AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
episode 141


__ADS_3

Hingga pagi hari sandra maupun nino tidak memejam kan mata mereka. Sandra masih merasa bersalah karena meninggalkan bagas sendirian di rumah dan diri nya malah bersenang- senang.


Drt...drt...


ponsel nino bergetar, sebuah panggilan video dari reza membuka pagi nya.


Nino: " ADa apa?"


Reza: " apa tuan tidak merindukan ku? "


Nino:" menyebalkan, akan ku tutup telpon nya"


Reza:'' Tunggu dulu, saya mau laporan tuan ๐Ÿ˜"


Nino mendekati sandra seraya berbisik .


Sandra pun ikut duduk di sofa bersama nino , mereka berdua sudah tidak sabar menanti informasi dari negara tempat billy di asingkan.


Sandra:" katakan"


Reza:" Bos ternyata tuan roman dan nyonya mila di sekap di rumah tuan billy, termasuk istri dan anak nya juga di sekap di dalam ruangan bawah tanah. Billy keluar dari tempat itu dengan memalsukan identitas menggunakan identitas tuan roman. Pengawal kita terkecoh karena tuan roman memberi pesan untuk mereka berlibur satu hari . Tuan roman juga berpesan dia akan menginap di sini untuk beberapa hari. Dan di pastikan pesan itu dari billy"


Sandra: " Licikkk, lalu bagaimana keadaan orang tua ku?


Reza:" mereka baik- baik saja boss"


Sandra:" baiklah, lakukan lah hukuman pada nya sesuai rencana''


Panggilan di akhiri , sandra menyandarkan tubuh nya dengan menghela nafas berat.


"Aku sangat merindukan el dan juga al" ucap nya lirih


"Pulang lah, aku yang akan menjaga bagas untukmu" ucap nino

__ADS_1


"Tidak kak, aku tidak akan meninggalkan nya lagi. Sebaiknya kau pulang lah, dan tolong lihat si kembar. Kau juga harus segera menyelesaikan masalah mu kak" ucap sandra


"Tapi kau belum sempat tidur" bantah nino


"Aku akan tidur si sebelah bagas" jawab sandra


Nino mengalah, ia pun pergi untuk melihat si kembar dan menemui daniel .


Sandra menatap wajah sang suami yang sudah tidak pucat lagi,


"Kau tidak pucat lagi hubby, kau harus segera pulih'' ucap sandra mengecup kening bagas .


Sandra tertidur dengan posisi duduk nya, tangannya terus menggenggam jemari bagas.


Bagas membuka mata nya perlahan, ia mengamati tempatnya bukan lah tempat kemarin ia di sekap.


"Apa aku di rumah sakit?" batinnya masih menatap langit- langit kamar putih itu,lalu matanya menatap sosok istri yang dia rindukan


"Kau masih saja suka mendengkur" ucap bagas tersenyum. Bagas membelai lembut rambut sandra membuat sandra menggeliat.


Terkejut ....


Sandra sangat terkejut melihat bagas membuka mata nya, hal yang di nantikan selama berbulan bulan lama nya.


"Kk..kk..kauu? kau bangun? kau membuka mata mu? ohhh suamiku....." sandra menangis haru dan langsung memeluk bagas.


"Heii kenapa kau menangis? aku baik - baik saja'' ucap bagas.


"Kau sungguh membuat ku kehilangan dunia ku, kau lebih nyaman dengan mimpi mu dari pada diriku dan anak- anak kita" ucap sandra


"Aku hanya tidur sebentar sayang" jawab bagas.


"Hubby, kau bilang sebentar? sudah hampir delapan bulan kau tertidur seperti pangeran tidur tapi sayangnya berapa kali pun aku menciumu kau tidak terbangun juga"

__ADS_1


"Apa??? istriku... aku ingat kemarin aku terbangun di sebuah ruangan. Dan seseorang berkata belum saat nya kau terbangun jadi mana mungkin aku tidur selama itu" jawab bagas.


"suamiku, coba ingat kejadian saat kau di culik oleh tantemu. Apa kau mengingatnya?" ucap sandra.


Lama bagas terdiam , memikirkan kejadian yang di rasa baru kemarin.


"Iya aku ingat , tapi aku tidak mengingat apa pun setelah kau datang" jawab bagas terlihat bingung.


Sandra pun menjelaskan semua nya sedetail mungkin hingga bagas terkejut dibuatnya.


"Kenapa aku tertidur selama itu? lalu bagaimana dengan anak- anak kita?" tanya bagas.


"Mereka sangat pintar, bahkan mereka sekarang sudah belajar berdiri." jawab sandra.


Bagas memeluk tubuh sang istri ddengan penuh kerinduan dan kasih sayang.


"Maafkan aku, kau nampak lebih kurus" ucap bagas.


"Kau tidak bersalah, takhdir lah yang membuat kita dalam posisi itu" jawab sandra


Sandra mencium lembut bibir sang suami , bagas pun yang memang merindukannya tak menolak nya.


Namun...


"Aku kembali...." teriak nino


Dengan menahan malu sandra melepas ciuman nya dengan bagas.


Nino tahu sedang membuat kesalahan namun ia sangat senang melihat bagas membuka mata kembali.


"Ohh tuhan, kau sadar adik ipar? terimakasih tuhan" ucap nino memeluk bagas tanpa menghiraukan keberadaan sandra.


"Kau tahu aku sangat merindukanmu" ucap nino

__ADS_1


"Heii... dia suamiku" ucap sandra


"Dasar pelit, " ucap nino seraya pergi menuju sofa yang disediakan.


__ADS_2