AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
eps 82


__ADS_3

 


**flashback on**


 


"Selamat malam nyonya permana, maaf sebenarnya kau tidak bersalah. Tapi kau dan anakmu serta suamimu tercinta itu sudah membantu anak darii sahabatku hingga dia masih hidup sampai saat ini. Kau menganggap ku kejam? ya aku memang kejam ,karena anak bodoh itu masih memberikan aku kebebasan setelah semua yang aku lakukan padanya hahahah....


nyonya, kauu beristirahatlah di sana dan temui putrimu yang mirib dengan anak sialan itu. Aku tauu kau membantunya karena mirib dengan putrimu, aku akan membuat anak itu menderita pelan -pelan, aku pasti akan merebut perusahaan wijaya kembali


sekali lagi maafkan aku nyonya permana dan selamat jalan"Ucap laki- laki berpakaian perawat dengan kaca mata bulat tebal bertengger di hidungnya.


Laki- laki yang tak lain adalah billy hermawan, Begitu billy mendengar kabar bahwa mela masih dalam kondisi koma, billy segera menuju kota Z , Billy menggunakan jalur darat untuk sampai ke kota Z meski harus melalui waktu yang cukup lama.


 


*flashback off*


 


Roman dan mila mendengar kabar meninggalnya mela sangat terkejut, Meski tidak begitu akrab tapi mereka tahu berkat keluarga permana lah putrinya mampu terhindar dari kecelakaan pesawat naas tersebut.


"Cari tahu keberadaan citra sekarang juga, berikan laporan secepatnya" ucap sandra pada orang kepercayaannya melalui sambungan telepon.


"Kenapa kkakak mencari wanita itu?" tanya bayu


Bayu kini berada di kota Z untuk memberikan penghormatan terakhir untuk sosok ibu untuk kakaknya.


"Kelemahan dari hermawan ialah putrinya, untuk kali ini kakak tidak akan mentolerir perbuatannya pada mama mela. Akan ku perlihatkan kepada siapa dia ingin bermain." ucap sandra dengan pandangan menerawang.

__ADS_1


"Kak aku akan selalu berada di belakangmu untuk melindungimu dari laki- laki itu.


Dan urusan ayah kau tidak usah khawatir, aku akan menjelaskannya pada ayah" ucap bayu.


"Baik lah, aku mengampuni nya karena semua permintaan ayah . Karena ayah merasa bersalah dengan masa lalu, tapi kini?? dia malah membuat mama meninggal" ucap sandra lirih


"Harusnya aku tidak memberi ampun pada laki- laki itu. Ini salahku , semua karna aku bayuu" ucap sandra terisak.


"Kak semua sudah takdir, jangan menyalahkan dirimu. Ayo kita pergi ke rumah kak bagas. Sebentar lagi tante akan di antar ke peristirahatan terakhir nya." ucap bayu.


Pemakaman mela berjalan dengan lancar, Betran yang sangat terlihat sedih langsung masuk ke dalam kamarnya tanpa berbicara sepatah kata kata pun.


Ruangan keluarga bagas hening meskipun empat manusia berada di sana namun semua sibuk dengan fikiran masing- masing.


Bagas sangat merasa kehilangan hingga membuatnya larut dalam kesedihan.Nino menyadari jika suasana akan semakin membeku jika tidak ada yang memulai untuk berbicara.


"Aku masih menunggu informasi tentang citra" ucap sandra masih menunduk.


"Aku sudah melacak orang tua itu,dia sudah kembali ke kota B setelah perbuatannya itu" ucap nino


Bagas melirik sandra yang masih menunduk , bagas sangat membutuhkan dukungan dari sang kekasih hati . namun melihat sandra yang juga sedih membuat nya tak tega. Bagas pun menghampiri sandra dan mengangkat dagu sang kekasih dengna ibu jari dan telunjuknya.


"Jangan bersedih,mama jauh lebih bahagia di sana. mama bisa berkumpul bersama putri, mama akan sedih melihat mu menangis sayang" ucap bagas menatap manik mata sang kekasih.


"Kakak maaf kan aku" ucap sandra memeluk erat tubuh kekasih hatinya


Bagas membalas pelukan dari sandra karena memang dia sangat membutuhkan pelukan hangat dari orang terkasih.


"Kenapa meminta maaf hmm? " tanya bagas melembutkan suaranya.

__ADS_1


"Aku salah,karena aku mama meninggalkan mu dan papa kak. andai aku tidak bertemu denganmu mungkin mama masih hidup sekarang" ucap sandra menangis sesenggukan.


"Heii ingat lah sayang saat kamu datang kesini ,datang ke rumah ini karena permintaanku? aku lah yang membawa mu kemari dan ingat lah jika berkat dirimu mama mampu melewati masa sulitnya karena kehilangan putri. Itu pun dalam waktu kurang dari satu bulan. Jadi ini bukan salahmu, jika dulu kamu tidak datang,mungkin mama sudah pergi hari itu juga. Ini adalah takhdir mama,takhdir yang sempat tertunda karena hadirnya dirimu" ucap bagas menenangkan kekasih hatinya. Meskipun dia merasakan sesak di dada nya dia berusaha tetap tegar untuk mengembalikan semangat sang kekasih.


"Jangan menyalahkan dirimu okey?" ucap bagas menangkup kedua pipi kekasihnya yang sudah basah oleh air mata.


Sandra hanya mengangguk patuh layak nya seorang anak kecil. Rasa beruntung memiliki bagas sebagai kekasihnya, orang yang akan senantiasa menjaga nya sepenuh hati .


Tanpa mereka sadari sepasang mata sedang berdiri di belakang mereka, mata yang terlihat sayu akibat menangisi kepergian mela.


mata yang kembali menitikan air mata tat kala mendengar penuturan anak sulungnya yang kini sudah tumbuh dewasa.


Betran menyadari setelah mendengar perkataan bagas bahwa tak sepantasnya dia larut dalam kesedihan. Ini adalah takhdir hidupnya, takhdir cintanya bersama sang istri.


Mungkin saat ini istri dan putrinya tengah melihatnya dari surga , betran menatap langit- langit rumah nya berusaha meredam air mata yang keluar dari pelupuk mata nya.


Betran menghampiri calon menantu yang sangat di sayangi oleh mela.


"Nak.... "


"Papa/ om" jawab keempat orang itu serempak.


"Sandra,benar kata bagas nak. Ini bukan salahmu, jika kamu tidak datang mama mu mungkin sudah dari dulu meninggalkan papa. " ucap betran lirih


Sandra langsung berhamburan ke pelukan betran yang sudah dianggap ayahnya sendiri. menangisi kepergian mama mela yang diakibatkan oleh ulahh musuh keluarganya.


"Sandra janji akan membalas semuanya pa" ucap sandra di tengah- tengah tangisnya


"Lakukan apa yang menurutmu baik nak, papa sudah mengikhlaskan kepergian mama mu" ucap betran memaksakan senyum di bibir tuanya.

__ADS_1


__ADS_2