AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
Episode 127


__ADS_3

Sesudah sarapan pagi terlihat sandra berada di ruang kerja menanti Nino dan juga Bayu.


Sandra duduk dengan memainkan pulpen di jari tangannya. Sebelumnya sandra sudah meminta nino dan bayu menemui nya sebelum pergi ke kantor.


Tok..tokk...tokk


"Masuk"


"Ada apa kak kau memanggil kami?" tanya bayu yang duduk di sofa yang sudah disediakan diikuti nino.


"Aku hanya ingin berbicara sedikit serius pada kalian" ucap sandra dengan wajah datar.


"Kenapa wajahmu begitu serius?" tanga Bayu


"Diamlah" bisik nino


"Dengar aku hanya ingin penyelidikan soal Bem'S group dilakukan mulai saat ini. Aku sudah menghubungi reza dia sudah bisa menjalankan tugasnya. Dan aku sendiri juga akan turun tangan membantu mu.Jadi aku mau kau kak mengijinkan ku untuk bertindak mulai saat ini dan kau boy boleh membantu jika kau mau" ucap sandra dengan raut wajah serius.


"Tapi adik ipar masih belum sadar dia masih sangat membutuhkan mu" ucap nino merasa tidak enak jika sandra membantunya saat suami nya masih terbaring.


"Aku sudah merasa aman saat kak bagas di rawat di rumah saja. Dan aku juga sudah meminta ijin padanya untuk segera menyelesai kan kasus mu kak" jawab sandra.


"Baik lah" Nino hanya pasrah, ia tahu tidak mungkin untuk membantah sandra apa lagi raut wajah nya terlihat tidak bersahabat saat ini.


"Apa sudah ada sedikit petunjuk yang kau dapatkan kak?" tanya sandra


"Hanya sedikit, perusahaan itu berkembang di amerika dan nama baru nya belum terdeteksi sampai saat ini" ucap nino


"amerika? " ucap sandra mengulang nama negara yang mengingatkan nya pada sosok daniel mantan kekasihnya dan juga sahabat nya.


"Baiklah, semoga tuhan bemberkati kita dan tentunya almarhum ayah mu memberikan petunjuk agar pencarian ini lebih mudah lagi" ucap sandra mendapat anggukan dari dua laki- laki itu.


Siang hari Betran tiba di kediaman sandra, betran sangat khawatir dengan kondisi sang putra.


"Papa kau sudah sampai?" sapa sandra melihat sang mertua turun dari mobil .


"Nak,,, bagaimana kabarmu?" tanya betran memeluk menantunya.

__ADS_1


"Aku baik- baik saja pa, tapi kak bagas masih terbaring " jawab sandra menunduk


"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya betran


"Aku ceritakan di dalam pa, ayo masuk" ajak sandra.


Setelah mereka duduk , pelayan memberikan minuman dan beberapa cemilan sandra mulai menceritakan semua nya pada betran. Betran mengingat tentang kembaran mela yang memang sengaja mereka sembunyikan dari bagas dan yang lainnya.


"( betran menghela nafas panjang) Papa tidak menyangka dia akan kembali nekat, Dahulu nila selalu saja mengganggu mela, dia selalu merasa iri dan tersaingi padahal mela adalah gadis baik. Hingga papa berpacaran dengannya nila masih sering menggoda papa, dia tidak terima jika saudarinya mendapatkan papa yang berasal dari keluarga berada. Namun kedua kakek dan nenek bagas membantu papa hingga bisa menikah dengan mela tanpa hambatan dari nila . Di malam pernikahan kami Nila sangat marah, dia pergi entah kemana hingga besok nya ia pulang dini hari dengan keadaan mabuk . Kakek nya bagas sangat marah, tapi nila tak menanggapinya. Sebulan kemudian nila hamil dan dia tidak tahu siapa laki- laki yang menghamili nya. Kakek bagas terpaksa menikahkan nya dengan salah satu teman nya yang berada di luar negeri. Namun kami mendengar jika nila keguguran dan tak bisa memiliki anak lagi , dan itu karena dia masih selalu memaksa kembali ke tanah air untuk mengganggu kehidupan mela.


