
"Apa aku harus mengatakannya padamu sekarang? Aku takut akan penolakanmu,Bagaimana pun kau baru saja mengalami hal yang sulit . Tapi aku tidak ingin kehilangan kesempatan lagi"
Lamunan Bagas sembari melihat sebuah cincin di dalam kotak kecil berwarna merah buyar ketika sebuah ketukan yang terus menerus mengganggu nya.
Dengan malas nya Bagas menghampiri pintu apartemennya dan membuka pintu untuk tamu yang tak diundangnya.
Terlihat senyuman mengembang dari seorang Nino kepada bagas,dengan sedikit kesal Bagas langsung masuk tanpa menghiraukan sang tamu.
"Heii kakak ,apa kau tidak mempersilahkan adikmu ini untuk masuk? " tanya Nino dengan sedikit kesal
"Kau punya kaki" ucap Bagas singkat.
"Ckkk,,,,,. kalau sedang galau jangan bawa- bawa diriku " jawab Nino cepat.
"Siapa yang galau, Aku bukan ABG lagi" jawab Bagas mengelak.
Seketika tawa Nino pecah mendengar perkataan Bagas.
"Kau bukan ABG tapi bujang lapuk " ucap Nino dengan suara keras sembari tertawa terbahak- bahak.
"Kau hanya berbeda beberapa tahun dariku bodoh" ucap Bagas tak mau kalah.
"Oke kakak ku yang sedang galau, Apa aku bisa mendengarkan kegundahan hatimu?" tanya Nino dengan menahan tawa.
"Baiklah jika kau memaksa aku akan bercerita"
"Aku tidak memaksa"
"Kau memaksa"
"Terserah lahhh"
"Aku ingin menyatakan perasaanku padanya, Bagaimana menurutmu?" tanya Bagas
Lama Nino terdiam seakan mencari jawaban yang tepat .
"Lebih cepat lebih baik" jawaban yang singkat
"Aku takut dia menolakku" ucap bagas lirih
"Coba saja dulu, Aku yakin dia tak akan berkata yang berlebihan"ucap Nino.
"Aku akan membantu menyiapkan Dinner romantis untukmu dan sandra bagaimana?" tanya Nino dengan senyumnya.
"Ide bagus"
****************************************
Sementara itu di kediaman Sandra kini terlihat kakak beradik itu tengah menikmati pemandangan taman belakang rumahnya sambil bersenda gurau .
"Kak apa aku boleh bertanya?" tanya Bayu
"Tentu boy" jawabnya
''Kau menyayangiku?" tanya bayu lagi
"Tentu saja, kenapa kau bertanya seperrti itu?" sandra balik bertanya.
"Aku ingin memberikan pertanyaan satu lagi,tapi kau harus menjawab jujur dan ku harap jawabannya tak mengecewakanku" ucap bayu.
"Iya boy" jawab sandra singkat.
__ADS_1
"Apa kau menyukai kak Bagas? Bagaimana jika seandainya kak Bagas melamarmu hari ini?" tanya bayu.
Bayu yang sudah tau rencana dinner itu dari pesan singkat yang di kirim Nino pun merasa senang tapi dia juga takut kakaknya akan merasakan luka itu kembali.
"Kenapa kau bertanya seperti itu?" tanya sandra menatap serius adiknya.
"Aku hanya ingin kau melupakan sakit hati yang di torehkan laki- laki itu padamu kak, Kak bagas juga orang yang baik, dia pernah membantuku, Dia juga yang membuat kakak tidak jadi menaiki pesawat yang hampir mencelakai kakak dia juga dengan setia menjagamu" ucap bayu
Seketika sandra diam dengan mencerna setiap kata yang bayu katakan.
"Kak bagas ? Dia memang terlalu baik, Aku pun merasa senang saat bersamanya apa mungkin aku menyukainya? seperti apa rasa jatuh cinta itu? aku hanya tau rasa kecewa selama ini. huuhhhhh menjadi dewasa sangatlah sulit" batin sandra.
"Akan ku fikirkan " jawab sandra.
"Aku hanya ingin yang terbaik kak, aku tidak mau laki- laki itu akan mengganggu mu lagi " ucap bayi sembari memegang lembut tangan kakaknya.
"Kau harta ku yang paling berharga,Sudah cukup derita yang selama ini kau terima kak, sekarang waktunya kau memikirkan masa depanmu" lanjut bayu
"Lalu setelah aku menemukan orang itu, Apa kau juga akan mencari kebahagiaanmu?" kini sandra yang bertanya.
