AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
eps 44


__ADS_3

"Bayuu....." Ucap keduanya bersamaan


Namun yang dipanggil hanya diam memandang dengan tatapan penuh kecewa.


Dengan keadaan yang masih lemah mila memaksakan untuk bangun ,rasa bahagia menyelimuti hati seorang ibu melihat anak- anaknya yang dirindukan berada tepat di hadapannya.


"Bayuuu ,,,,kauu masih hidup nak" ucap mila gemetar menahan isakan tangisnya.


"Iya aku masih hidup,,, Karena aku masih memiliki seorang kakak yang sangat menyayangiku" ucap bayu dengan datar.


"Dia benar sandra? laluu yang meninggal?" tanya mila tidak percaya


"Seseorang memaksa ku untuk membatalkan niat ku pergi hari itu. Mungkin tuhan masih menyayangiku sehingga mengirim seorang malaikat untukku" ucap sandra.


Roman hanya diam menyimak setiap kata yang keluar dari kedua anaknya. Sungguh seperti mimpi dapat melihat kedua anaknya.


terutama anak yang telah diusirnya dan dinyatakan mengalami kecelakaan pesawat.


Beberapa saat suasana hening...


"Apa kalian bersekongkol untuk menipu orang tua kalian sendiri?" tanya roman memecah keheningan.


Bayu sangat kesal dengan pertanyaan dari ayahnya. Bagaimana bisa ayahnya berfikir seperti itu pada kakaknya


"Maaf tuan,,, saya hanya melindungi adik saya satu- satu nya dari percobaan pembunuhan. jika anda masih memikirkan saya bersekongkoh itu hak anda,tapi saya rasa tidak ada untungnya untuk saya" ucap sandra tegas


"Bisa saja kau memprovokasi bayu agar bisa membalaskan dendammu padaku, dan menguasai hartaku" ucap roman dengan angkuh


Nino yang mendengar ucapan roman tiba- tiba tertawa terbahak- bahak. Merasa lucu jika sang bos besar menginginkan harta yang seujung jari seperti milik roman.


Roman merasa kesal karena ditertawakan oleh Nino sedangkan sandra sudah menduga jika asistennya tidak akan mampu mengontrol dirinya.


"Diam kau,,, kenap kau tertawa?" ucap roman dengan sinis

__ADS_1


"Heii tuan,,, berkaca lah sebelum berbicara . Mana mungkin bos kami menginginkan hartamu yang tidak seberapa itu dan kini kau tahu bahwa kau hanya seorang gelandangan bahkan rumah kau tidak punya tuan" ucap nino berusaha memberhentikan tawanya.


"Apa maksudmu?" ucap roman dengan marah


Ketika nino ingin menjawab sandra sudah mengangkat tangan tanda untuk nino diam. Seketika nino membungkam mulutnya.


"Ayah sadarlahh...kau hampir mati tenggelam kemarin. kakak menolongmu dan kau masih berburuk sangka padanya? Astaga...... manusia macam apa kau ini? " ucap bayu dengan emosi


"Dia menolongku?" ucap roman


"Kenapa kau menolong kami?" kata - kata itu keluuar begitu saja dari mulut roman.


"Karena aku manusia yang punya hati,,,, saya menolong anda karena saya masih memiliki rasa kemanusiaaan" ucap sandra.


Roman terdiam dengan berjuta pertanyaan di dalam benaknya.


Rasa tak percaya akan sosok sandra yang berdiri di depannya. Gadis bodoh yang di usir hanya membawa koper kecil di tangannya. Dan sekarang mampu berdiri dengan dampingan seorang asisten yang memanggilnya bos, pakaian yang digunakan sandra pun bukan barang yang murah .


"Lalu dimana citra? apa dia mengalami hal yang sama seperti kami? " tanya mila penuh kekhawatiran.


"jaga ucapanmu bayu, dia masih istrimu" ucap mila


"Aku akan segera menceraikannya, " ucap bayu


"Jangan bodoh, citra itu gadis sempurna yang pantas mendampingimu. Selama kau bersembunyi dia lah yang mengelola perusahaan. Dan sekarang kau ingin menceraikannya?" bentak roman


"Buka matamu ayah, dia wanita licik'ucap bayu


"Ini semua pasti ulahmu sandra, kau yang mempengaruhi adikmu kan? dasar perempuan pembawa sial, kau selalu saja menghalangi setiap usahaku" ucap roman penuh amarah.


"Tuan roman , tangan anda masih tertempel jarum infus saja anda begitu angkuh. Tapi sudahlah ,itu memang karaktermu kan. Aku memang perempuan tapii ingat satu hal. Jangan pernah meremehkan ku tuan" ucap sandra .


Mencoba tegar setelah mendengar kata- kata yang menusuk hatinya , Sandra tak ingin terlihat lemah dihadapan roman . Meski hati nya hancur kembali .

__ADS_1


Nino yang selalu paham kondisi bosny pun mengajak sandra untuk pergi. Nino tidak tahan menyaksikan kata- kata kasar roman untuk sandra.


Sungguh orang yang gelap mata , terlalu tamak sehingga dengan lantang memaki darah dagingnya sendiri.


"Bos... sebaiknya kita pergi dari sini. Satu jam lagi ada meeting bersama tuan daniel" ucap nino


"Aku hampir melupakannya.Baiklah kita pergi, Bayu kau bisa ikut meeting hari ini?" ucapnya.


"Tentu kak, ayo kita pergi" ucap bayu.


merek bertiga berjalan keluar tanpa ijin kepada roman dan mila.Tepat di pintu keluar sandra menatap kembali orang tuanya.


"Tuan toman, jika anda ingin tahu yang sebenarnya. Setelah keluar dari sini kau bisa melihat sendiri menantumu. Tapi aku sarankan kau harus memantau dari jarak jjauh agar kesehatan jantungmu tidak bermasalah. dan satu lagi jika kau ingin menyelidiki nya aku sudah menyediakan pengawal yang akan berjaga di depan pintu untuk mengantarmu melihat kebenaran" ucap sandra .setelah mengatakan itu sandra pergi tanpa menoleh .


.


.


.


.


.


.


.


hollaaa readers.....


jangan lupa tinggalkan jejak yaa


like , coment and vote yang banyak...

__ADS_1


salam manissss dari authorr


happy reading 😍😍😍😍😍😍


__ADS_2