Sayangnya suaminya mampu membuat nya berhenti mengacau. Dan kami tidak pernah lagi mendengar kabarnya sejak saat itu." tutur betran .


"Papa tenang saja, dia tidak akan kembali lagi untuk membuat keluarga kita celaka" jawab sandra


"Apa dia dihukum mati?" tanya betran


"Aku mengirimnya ke negara mantan suaminya, aku dengar dia di ceraikan karena ketahuan kembali berulah" jawab sandra.


"Syukurlah, aku tidak tahu kenapa sifat mereka begitu jauh berbeda meski mereka terlahir kembar" ucap betran


"Itulah manusia pa, setiap orang pasti berbeda hati nya" jawab sandra


"Kak bagas ada di lantai dua pa, aku merawatnya di rumah bersama seorang dokter dan perawat" jawab sandra


"(Betran tersenyum) Bagas memang tidak salah memilih istri seperti mu nak" jawab betran beranjak menuju kamar rawat bagas.


Betran termenung melihat kondisi sang putra, mata terpejam dengan wajah yang pucat.


"Jagoan papa, bangunlah nak. Apa kamu tidak mau merawat papa di hari tua ku ini? apa kau akan pergi seperti adik dan mama mu? kau se tega itu nak?" ucap bet menitikan air mata melihat kondisi sang putra.


"Nak kai tahu anak mu sangat membutuhkan figur seorang ayah" ucap betran mengelap air mata nya .


"Aku sampai lupa melihat kedua cucu ku, sandra bisa bawa mereka kemari?" ucap nya pada sandra


"Baik pa"


Tak lama muncul sandra membawa dua stroler berwarna biru dan pink. Terlihat dua bayi yang begitu menggemaskan

__ADS_1


"Wah cantiknya,wajah kamu mirip sekali sama papamu nak" ucap betran mencium alexa


"Dan kamu begitu tampan, wajah mu mirip ibumu. Ahh tuhan begitu adil dengan membagi kemiripan di antara kalian" ucap betran mencium Axel.


"Kau lihat nak, cucu ku ini begitu lucu. Aku yakin saat kau sadar kau akan menyesal tidur terlalu lama karena melewatkan beberapa hari tanpa melihat si kembar" ucap betran


Sandra sesekali mengelap air mata nya yang jatuh tanpa permisi.


"pa ayo beristirahat lah, kamar papa sudah sandra siap kan" ajak sandra dan betran pun mengangguk.


Setelah si kembar tertidur dengan begitu pulas sandra mengambil laptop kesayangannya. Ia mulai menjelajahi sesuatu yang hanya ia yang tahu.


Sandra teringat akan daniel,


"Apa aku bertanya pada nya saja? aku rasa dia tahu sesuatu" gumam sandra.


Dengan ragu sandra mengambil ponsel nya dan memanggil nama daniel di ponselnya.


terdengar suara berat daniel di ujung telepon pertanda nomornya masih aktif.


Daniel:"Hallo"


Sandra:" Hallo daniel, apa kabar mu? apa aku mengganggu pekerjaan mu?"


Daniel:" Tidak sama sekali bi, aku baru saja tiba di indo"


Sandra:" Oh iya? kebetulan sekali ada yang ingin ku tanyakan pada mu. Hmm bisakah kita bertemu?"


Daniel:" Bisa dimana? aku akan pergi sekarang"


Sandra:" Bukan sekarang, istirahat lah dulu kau baru saja tiba . Besok saja bagaimana?"


Daniel:" Apa bisa di tunggu sampai besok?"


Sandra:" tentu saja, besok aku akan menghubungi mu"


Daniel:" Baiklah sampai bertemu besok"

__ADS_1


Sandra:" terimakasih daniel sampai besok"


Sandra merasa lega karena kebetulan daniel sedang berada di negara nya, ia yakin semuanya akan berjalan lancar dengan waktu yang singkat.


__ADS_2