AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
Episode 121


__ADS_3

Sandra bersandar di pintu yang bertuliskan UGD , ia masih menangis begitu menyakitkan melihat orang yang kita kasihi tak berdaya begitu lah perasaan sandra saat ini.


"Sandra, luka mu harus diobati" ucap nino datang setelah mendaftarkan bagas


"Tidak kak, aku ingin menunggui suamiku" jawab sandra


"Wajahmu sudah pucat kak, kau kehilangan banyak darah" jawab bayu dengan begitu khawatir.


"Dengarkan aku, di rumah ada axel dan alexa yang menunggu mu . Jika kalian berdua sakit siapa yang akan mengurus anak kembar itu?" ucap Nino.


Sandra menatap nino dan bayu bergantian, ia tahu jika anak nya sangat membutuhkan dirinya. Tapi ia sangat khawatir akan keselamatan suaminya.


"Baiklah tapi tolong jaga suamiku, kabari aku jika dokter sudah keluar" ucap sandra.


Nino mengangguk paham, bayu segera memapah kakak tersayangnya.


Satu jam lama nya belum juga terlihat dokter keluar dari ruangan UGD tempat bagas di tangani.


Sandra terlihat datang dengan memakai kursi roda dan memakai pakaian khas rumah sakit.


"Kenapa kau kemari?" tanya nino


"Apa kau lupa? suamiku ada di dalam" jawab sandra kembali menitikan air mata.

__ADS_1


"Bisa- bisa nya mulutku menanyakan hal itu'' batin nino merutuki kesalahannnya.


"Tidak bukan begitu,maksudku kenapa kamu tidak istirahat saja?" tanya nino dengan nada suara yang begitu lembut.


"Aku hanya ingin memastikan keadaan suamiku, setelah itu aku janji akan kembali ke kamarku" ucap sandra.


Tidak berselang lama seorang dokter keluar dengan raut wajah sedihnya.


"Keluarga tuan bagas" tanya dokter mia


"Saya dok" jawab sandra "Bagaimana keadaannya ?" tanya bayu.


"Mohon maaf ,tapi tuan bagas masih dalam kedaaan koma. Benturan pada kepala nya cukup keras tapi untungnya segera di bawa kemari. Untuk saat ini beliau masih bertahan tapi kami tidak bisa memastikannya" ucap dokter mia.


"Kami akan berusaha tuan" jawab dokter mia kembali masuk ke ruangan tempat bagas


Sandra menangis tersedu- sedu ,ingatannya kembali saat bagas melindungi dirinya dari pukulan nila hingga akhirny a bagas yang sudah lemas harus terkapar tak berdaya.


"Semua salahku, jika saja kak bagas tidak menolongku pasti aku yang berada di sana" ucap sandra lirih


"Ini bukan salah mu, ini karena ulah wanita itu" ucap nino


"Kak semangat lah demi si kembar,demi kak bagas. Kau juga harus membalas perbuatan wanita itu yang telah menyakiti suamimu" ucap bayu.

__ADS_1


Sandra menghapus air mata nya meskipun masih akan terjatuh kembali.


"Ya kau benar,aku harus ada untuk kedua anak ku. Aku juga harus memberi perhitungan pada orang orang yang telah menyakiti suamiku." ucap Sandra


kilatan dendam terlihat jelas di mata indahnya. Sandra yang biasanya lemah lembut terlihat begitu menakutkan saat ini.


Bayu mendorong kursi roda sandra dan membawa kakaknya ke pembaringan.


"Beristirahat lah, jika kau segera pulih maka secepatnya kau bisa membalasnya" ucap bayu


"Kau juga pulanglah, beristirahat lah dan tolong minta ibu elena menemani el dan juga al.


"Aku khawatir pada si kembar" ucap sandra lirih.


"Baiklah, aku akan pulang menjaga si kembar" jawab bayu.


Sedangkan nino masih duduk di depan ruangan bagas. Nino masih menunggu kabar terbaru dari bagas.


"Aku yakin ,sandra akan membalas kalian dengan hal yang membuat kalian menyesal telah lahir di dunia ini" gumam nino.


Up terakhir hari ini ya readers,lanjut besok siang ya


jangan lupa like,coment sama vote biar author semangat buat crazy upπŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™

__ADS_1


__ADS_2