. Aku ingin melihatnya menjadi gelandangan dan serahkan bukti perbuatan putri kebanggaannya pada media. " ucap sandra datar.


"Dengan senang hati nona'' ucap nino menunduk layaknya seorang pelayan kepada sang tuan putri.


Nino meninggalkan ruangan sandra dengan bersenandung ria, Sandra,Nino sudah kembali ke kota B setelah pemakaman mama mela. Sedangkan bayu memilih pergi ke perusahaaan sandra yang di pusat sekaligus liburan . Bayu tidak mau melihat secara langsung kekejaman sang kakak. Bagaimana pun citra pernah singgah di hatinya. dan dia lah yang menyebabkan citra perlahan pergi.


Bagas masih di kota Z menemani ayah nya , kedua laki- laki beda usia itu terlihat kompak , mereka berdua sepakat untuk tidak larut dalam kesedihan. Tak lupa setiap seminggu sekali mereka selalu berkunjung ke pemakaman mela dan putri.


Hitungan detik perusahaan hermawan sudah resmi berpindah tangan bahkan semua termasuk semua aset miliknya.


Biilly yang masih tidur di kamar tamu pun terusik dengan datangnya benerapa orang dan sang sekretaris.


"Ada apa?" tanya billy setelah mencuci muka


"Maaf tuan,perusahaan sudah jatuh dan di beli oleh perusahaan lain" ucap sekertaris nya dengan wajah sendu.


"Dan ini berkas pengalihan semua aset milik keluarga hermawan untuk melunasi semua hutang- hutang perusahaan'' ucap laki- laki berjas hitam.


"Apa-apaan ini? maksud kalian saya bangkrut?" ucap billy dengan rahang mengeras dan mata yang hampir keluar melihat isi berkas yang di serahkan.

__ADS_1


"Iya pak" jawab mereka serempak.


"Siapa yang sudah membeli perusahaan bangkrut? " tanya billy


"Perusahaan PB company tuan, mereka juga memebayar gaji karyawan yang masih menunggak karena semua aset milik anda sudah di serahkan kepada pihak bank dan tidak ada sisa untuk para karyawan " ucap sekertaris


"Sialll, anak itu" geram billy. Billy merasa semua yang terjadi adalah ulah dari sandra si anak yang tak diharapkan.


"Baiklah, " ucap billy dengan sorot mata penuh kebencian.


"Rumah anda harus di kosongkan dalam waktu tiga hari tuan, dan semua aset mobil akan kami sita hari ini juga" ucap laki- laki berjas hitam.


Tanpa menjawab billy langsung beranjak memasuki kamar tempat istrinya tertidur.


"Kau tahu sayang, semua karena kamu sakit, semua karena ulah putri mu, kalian perempuan tidak berguna. Sekarang aku bangkrut, aku akan mengirim mu ke rumah sakit jiwa . Aku tidak mau kau menyusahkannku" ucap billy berbisik di telinga istrinya.


"Perempuan hanya pembawa sial, kalian pembawa sial akkhhhhhh" teriak billy menghancurkan isi kamar itu.


Sang istri yang masih terlihat pucat dan memandang satu arah pun meneteskan air mata. Dia dapat mendengar semua perkataan menyakitkan dari suami yang selalu dia dukung selama ini. Nyonya hermawan mampu mendengar tapi tidak bisa untuk menggerakan badannya dan berbicara. Ingin sekali dia memaki suaminya untuk menyadarkan bahwa semua ini adalah kesalahannya, kesalahan akan ambisi untuk membalas dendam.


"Aku kalah , akhirnya aaku lah yang kalah dalam permainanku sendiri. " ucapnya melihat bangunan yang sudah dia tempati semenjak putri nya dilahirkan di dunia.


Terlihat dua orang yang dipanggil billy untuk membawa rena istrinya ke rumah sakit jiwa sudah tiba. Rena dengan perasaan sedih hanya diam melihat billy mengacuhkannya ketika dibawa oleh dua perawat itu.


Ketika billy hendak pergi meninggalkan rumahnya tiba- tiba sebuah mobil datang membuat langkahnya terhenti.


Keluarlah sepasang suami istri yang diantarkan oleh si pengawal kembar.


"Untuk apa kau kemari? kau mau menertawakanku? tertawakan aku, aku kalah dari putri sialanmu itu" ucap billy


"Aku tidak mungkin menertawakanmu, kau sahabatku. Maafkan aku tidak bisa menghentikan putriku, dia sangat menyayangi orang yang telah kau bunuh" ucap orang itu yang tak lain adalah roman.


"Bilang saja kau yang menyuruhnya, kau ingin membalas dendam karena aku pernah mengambil milikmu iya kan?" ucap billy dengan senyum meremehkan

__ADS_1


"Jaga bicara anda tuan hermawan, ayah saya bukan orang sepertimu. mungkin beliau pernah membuat anda kecewa tapi dia tidak akan mengulangi hal itu untuk yang kedua kalinya. Kau tahu jika bukan karena ayahku mungkin waktu pernikahan anakmu itu akan menjadi akhir hidupmu. Ayahku rela jika kakak masih membencinya hanya untuk menyelamatkanmu, karena dia merasa bersalah akan perbuatannya di masa lalu" ucap bayu yang entah sejak kapan sudah kembali dari liburannya dan sejak kapan mendengar pembicaraan kedua laki- laki tua di hadapannya.


"Kau masih beruntung kakakku hanya mengambil milikmu, jika kakakku mau kua sudah mati di tangannya" lanjutnya.


Sejenak billy terdiam mencerna setiap kata yang keluar dari mulut mantan menantunya.


Billy melihat mata dari sahabatnya itu sejenak mereka beradu pandang. Sekelebat ingatan akan kebersamaan nya terlintas di otaknya.


Mengingat bagaimana sifat keras kepala roman dari dulu tidak akan bisa berubah, sekalipun itu kepada orang tuanya sendiri.


Billy sang sahabat yang lebih sering bisa menenangkan amukan keras kepala roman saat itu.


"Maaf kan aku, aku bersalah. Aku tau kau sangat keras kepala, kau tidak akan meminta maaf duluan, kau harus dibujuk layakny aanak kecil agar kau kembali menjadi baik. Kau sahabat ku tapi aku terlalu tersinggung saat kau marah padaku, saking marahnya kau juga tidak membantuku. Harusnya aku meluluhkan hati batumu itu terlebih dahulu tapi aku malah ikut marah padamu" ucap billy menunduk.


"Aku lah yang salaah padamu, harusnya aku tidak menyalahkanmu, kau benar soal pendapatmu itu. tapi hanya hal sepele kau meninggalkan mu saat kau terpuruk" ucap roman menyesali semua nya.


"Aku siap mempertanggung jawabkan semua nya, bawa lah aku ke kantor polisi . Aku sudah tidak memiliki muka untuk bertemu orang lagi . Berita tentang citra sudah terbit dan membuatku kehilangan semuanya" ucap billy lirih.


"Anda memang harus mempertanggung jawabkannya, tapi tertunya dengan cara kakakku sendiri" ucap bayu.


Hollaaa readers...


Maaf ya kemarin author gak update soalnya lagi kurang enak badan


Author sedih deh vote nya menurun , kasih author suntikan semangatnya dong readers biar author lebih semangat lagi nulisnya.


Buat typo yang masih bertebaran dimana mana author bakalan revisi di akhir cerita .


Jadii author minta semangatnya ya


like ,coment sama vote yang banyak buat author yaπŸ˜‡πŸ˜‡


happy reading 😍😍😍😍

__ADS_1


Salaam manis πŸ’™


*Risma*


__ADS_2