AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
eps 72


__ADS_3

"Sandra...." panggil laki- laki yang tak lain adalah daniel.


"Daniel..."


"Sandra bisakah kita berbicara berdua? " ucap daniel.


"Maaf daniel, tidak ada yang perlu di bicarakan ." jawab sandra.


"Sandra aku mohon sekali saja" ucap daniel memelas.


"baiklah 10 menit" jawab sandra .


Mereka berdua duduk di sebuh cafe dekat kantor sandra, Daniel yang terus menatap sandra membuatnya merasa risih akan sikap daniel.


"Waktu mu 10 menit dari sekarang " ucap sandra


"Bee maafkan aku, aku bukannya menghianati mu . Awalnya aku ingin membela mu tapu kamu tahu sendiri mom mengancam akan menyakiti dirinya sendiri dan soal pertunangan itu ,aku melakukan itu atas perjanjian jika aku bertunangan setelah itu mon akan mengijinkanku untuk bersamamu tanpa halangan seperti pertama bertemu. Tapi ternyata aku salah, aku hanya di tipu oleh mom ku sendiri." ucap daniel lirih.


"Sudah lah daniel, kita hanya di takhdirkan sebagai teman bukan sebagai pasangan" jawab sandra .


"Tapi bee aku sungguh mencintaimu, aku menunggumu sejak kita kuliah, aku menahannya agar fikiranmu tidak berjabang dan kamu bisa fokus pada tujuanmu" jawab daniel.


"Daniel aku sudah memilih kak bagas untuk menjadi pendampingku, aku tidak akan membatalkan apa yang sudah aku harapkan" jawab sandra.


" Baiklah jika itu membuatmu bahagia, maka aku akan ikut merasa bahagia. Tapi tetaplah menjadi temanku bee. " ucap daniel


"Baiklah daniel, kita tetap akan berteman baik. Aku harap kamu akan mendapatkan seeeorang yang jauh lebih baik dariku" ucap sandra tulus.


"Baiklah aku akan pergi,. jaga dirimu daniel" ucap sandra seraya bangun dari tempat duduknya


"Tunggu bee, ,,, Apa boleh aku memelukmu untuk terakhir kalinya sebagai laki- laki yang mencintaimu bukan sebagai teman mu" ucap daniel.


Sandra merasa kasihan kepada sosok laki- laki yang berdiri di depannya, laki- laki yang sempat dia pilih untuk menjadi kekasih hatinya namun ternyata rasa nyaman dengan seorang daniel hanya sebatas teman biasa. dengan banyak pertimbangan akhirnya sandra menganggukan kepala tanda setuju permintaaan daniel.


Daniel pun memeluk wanita pujaan hatinya untuk terakhir kalinya sebagai tanda sangat mencintai wanita dalam dekapannya. Sandra hanya diam tanpa berniat membalas pelukan daniel.


"Terimakasih bee, aku akan mengubur perasaan ini dalam- dalam. semoga kamu selalu bahagia bee" ucap daniel tulus


"Terimakasih daniel begitu juga denganmu"ucap sandra .


Sementara di kantor bagas kini dia terlihat mengkerutkan kedua alisnya setelah membuka sebuah pesan via WhatsApp.


Entah siapa yang mengirimkannya sebuah foto , yang tampak jelas daniel memeluk tubuh seorang wanita yang dia tahu persis itu adalah sandra kekasihnya.


Tanpa fikir panjang bagas langsung melajukan kendaraannya menuju kantor sandra. Sekertaris nya yang akan masuk keruangan bagas pun merasa heran pasalnya atasannya terlihat sedang tergesa- gesa.


"Tuan anda mau kemana? Ada rapat jam 10.00 " ucap sang sekretaris

__ADS_1


"Tolong undur jadwal rapat 1 jam saja, saya akan kembali nanti" ucap bagas meninggalkan sekretaris nya.


"Sultan mah bebas" ucap sang sekretaris.


Sedangkan di dalam cafe terlihat seorang perempuan tersenyum penuh kemenangan.


"Aku yakin tuan bagas yang terhormat akan marah besar pada kekasihnya itu. Jika aku tidak mendapatkan daniel aku akan merebut milikmu sandra" ucap perempuan yang tak lain adalah cryystine carolline.


Semenjak kejadian memalukan malam itu keluarga daniel sangat menolak crys, bahkan quela tak segan untuk menghina dan membandibg- bandingkan crys dan sandra.


Crys selalu di salahkan akan putusnya hubungan daniel dan sandra hingga tak ada kesempatan untuk kembali. Padahal hal itu karena kebodohan dari quela sendiri membuat crys merasa kesal pada sosok sandra.