"Tentu saja kak, Aku ini Duda yang tampan dan masih muda jadi tidak akan sulit " jawab bayu dengan bangga. Meskipun terselip kesedihan di dalam hati nya ketika mengingat kehidupannya kedepan.
"Cihhh percaya diri sekali " ucap sandra dan akhirnya mereka tertawa bersama.
kringggg....
Deringan pertama ponsel nya sandra langsung mengangkat panggilan dari Bagas .
"Ya hallo kak"
"Hallo cantik, apa kau sedang sibuk?"
"Tidak kak, Ada apa kau menelponku? Apa kakk tidak kemari?"
"Apa kak? kau ingin apa?"
"Aku ingin mengajakmu makan malam diluar"
Degg...
"Malam ini?"
"tentu saja ,apa kau tidak bisa?"
"Aku bisa kak, dimana?"
"Aku akan menjemputmu jam 07.30 "
"Baiklah"
Panggilan suara yang singkat karena kecanggungan dari bagas, sungguh dia merasa sangat gugup hari ini. Meskipun Nino sudah memberikan dukungan tetap saja Bagas merasa gugup akan hal itu.
"sial kenapa rasanya seperti ini? ya tuhan jika sudah saatnya aku mengakhiri masa jomblo ini ku harap kau mempermudah segalanya" ucapan doa bagas .
Tepat jam 07.30 Bagas terlihat tiba di rumah sandra dengan memakai pakaian santai Namun tetap terlihat sangat memukau.
Terlihat Sandra sanga cantik dengan balutan gaun berwarna putih selutut dengan memamerkan leher jenjangnya.
"Sudah siap tuan putri?" tanya bagas dengan senyum manisnya. Senyum yang mampu meluluhkan siapa saja yang melihatnya.
"Sudah kak, Ayo" jawab sandra.
__ADS_1
"Bayu dimana?" tanya bagas
"Dia sedang bersama Nino tadi aku sudah meminta ijin pada mereka" jawab sandra
Kini mereka sudah melaju menuju restaurant yang telah disiap kan oleh Nino. Suasana pun seketika menjadi canggung hanya suara mesin mobil yang terdengar memecah Jalanan yang terlihat ramai.
Sebuah ruangan khusus namun terlihat gelap. Tidak ada penerangan sedikitpun. disana.
"Kak kenapa gelap? Aku takut gelap" ucap sandra dengan suara pelan
"Tenang saja ,Aku ada di sampingmu" jawab Bagas dengan menggenggam tangan sandra dengan erat.
Tak lama kemudian lampu tiba- tiba menyala dan terlihat sebuah Ruangan yang di penuhi kelopak bunga mawar merah bertebaran dan membentuk sebuah Hati.
Entah dari mana Bagas sudah memegang sebuket bunga mawar merah yang berjumlah 99 tangkai
"Wow ini semua kau yang menyiapkan?" tanya sandra terpukau akan indahnya dekorasi ruangan itu.
"Dibantu seseorang, Ini untukmu" jawab bagas dengan memberikan buket itu pada sandra .
Acara makan malam pun berjalan lancar dengan senyum mengembang pada kedua manusia itu.
"Sandra.."
"Iya kak"
"Hmm aku....."
"hmm iya kenapa kak?"
Tiba - tiba bagas bangun dari kursinya dan langsung berlutut di hadapan sandra, sontak sandra sangat terkejut akan perbuatan bagas dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
"Sandra , aku tau ini terlalu cepat untukmu. Tapi aku tidak ingin kehilangan kesempatan untuk kedua kalinya . Aku menyukaimu san, Aku menyukaimu lebih dari sekedar saudara. Aku sungguh mencintaimu. Mau kah kau menerima cintaku?" ucap bagas dengan penuh keringat di dahinya. Serta membuka sebuah kotak yang berisikan cincin yang sangat cantik
" Kak ..."
"Apa pun jawabanmu akan ku terima dengan ikhlas" jawab bagas.
"Kak aku......"
.
.
.
.
.
.
**Holla readers π
author baru sempat up nih
gimana kah jawaban sandra?
yukk bantu doa buat abang bagas ππ
jangan lupa buat meninggalkan jejak berupa like ,coment ,dan vote yang banyak yahhhh
__ADS_1
happy reading πππππ**