
"ngapa tuh muka lo kusut gitu? " tanya asisten merry
"Lo inget gak sama Nino yang pernah nembak gue dulu? " tanya merry
"anak panti yang lo hina itu? " tanya asisten sekaligus sahabat merry setelah berfikir cukup lama.
"iya ternyata dia adalah Nino saudara nya Daniel" ucap merry dengan kesal
"What? Nino? mereka sama? " ucap asisten Lina dengan terkejut.
"Dan lo tau gak lin, tadi gue makan bareng sama dia dan gue minta maaf trus dia cuma bilang itu masa lalu" ucap merry
"maksudnya lo di tolak? " tanya Lina
"iya cuma Nino yang berani nolak gue, pokoknya lo harus atur gue tinggal lebih lama di negara ini " ucap merry
"what? gila lo udah di tolak mending lo pulang deh"
"Gak ada istilah penolakan di kampus hidup gue lin"
"Mer tapi kerjaan lo banyak, lo gak cuma harus urus perusahaan bokap lo aja tapi juga dunia modeling lo "
"Gue gak peduli pokoknya sebelum nino jatuh di pelukan gue, gue gak akan balik bila perlu gue pindah"
"keras kepala emang lo ya, oke gue akan atur semuanya"
"nah gitu dong, "
Di kediaman permana nino tidak terlihat saat makan malam. Bagas pun menanyakannya pada ibu elena tapi sepertinya nino lupa memberikan kabar pada anggota keluarga.
__ADS_1
"Coba kamu telpon Nino bay" ucap bagas.
"Ah baiklah kak " jawab bayu. Tak beberapa lama bayu kembali
"kak Nino sedang keluar kota, katanya tugas dadakan jadi lupa memberi kabar" ucap bayu
"Apa ada masalah? " tanya sandra
" entahlah tapi seperti nya semua baik- baik saja " jawab bayu
"Baik lah kita lanjutkan saja dulu makan malamnya, nanti kamu bisa menanyakan pada Nino kan sayang" ucap bagas tersenyum sandra juga membalas senyum manis sang istri.
Apartemen kawasan elit di pusat kota.
terlihat sandra ditemani reza dan kiara sudah berdiri di salah satu unit apartemen di lantai 25 beberapa kali reza menekan bel apartemen itu namun belum juga terlihat sang penghuni beranjak untuk membuka pintu hingga hampir tiga puluh menit akhirnya pintu itu terbuka.
dengan penampilan masih acak - acakan dan pakaian tidur yang melekat di tubuh Nino ia membuka pintu dengan sedikit mata terpejam.
"Apa ada penjelasan? " tanya sandra menatap tajam Nino
"Masuklah, akan ku jelaskan" ucap nino dengan senyum tipisnya.
kini sandra dan Nino sudah berada di balkon apartemennya. Mereka duduk berdua menikmati udara pagi perkotaan.
"Kenapa kak? " tanya sandra
"Aku bertemu dengannya, dia datang lagi" jawab Nino memandang lurus ke depan
"Siapa? " tanya sandra
__ADS_1
"Dia wanita masa lalu ku " jawab Nino.
Nino menceritakan semua nya pada sandra hingga membuat laki- laki dewasa itu memilih tinggal di apartemennya dari pada pulang ke rumah keluarga besar itu.
"Aku tidak tahu maksudnya baik atau buruk tapi saran ku berhati- hati lah kak" ucap sandra
"Aku sudah tidak mempunyai rasa apa pun padanya jadi untuk apa aku berhati- hati? '' tanya Nino
" Bukan tentang rasa, tapi tentang bahaya yang bisa diciptakan oleh orang masalalumu" jawab sandra
"Ah ya aku mengerti " jawab Nino
"Besok aku akan ke kampung bersama si kembar, kami akan berlibur selama seminggu urusan kantor sudah ku serahkan pada reza dan kiara aku harap kakak bisa membantu mereka. " ucap sandra
"Baiklah, sampaikan salam ku pada alexa ku. Aku belum bisa pulang ke rumah, aku masih ingin memperbaiki perasaan ku" ucap Nino
"Ya akan akan ku sampaikan, dan jangan terlalu larut dalam masa lalu mu kak. Minta lah bantuan padaku jika kau perlu" ucap sandra tersenyum.
Nino pun membalas senyum sandra.
"Sudah lama kita tidak berbicara berdua seperti ini" ucap Nino
"Aku terlalu sibuk hingga tidak mempunyai waktu untukmu kak, maafkan aku" ucap sandra
"Bukan bukan seperti itu, sudahlah jangan dibahas. Nikmatilah liburanmu ingat bawakan aku oleh oleh" ucap Nino
"akan ku bawakan kau calon istri yang baik " jawab sandra tertawa
"Aku percaya padamu" jawab nino yang juga ikut tertawa.
__ADS_1
jangan lupa dukung author ya😊