AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
eps 75


__ADS_3

"Lalu?" tanya sandra


"Aku bersalah kak, aku bersalah padanya" ucap bayu


"maksudmu? pada mantan istrimu? " tanya sandra.


"Hmm .... Aku terlalu larut dalam kesedihan ku sendiri hingga melupakan kewajibanku sebagai seorang suami kak, Aku takut mengulang hal yang sama jika aku mencari wanita lagi . Aku mengakui jika dulu aku egoiss kak, tapii ketika aku tahu bahwa dia dan ayahnya jahat aku merasa dia tidak pantas untukku." ucap bayu.


"Kamu merasa bersalah? " tanya sandra seolah merasakan kegundahan hati sang adik.


"Entahlah kak,aku hanya takut mengulangnya" jawab bayu.


"Mulai lah semuanya dari awal boy,sekarang ada kakak yang akan selalu mendukungmu jika kamu benar dan akan menegurmu jika kamu salah" ucap sandra lembut.


"Terimakasih kak,. Kau segalanya untukku saat ini" ucap bayu memeluk kakak tersayaangnya.


"Apa kau mengganggu?" tanya seseorang dibelakang mereka.


"Kakak ipar, tentu saja tidak" jawab bayu melepas pelukan kakaknya.


Bagas yang di sebut kakak ipar merasa malu begitu pun dengan sandra yang kini wajahnya sudah seperti tomat.


"Aku masuk duluan " ucap bayu seraya berlarii .


"Kenapa kakak tidak menelpon ku sebelum datang kemari" ucap sandra


"Aku hanya ingin memberi kejutan untuk kekasihku, tapi aku malah melihatnya berpelukan dengan laki- laku lain" ucap bagas dengan memajukan bibirnya.


"Kkakak cemburu dengan bayu?" tanya sandra.


"tidakkk" jawab bagas.


"Kakak ayolah, dia adikku " ucap sandra


"Panggil aku sayang maka aakan ku maafkan kali ini" ucap bagas dengan senyum tipisnya.


"Kaak...."


"Kalo tidak mau aku pulang saja" ucap bagas pura- pura marah.

__ADS_1


"Jangan pulang sa- sayang" ucap sandra menunduk saking malunya.


"Ucapkan sekali lagi" kini bagas sudah berada tepat didepan wajah sandra .


"A...aku...hmmm kak jangan pulang " ucap sandra


"Ulangi yang tadii" ucap bagas tidak sabar.


"Jangan pulang sayang,. " ucap sandra memberanikan diri.


"Aku tidak akan pulang jika itu permintaan kekasihku" ucap bagas .


Sebenarnya bagas hanya ingin melihat wajah merona sang kekasih namun dia juga merasa sangat bahagia mendengar sandra memanggilnya dengan sebutan sayang.


"Aku menyukai panggilanmu itu sayang" ucap bagas lembut seraya mengecup kening sandra.


"Aku malu kak" ucap sandra menyembunyikan wajahnya di dada bidang bagas.


"Kau akan terbiasa, mulai lah belajar dari sekarang. Karena setelah kamu siap aku akan melamarmu" ucap bagas.


ucapan bagas mampu membuat jantung sandra berdegup dengan kencang.


"Aku juga mencintaimu kak" balas sandra malu- malu


"Sayang aku akan pulang besok jadi bisakah kita pergi jalan- jalan hari ini?" tanya bagas.


"Apa kau lama meninggalkan ku disini?" tanya sandra


"Hanya satu minggu ,aku tidak bisa berlama- lama tidak melihatmu" balas bagas


blusshhh...


dengan wajah merona karena malu sandra pun mengangguk dan langsung pergi ke kamarnya untuk berganti pakaian.


"Kita kemana kak?" tanya sandra ketika mereka sudah berada di dalam mobil


"Kamu akan tahu nanti sayang" ucap bagas menggenggam erat tangan sandra dengan satu tangannya sedangkan yang satunya sibuk pada setir kemudi.


Selang satu jam perjalanan tiba lah mereka di sebuah rumah yang tak asing bagi sandra.

__ADS_1


"Ini kan rumah oma" ucap sandra setelah keluar dari mobil


"Iya kamu masih mengingatnya?" ucap bagas


"Tentu saja, jika berkaitan denganmu akan selalu ku ingat" jawab sandra


Bayu tertawa mendengar kata yang keluar dari mulut kekasihnya, "Belajar gombal darimana tuan putri?" tanya bagas


"Darimu pangeranku" jawab sandra tidak mau kalah.


''Heii kalian, apa mau disitu sepanjang hari" teriak laki- laki tua yang baru saja membuka pintu. Bagas memang sudah mengabarinya akan menjenguk dua orang tua yang sangat di sayanginya itu.


''Opa...." teriak kedua nya dan memeluk laki- laki tua itu.


"Apa oma tidak dipeluk juga?" ucap oma.


"Tentu saja dipeluk " ucap bagas memeluk nenek tersayangnya.


"Apa kalian akan segera menikah?" tanya oma setelah mereka duduk di ruang keluarga.


"Tidak oma, kenapa oma membahas pernikahan?" tanya bagas


"Oma hanya ingin melihat cicit oma sebelum oma dipanggil" ucap oma dengan senyuman.


"Oma, oma pasti bisa melihat cicit oma, " ucap sandra lembut.


"Sayang, jika anak nakal ini membuatmu menangis adukan saja pada oma ,biar oma hukum dia" ucap oma.


"Kak bagas saangat baik oma, " jawab sandra


Merasa mendapat dukungan dari kekasih nya bagas tersenyum senang..


Setelah mengunjungi opa dan oma mereka memutuskan untuk makan siang di sebuah mall terbesar di kotanya


"Kamu pesan apa mu queen?" tanya bagas.


"Samakan saja kak" balas sandra.


tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yang tengah memperhatikannya dengan tatapan tidak suka.

__ADS_1


"Tunggu pembalasanku perempuan bodoh"


__ADS_2