
Di bandara terlihat sandra tengah memeluk erat laki- laki yang selalu bermanja pada nya, yang sangat menyayanginya
Hari ini Bayu akan pergi ke negara A untuk mengurus perusahaan yang ada di sana, sebenarnya sandra enggan melepas adik nya untuk pergi karena ia tahu jika waktu untuk adiknya disana tidak akan sebentar.
"Boy aku akan merindukanmu, kau jaga diri baik- baik . Jangan lupa makan , jangan terlalu sibuk bekerja karena jika kamu sakit tidak ada yang merawatmu oke! " ucap sandra memeluk tubuh tegap adiknya
"Heyy aku sudah dewasa kak, sudah lah jangan sedih begini. Aku pergi untuk kembali tidak untuk selamanya" ucap bayu
"Aku tahu kamu akan kembali tapi itu mungkin akan sedikit lama boy, aku hanya khawatir akan kesehatanmu" ucap sandra
"Tenanglah sayang, aku sudah menyuruh beberapa anak buahku menjaga adik kesayanganmu" ucap bagas membelai rambut sandra
"Aku juga sudah meminta rekan kita untuk menjaga bayu selama disana, jadi aku pastikan bayu selalu aman disana " ucap nino menimpali
"Kau dengar kak, dua kakak laki- laki ku begitu melindungiku. Jadi apa yang kau khawatirkan? tidak baik kau menangis karena akan menyakiti keponakanku'' ucap bayu
''Baiklah, tapi ketika kau pulang bawakan aku oleh- oleh" ucap sandra
"Apa yang kau inginkan?"
"Aku ingin adik ipar " jawab sandra dengan memperlihatkan deretan gigi putihnya
Ketiga laki- laki itu menepuk jidatnya akan permintaan ibu hamil satu ini, bayu hanya menganggukan kepala karena ia tak yakin akan bisa mengabulkan keinginan sang kakak.
"Aku akan kesepian tanpa mu'' ucap nino memeluk adik angkatnya
"Aku juga kak, tolong jaga kakak ku " ucap bayu
"Tentu saja "
Kini bagas lah yang memeluk adik iparnya , "Jaga dirimu,jika terjadi sesuatu jangan sungkan untuk menghubungiku" ucap bagas menepuk punggung bayu
"Baik kak, tolong jaga ibu hamil yang cerewet ini" ucap bayu melirik sandra
Sandra yang dikatakan cerewet hanya mencebikkan bibirnya
"Tenang saja , kau fokuslah disana agar urusan mu cepat selesai" ucap bagas
"Kenapa ayah dan ibu tidak datang? ini sudah hampir waktu keberangkatan mu" ucap sandra
"Mereka tidak akan datang kak" jawab bayu
"kenapa? "
"Mereka kesal padaku, aku menolak perjodohan mereka lagi" jawab bayu
semenjak citra diasingkan roman dan mila selalu berusaha menjodohkan bayu kembali , beberapa kali bayu menolak namun roman tak kunjung menyerah
Sebelum keberangkatan bayu, roman kembali menjodohkan bayu pada wanita anak dari rekan kerjanya.
Bayu yang menolak lagi membuat roman marah dan enggan bertemu dengan bayu jika ia tetap menolak keinginan ayahnya.
"Sudah lah, cari kebahagiaanmu sendiri. Mereka tidak akan paham sampai kapan pun'' ucap sandra
'' Sudah pasti kak, akan ku bawakan calon ipar yang tak kalah cantik darimu" ucap bayu tertawa . Bayu tahu kakaknya kesal dengan sikap orang tuanya, tapi mau bagaimana lagi roman tetaplah roman yang tak pernah puass.
Seminggu setelah kepergian bayu sandra merasa sangat bosan berada di rumah.
Tidak berselang lama bagas datang untuk makan siang bersama sang istri
"sayang, kenap a wajahmu?" tanya bagas yang melihat wajah sang istri ditekuk
"Aku merindukan bayu, aku bosan " jawab sandra seperti anak kecil
"Anak daddy ingin jalan- jalan sayang?" ucap bagas mengusap perut buncit sang istri
"Iya daddy, Aku bosan di rumah" jawab sandra
__ADS_1
"Tapi hari ini daddy ada meeting dengan client penting sayang, bagaimana jika besok? daddy janji akan libur besok" ucap bagas menatap mata sang istri
"tidak apa- apa sayang ,besok kita jalan- jalan tapi hari ini aku ingin pergi bersama asisten ku " ucap sandra
"Bersama nino?" jelas bagas
"Siapa lagi? aku hanya punya kakak asisten satu orang saja" jawab sandra
"Oke sayangku, " Bagas langsung mencium bibir sang istri yang baginya terasa manis
Hingga kedua hampir kehabisan nafas barulah bagas melepaskan pagutan bibirnya.
π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€
Saat ini sandra dan nino sudah berada di dalam mobil. Nino tak menolak saat sandra mengajaknya keluar meski sebenarnya ada pekerjaan yang harus ia lakukan. Bagi nino permintaan sandra sangatlah penting, bahkan jika sandra meminta nyawa pun mungkin nino akan menyanggupinya karena nino merasa berhutang pada seorang cassandra.
