AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
S2 episode 33


__ADS_3

Di tempat lain nino terbangun dengan memegangi kepalanya , ia merasa asing dengan tempat yang kini ia berada


"Astaga" ucapnya sembari memijat pelipisnya berusaha bangun dan bersandar pada sandaran tempat tidur.


Ia mengumpulkan ingatannya , berusaha mengingat apa yang terjadi sebelumnya. Seklebat ingatan tentang seorang wanita yang membawanya keluar dari kamar terlintas


"Tuan kita harus pindah seseorang telah menjebak anda"


kata itu terngiang namun ia tidak melihat wajahnya dengan jelas.


bayangan ia memaksa sorang gadis juga muncul membuat ia seketika mengingat semua yang bisa ia ingat.


"Sial betapa bodohnya aku " ucapnya memukul seprai


Teringat akan kejadian pertama nya ,nino pun membuang selimut namun tidak lagi ada bercak merah di sana hanya sisa pertempurannya malam itu.


Nino mencium bantal yang di sebelahnya terasa aroma yang sama seperti hari itu.


"Apa dia adalah orang yang sama?" ucap nino bermonolog sambil memeluk bantal itu.


Nino bergegas mandi ,ia akan mencari tahu nya sendiri.


Di dalam kamar mandi berulang kali ia merutuki kebodohannya , hingga ia menginjak sesuatu di bawah guyuran shower


Cincin? cincin sederhana yang memiliki sebuah permata kecil di tengahnya sangat sederhana tapi terlihat begitu menarik.


"Apa dia pemiliknya?" ucap nino , ia tersenyum dan merasa mendapat harapan . Segera saja ia menyudahi acara mandi nya.

__ADS_1


Nino langsung mencari manager hotel yang ia tempati , nino melacak CCTv mulai dari bar yang ia datangi


Nino melihat dengan jelas jika seorang wanita sengaja meminta pelayan membawakan minuman untuknya lalu wanita itu juga meminta pelayan membawanya hingga tiba di kamar itu terlihat seorang wanita dengan topi dan kaca mata masuk dan membawanya pergi.


setelah itu datang seorang laki laki dan disusul wanita yang ia kenal , Anna dengan bangga masuk ke dalam kamar itu wajahnya terlihat jelas di camera saat ia melirik ke kanan dan kiri dengan senyuman.


"Anna ...." geram nino


Nino berhasil mengetahui rencana jahat ana tapi lagi- lagi ia tidak melihat wajah si penolong .


Saat ini nino dan sandra tengah berada di ruang yang sama , sandra menanyakan apa yang terjadi dengan wajah yang datar .


Nino pun menceritakan semuanya sejak pertengkaran dengan sang ibu yang masih membahas pernikahan.


hingga ia berakhir di bar dan di jebak oleh ana


"Ada seorang wanita yang menolongku , bahkan menuntaskan semuanya" ucap nya lemas


"Wanita? siapa?" tanya sandra penasaran


nino memberikan ponselnya yang berisi rekaman wanita itu membopongnya dengan susah payah.


"Dia hanya berkata ,tuan kita harus meninggalkan tempat ini karena seseorang menjebakmu" aku hanya mengingat itu'' jawab nino


"kau harus mencarinya dan bertanggung jawab " ucap sandra


"Ya aku pasti akan mencarinya hingga keujung dunia pun" jawab nino.

__ADS_1


Toktoktok...


Kiara masuk dengan memasang senyum menghadap sandra dengan setumpuk berkas di tangannya.


Nino menatap kiara yang tampak berbeda dari biasanya.


"Bos ini berkas yang harus anda tandatangani" ucap kiara


"Kia kenapa kau memakai syal? apa kau sakit?" tanya sandra


"hem saya hanya merasa dingin saja bos , mungkin karena kemarin saya pergi di malam hari" jawabnya


"Kemana kau pergi malam- malam?" tanya nino menyela


" ke pasar malam tuan" jawab kiara


Setelah mendapat apa yang ia perlukan kiara pun pamit undur diri pada kedua atasannya.


"Kiara " panggil nino sebelum wanita itu menutup pintu


" iya ada yang bisa saya bantu tuan?" tanyanya


"Temani saya makan siang ya , ada yang perlu saya bicarakan" ucap nino


'' baik tuan"


Di dalam hatinya kiara hanya berharap nino tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi . apa yang sudah ia tutup rapat meski hatinya merasa amat terluka.

__ADS_1


berulang kali kiara mengatur nafasnya agar ia bisa menetralkan kondisi hatinya


__ADS_2