AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
eps 58


__ADS_3

tok...


tokk...


tokkk....


Suara ketukan pintu kamar yang berulang kali mampu mengusik si empunya yang sedang terlelap dalam mimpi indahnya. Dengan perasaan kesal sandra membuka kedua matanya untuk membuka pintu.


"Siapa yang berani mengusik tidur ku? Apa Bayu dan Nino lupa aku kemarin bergadang? Bahkan aku baru memejamkan mata sebentar saja" ucap sandra dengan kesal.


Dengan mata yang masih setengah terpejam dan rambut yang acak- acakan seperti singa sandra membuka pintu kamarnya yang terus saja di ketuk dari luar.


Ceklekk


"Ada apa sihh pagi- pagii" tanya sandra sambil menarik knop pintu tanpa membuka matanya.


"Surprise ......" suara yang sangat dirindukan sandra mampu membuat matanya terbuka lebar dalam hitungan detik


"aaaaa.... kakak


Aku merindukanmu saangat merindukanmu" ucap sandra dengan mendekap tubuh tegap yang berdiri di depan pintu kamarnya memegang sebuket bunga mawar merah kesukaan sandra di tangan nya.


"Aku juga merindukanmu my queen" ucap laki- laki yang tak lain adalah bagas.


Setelah sandra menelpon nya kemarin Bagas dengan segera menghubungi Nino untuk menanyakan apa yang terjadi pada sandra.


***flashback on***


"hallo" jawab suara di sebrang telpon


"*hallo nino,apa kau sedang sibuk?"


"tidak tuan,saya sedang bersantai* "jawab nino


"Apa telah terjadi sesuatu pada nya?"


"*seperti dugaanmu tuan"


"Apa yang terjadi?"


"Keluarga si kudanil menentang hubungan mereka karena yang mereka tahu sandra hanya gadis biasa yang mendapat bea siswa ketika kuliah dahulu"


"Lalu? "


"Kudanil juga tidak bisa membela karena ibunya yang mengancam, sebaiknya kau gunakan kesempatan ini untuk mendekatinya tuan. Aku tahu saat ini suasana hati sandra tengah tidak baik- baik saja"

__ADS_1


"Baik,,,terimakasih nino . Kau terbaik*"


Belum sempat nino menjawab pujian dari Bagas panggilan itu sudah di matikan sepihak oleh bagas.


"Dasar boss sialan,, sudah di berikan informasi yang begitu penting malah menutup panggilan seenaknya" gerutu Nino memandangi layar ponselnya.


***Flashback off***.


"Kapan kakak sampai ? kenapa tak menghubungiku? Aku bisa menjemputmu di bandara kak" tanya sandra


"Aku sengaja membuat kejutan untukmu" jawab bagas. Bagas yang sangat senang mendapat sambutan hangat dari gadis pujaannya tak henti - hentinya tersenyum.


"Apa kalian akan berpelukan hingga besok?" kata- kata Bayu sontak mengagetkan mereka berdua dan dengan terpaksa mengakhiri moment pelukan di pagi hari.


"Maaf kak, saking senang nya aku jadi memelukmu" ucap sandra dengan malu- malu.


"Aku malah senang di sambut dengan pelukan olehmu" jawab Bagas dengan tetap tersenyum


"hemmm" Lagi- lagi Bayu berdehem untuk mengingatkan dua insan yang sedang melepas rindu itu.


"Aku mandi dulu ya" ucap sandra


"ini untukmu sandra" Ucap bagas dengan menyerahkan buket bunga mawar merah seratus tangkai itu pada sandra.


"Cantik sekali,terimakasih kak" ucap sandra seraya kembali menutup pintu kamarnya.


"Apa kau sudah mulai menyukai nya?" tanya bayu pada teman nya bagas.


"Sudah dari dulu, tapi aku terlalu takut mengungkapnya. Kali ini aku akan berjuang untuknya" ucap bagas dengan tatapan fokus pada pintu kamar sandra yang tertutup.


"Aku mendukung mu jika kau mampu membahagiakannya,tapi jika kau menyakitinya seujung jari saja akan ku pastikan kepalamu berpindah tempat" ucap bayu santai.


"Itu tidak akan pernah terjadii" ucap bagas dengan memeluk calon adik ipar yang sudah memberikan lampu hijau untuknya.


"Aku harus berterimakasih pada asisten konyol itu, Ini semua berkat dia" batin bagas.


Nino yang baru saja keluar dari kamarnya langsung menuju dapur untuk mengambil air minum.


Dengan segera nino menuangkan air putih pada gelas kaca yang sudah tersedia .


Saat akan meminumnya tiba- tiba pundaknya di tepuk oleh seseorang membuat Nino seketika menoleh tanpa mengingat niat nya untuk minum


"Astaga Aku hanya berniat membantunya kenapa aku jadi berhalusinasi?" ucap Nino dengan mengucek kedua matanya.


"Wahhh masih ada,,,,, Apa aku benar- benar berhalusinasi??? " ucap nino lagi.

__ADS_1


"heii bodoh,,, ini aku bagas. Kenapa kau bilang berhalusinasi? " tanya bagas .


"Hahhhh? kau kah ini tuan? Kenapa kau bisa disini? Jadi kau ini nyata? " tanya nino sembari mencubit lengan kekar bagas.


"shiiit.... sakit Nino" ucap bagas mengusap bekas cubitan nino


"Ternyata Kau sungguh nyata dan sungguh cepat bertindak" ucap Nino dengan tertawa.


"Aku tidak akan kehilangan untuk yang kedua kalinya" ucap bagas penuh percaya diri.


"Aku mendukungmu tuan" ucap nino yang kini sudah sadar 100% akan hadirnya bagas di rumah besar itu.


"Nino ,,, jangan panggil aku tuan. Panggil namaku saja, kau adalah temanku" ucao bagas. Nino yang tiba- tiba menjadi LoLa pun hanya diam tanpa menjawab. Fikirannya masih sibuk mencerna setiap kata yang diucapkan bagas.


"Apa kau tidak mau menjadi temanku no?" tanya bagas


"Tuan serius ingin berteman dengan ku?"tanya nino


''bahkan jika kau mau ,, kau boleh menganggap ku kakakmu" ucao bagas.


"sungguh??" tanya nino. Nino merasa senang bisa dekat dengan keluarga baik seperti sandra dan bagas. Sifat mereka yang tak jauh berbeda sama- sama murah hati dan sangat menghargai orang lain. meskipun terkadang bagas memiliki sifat kekanakan .


Mereka berdua pun berpelukan sebagai tanda kekeluargaan . Nino merasa terharu,impiannya untuk memiliki sebuah keluarga pun sudah terkabulkan.


"*Terimakasih tuhan, sungguh indah rencanamu. Dari hanya seorang yatim piatu kau memberiku sebuah prestasi hingga aku mampu bersekolah dan bertemu sandra yang menganggapku kakaknya dan kini aku menemukan sosok kakak yang sangat tampan tapi masih lebih tampan diriku" batin nino.


.


.


.


.


**haiii readers....


maaf yaa author gak sempet up paginya karena masih ada kesibukan sedikit.


malam ini cuma satu episode aja ya. kita lanjut besok diusahaakan crazy up yaaa beb😍😍😍😍


jangan lupa like,coment sama vote yang banyak ya ,,,


kalo like ,coment sama vote banyak author bakalan crazy up tiap hari dehhh V


salam hangat dari authorπŸ˜‡

__ADS_1


and happy reading 😍😍😍😍***


__ADS_2