Kini bagas telah sampai di perusahaan milik sandra, Bagas langsung menuju lantai atas untuk bertemu dengan kekasihnya .


Sebelum bertemu sandra, bagas lebih dulu menemui nino untuk menanyakan kebenarannya.


"Nino"


"Bagas, kenapa kamu kemari?" tanya nino.


"Aku ingin menanyakan ini" tanya bagas .


"Kamu sedang marah?" nino balik bertanya.


"Bisa dibilang begitu, tapi aku tidak mau sampai membuat sandra terluka" jawaban bagas membuat nino melongo


"Jangan banyak bicara cepat katakan yang kamu tahu" ucap bagas mulai tak sabar.


"Aku tidak tahu, karena kita kan berpisah. Tapi aku rasa ada seseorang yang merencanakan ini. Tidak mungkin sandra mau balikan lagi dengan kudanil ini" ucap nino.


"Aku setuju, jadi aku harus bersikap seperti apa untuk menanyakan nya pada sandra?" tanya bagas


"Bersikap normal lah, Sudah aku harus menmui client dengan bayu . " ucap nino meninggalkan bagas.


"Gara- gara tuan bagas itu aku jadi terlambat ke tempat meeting" gerutu nino memasuki mobilnya.


Tokk...


tokkk...


tokkk...


"Masuk"


ceklek.


Sandra yang tengah mengecek laporan tak menyadari jika yang bertamu adalah kekasihnya.."Ada apa no? " tanya sandra tanpa mengalihkan pandangan

__ADS_1


Bagas hanya diam dan meletakan ponselnya yang berisi foto daniel memeluk dirinya tapan di atas berkas yang di periksa sandra membuat sandra. membukatkan mata dengan sempurna. Sandra langsung melihat siapa yang datang dan langsung membuat jantungnya berdegup kencang.


"Kak bagas.." ucap sandra lirih.


"Apa maksudnya ini sandra?" ucap bagas datar


"Kak dengarkan aku dulu,ini tidak seperti yang kakak fikirkan" ucap sandra panik.


"jelaskan" ucap bagas.


"Daniel memang menemuiku, dia mencoba meminta maaf aku sudah memaafkannya tapi aku tetap memilihmu kaak, tolong jangan salah faham dan soal dia memelukku benar tapi itu pelukan untuk terakhir kalinya karena setelah ini kami hanya akan berteman kak, tolong maafkan aku karena tidak berbicara padamu sebelumnya" ucap sandra mulai menitikan air mata.


Entah kenapa melihat perubahan raut wajah bagas membuat sandra merasa bersalah sekaligus sedih. Sandra sangat takut jika bagas benar - benar marah padanya karena foto tersebut.


"Aku..."


"Kak tolong percaya, aku tidak mungkin menghianatimu kak, aku sudah memilihmu dan akan selamanya memilihmu" ucap sandra memotong perkataan bagas.


"Heii... aku percaya padamu. Jadi jangan menangis lagi my queen. Aku hanya ingin mendengar penjelasan darimu saja. Aku tidak akan terpengaruh dari sebuah foto tanpa penjelasan darimu. Simpan air matamu yang berharga ini " ucap bagas dengan lembut.


"Kakak tidak marah?" tanya sandra


"Kapan aku bilang aku marah padamu?" ucap bagas dengan tersenyum


"Tadi kakak menatap ku seperti itu" ucap sandra.


"Apa kamu sebegitu takutnya aku marah padamu my queen?" tanya bagas dengan merapatkan tubuhnya pada sandra.


"hmm aku takut kakak meninggalkanku karena salah faham" ucap sandra sedikit gugup.


"Aku tidak mungkin marah padamu, tapi kamu harus tetap meminta maaf padaku" ucap bagas.


''maafkan aku kak" jawab sandra.


''bukan begitu caranya meminta maaf sayang'' ucap bagas yang sudah mendekatkan wajahnya di wajah sandra yang sudah merona .


"Kakak mau apa?" tanya sandra gugup


"Aku mau dirimu sayang" ucap bagas.


"Kak ja- jangan disini" jawab sandra tambah gugup.


Melihat kekasihnya begitu gugup membuat bagas tak mampu lagi menahan tawa nya.


Sandra yang ditertawakan bagas pun merassa kesal, dengan wajah cemberut sandra memalingkan wajahnya dari wajah sang kekasih.


"Kenapa marah hmm? apa kamu ingin aku benar- benar melakukannya?" tanya bagas dengan senyum jahilnya.

__ADS_1


"Tidak begitu kak" ucap sandra


__ADS_2