Mobil melaju membelah jalanan diiringi musik melody membuat sandra merasa relax
"Kau tahu kak, aku merasa bosan tinggal di rumah saja sepanjang hari. Aku rasa kak bagas terlalu berlebihan" ucap sandra mengeluarkan kekesalannya
"Tidak. " jawab nino singkat
Sandra menatap tajam nino yang menjawabnya dengan begitu singkat
Nino yang sadar akan tatapan sandra hanya tersenyum
"Tidak berlebihan sama sekali san, bagas melakukan hal itu demi keselamatanmu. Kau tahu crys si muka plastik? dia beberapa kali ingin berbuat jahat padamu tapi untungnya berhasil digagalkan. Bagas atau pun aku tidak ingin hal itu terjadi" ucap nino
"Tapi aku bisa menjaga diriku" ucap sandra
"Dasar ibu hamil keras kepala. Dengarkan saja kata suamimu" ucap Nino
"Oke."
drttt...drttt
"Siapa?" tanya sandra
"Temanku" jawab nino . Nino menepikan mobilnya dan menjawab panggilan telponnya
"Hallo ada apa?" nino
"Kau dimana? aku berada di rumahmu" ana
"Aku sedang pergi, ada apa kau ke rumahku?"nino
"Aku hanya ingin memasak untuk mu, aku kira kau di rumah"ana
"Besok saja, hari ini aku sedang diluar seharian"nino
''Baiklah" ana
Baru saja nino meletakan ponselnya pertanyaan sudah datang bertubi- tubi.
"Siapa dia? apa dia kekasihmu kak? sejak kapan kau memiliki kekasih dan kau tidak memberitahu ku? ohhh astaga kau jahat sekali " ucap sandra
"Dengar dulu, dia hanya temanku. Aku tidak menyukainya, dia juga hanya pembantu harian aku sering memanggilnya untuk membersihkan rumah. " ucap nino
"Sejak kapan kalian kenal? apa dia cantik?" tanya sandra
"Emmm tiga atau empat bulan mungkin, kau lihat saja di ponsel ku ada fotonya dalam kontak" ucap nino
Sandra pun mengambil ponsel nino dan melihat wanita yang baru saja menelpon kakak angkatnya.
"Wow cantik juga, terlihat sederhana ,dewasa hmmm apa benar kau tidak menyimpan rasa padanya?" tanya sandra
"Aku pernah dengar bahwa mata adalah jendela hati ,sekarang tolong lihat apa di mataku aku memiliki rasa padanya?" ucap nino memandang sandra
__ADS_1
Sandra mengamati mata jernih dari kakak nya namun ia menggeleng...
"Bagaimana?" tanya nino
"Aku rasa kau benar, dia tidak begitu spesial untukmu" jawab sandra
"Ya begitulah, mungkin setelah keponakanku lahir aku akan mendapatkannya" ucap nino
"Yaa kau benar, aku akan selalu mendoakanmu" ucap sandra
Nino pun melanjutkan perjalannan nya diiringi tawa dan canda . Sesekali mereka mengenang kisah mereka saat membangun perusahaan .
"Kak berhenti" ucap sandra tiba- tiba
Hal itu membuat nino mengumpat kesal, pasalnya sandra tengah hamil dan ia Dengan seenaknya meminta berhenti.
"Ada apa? kau lupa jika keponakanku akan tersakiti jika berhenti tiba- tiba" ucap nino
"Maaf, tapi aku seperti mengenal kakek itu" ucap sandra menunjuk seorang kakek tua renta yang tengah berjalan dengan tongkat tuanya.
"Siapa?" tanya nino
Lama sandra terdiam hingga ia teringat pada sosok laki- laki tua yang kini terlihat membungkuk dan rapuh.
"Dia kakek yang membantuku mencari pekerjaan " ucap sandra lalu keluar dari mobil
Nino mengikuti sandra menghampiri kakek tua itu , terlihat sang kakek menenteng sebuah kantong kresek yang berisikan beberapa roti.
"Kakek" panggil sandra
"Iya nak" jawab sang kakek
"Apa kakek masih mengingat ku? "
"Maaf nak kakek lupa"
"Aku sandra kek, kakek yang menunjukan cafe ibu lusy saatt aku mencari pekerjaan dahulu" ucap sandra
Kakek itu terdiam berusaha mengingat wanita yang sedang berbicara padanya.
"Oh iya ,kakek ingat" ucap sang kakek melihat wajah sandra, beralih pada wajah laki- laki di samping nya ,namun sang kakek sangat terkejut
"Apa dia suamimu?" tanya kakek
"Tidak kek, dia kakakku" ucap sandra
Kakek mendekati nino dan menggapai tangannya, nino merasa aneh pada kakek ini.
Kakek pun menangis seraya melihat telapak tangan nino membuat sandra dan nino saling tatap karena kebingungan.
πππππππππππππππ
Haii readers... author kembali nihhh π
maaf karena sebelumnya author lama gak up ya, author ada sedikit kesibukan π sebelumnya author berniat buat tamatin cerita ini dengan beberapa bab lagi tapi sepertinya othor bakalan tambah lagi sedikit ceritanya ya , sampai abang nino ketemu keluarganya .
Author tetap minta suntikan semangat dari pada readers, jangan lupa like,coment sama vote buat author β€οΈβ€οΈ
Happy reading π
jangan lupa mampir juga di ceritaku yang lain ya . PERMATA YANG TERBUANG
mengkisahkan saudara kembar yang terpisah karena kelakuan sang kakek. Lebih lengkap lanjut yukkπππππ
__ADS_1
Kisah dari LUKA juga bisa diintip- intip , masih tahap pertama . Cerita ini author buat dari pengalaman narasumber namun author sudah campur sari agar ceritanya lebih menarik πππ lanjuttt.....