AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
Episode 124


__ADS_3

"Dan untukmu nona Crystine , Apa aku pernah menyinggung mu hingga kau berbuat seperti ini? Seingat kuu kau datang mengambil daniel dariku karena ibu daniel lebih memandangmu saat itu lalu aku pergi dan ku serahkan daniel padamu.


Kau menghinaku, kau mencelakai ku hingga nino terluka lalu sekarang kau ingin mengambil suamiku? bahkan kau ingin menyentuh suamiku? ohh nona ayo lah kenapa kau begitu membenciku? Kau tahu akibat dari perbuatanmu? Semoga kau tidak akan pernah menyesal" ucap sandra.


Kedua wanita itu hanya bisa menangis, menyesal pun terasa tak berguna.


"Maafkan aku, aku sungguh tidak berniat membuat bagas sampai terluka parah" ucap nila lirih.


"Tapi nyatanya kau membuatnya koma nyonya nila" jawab sandra dengan menekankan kata koma.


"Reina bawakan mereka makanan dan juga minuman" ucap sandra membuat dua wanita itu tersenyum senang,rasa laparnya setelah berhari- hari akan terobati


"Benarkah kau memberi kami makan?" tanya crys


"Tentu saja, aku masih punya hati nurani tidak seperti kalian" jawab sandra.


Nino dan bayu tampak bingung, kenapa sandra harus memberi musuh mereka makanan, bukan kah bagus jika mereka mati kelaparan.


Tapi sandra justru tersenyum melihat kedua wanita itu dengan lahap menghabiskan makanan yang di beri Reina.


Dalam sekejap mata makanan itu sudah lenyap , bahkan tak tersisa sebutir nasi pun di piring mereka.

__ADS_1


''Bagaimana apa makanannya enak?" tanya sandra


"Terimakasih , terimakasih banyak makanannya sungguh lezat" jawab mereka berdua.


"Baguslah, Aku senang mendengarnya " jawab Sandra enteng.


"San apa yang kau rencanakan? kenapa malah berbaik hati memberi ular itu makanan?" tanya nino berbisik


"Tunggu saja kak, aku sudah membuat rencana" jawab sandra.


Tidak berselang lama,kedua wanita itu terlihat kepanasan. Mereka merasa gelisah hingga keringat dingin tiba- tiba membasahi mereka.


"Apa yang kau lakukan? kau menaruh obat sialan itu lagi?'' ucap crys secara terbata mengingat obat perangsang yang hendak ia beri pada bagas justru sandra berikan padanya .


"Jangan tolong..." teriak nila


Mereka menarii menahan gejolak pada dirinya, pakaian mereka sudah mereka robek satu persatu. Suara jeritan minta tolong pun terdengar bersahutan.


Sandra menikmati nya dengan duduk manis , bayu dan nino pun bergidik melihat dua wanita yang hampir tanpa busana.


Tak lama kemudian , datang pengawal berbadan besar lalu menarik paksa dua wanita itu menuju sebuah kamar di ujung ruangan, tampak di dalam kamar itu terdapat sebuah jeruji besi berbentuk kotak.

__ADS_1


Dua wanita tanpa busana itu sudah di masukan ke dalam jeruji besi itu, mereka masih menjerit- jerit meminta bantuan namun tak satu pun yang mau mendekatinya.


Hingga kuku- kuku mereka malah melukai dirinya sendiri karena gairahnya tak tersalurkan.


"Kenapa kau membuat kami begini" ucap nila terbata bahkan hampir tak bersuara.


"Aku tidak mau membalas perbuatan kalian dengan menyakiti kalian secara langsung dengan mengotori tanganku apa lagi membunuh kalian itu terlalu mudah untuk kalian" ucap sandra


Tubuh mereka kini di penuhi dengan luka goresan kuku yang dibuat oleh mereka sendiri, bayu bergidik ngeri membayangkan betapa perih tubuh mereka saat ini.


Reina datang kembali membawa sebuah kotak yang berisi obat- obatan dan juga jarum suntik. Sebenarnya sandra tak pernah berniat sampai menyiksa lawannya sampai seperti itu namun lawan nya kali ini sungguh membuatnya marah.


Sandra masuk ke kota besi itu sambil membawa jarus suntik dan sebotol kecil obat ,tangan nya sudah ia lapisi sarung .


"Kalian akan merasa tenang sekarang" ucap sandra.


Suntikan ia berikan pada wanita itu satu persatu, Mereka berdua hanya bisa pasrah menerima suntikan itu. Gairah tak tersalurkan membuat tenaga mereka hampir habis.


Setelah selesai menjadi dokter suntik sandra keluar tentunya kembali mengunci kotak besi itu.


"Ina ,berikan suntikan itu besok pagi. Aku akan menjenguk suamiku dulu sekarang" ucap sandra meninggalkan markas.

__ADS_1


Bayu hanya diam menatap kakaknya , ia merasa kakaknya yang selama ini lemah lembut dan penyayang bisa berubah menjadi iblis yang menakutkan.


__ADS_2