
di sebuah ruangan yang bertuliskan CEO perusahaan anak cabang PB company yang berada di tengah kota Z terlihat perempuan cantik yang nampak anggun duduk di kursi keberasannya. Ditemani setumpuk berkas yang menunggu giliran untuk di sentuh oleh tangan mulus milik sandra.
Beberapa hari sandra tidak datang ke kantornya hanya untuk menemani bayu di rumah.
Ceklek..
"San 30 menit lagi pertemuan dengan client kita yang dari amerika , mereka meminta kita melakukan meeting sambing makan siang di sebuah restaurant xx " ucap Nino melapor.
"Uhhh baiklahh siap kan segalanya dan hubungi aku jika sudah saat nya berangkat" ucap sandra. Karena saat ini sandra tengah berada di kota Z akhirnya beberapa client nya memutuskan mengunjungi sandra ke Negara asal sandra saat ini.
"baik...aapa kau membutuhkan sesuatu?" tanya nino.
"Aku menginginkan ice cream " ucao sandra dengan senyum manisnya.
"Baiklah tuan putri" ucap nino seraya melangkah meninggalkan ruangan sandra.
Nino adalah kepercayaan sandra di perusahaannya, Nino juga berperan penting jika sandra sedang merasa dalam mood yang kurang baik. Salah satunya saat ini ketika melihat ekspresi sandra yang tampak lelah dengan senang hati nino menawarkan sesuatu. Dan ice cream salah satu yang mampu mengembalikan suasana hati sandra.
Sebuah restaurant mewah yang ramai diminati oleh pengusaha- pengusaha untuk bertemu client atau pun manusia kelas menengah ke atas untuk sekedar makan siang ataupun dinner bersama
Sandra tiba lebih dulu bersama nino dan langsung menuju sebuah ruangan frivat VIP . Sandra tidak terlalu suka memperlihatkan diri di depan umum meskipun dia berada di Kota Z.
"Maaf membuat anda menunggu nona" ucap laki-laki bertubuh kekar yang tampak masih muda dan tampan dengan tersenyum manis kepada sandra.
Nino langsung tersadar akan kehadiran client nya dan mempersilahkan laki- laki itu untuk duduk bersama asistennya .
"Kami baru saja sampai" ucap sandra.
__ADS_1
" bos kau sangat cuek bagaimana bisa kau memiliki pendamping" batin nino dengan tawa yang ditahan.
"Nona Cassandra putri , apa kau masih mengingat ku?" ucap laki - laki itu.
sandra menautkan kedua alisnya ,berfikir apakah dia mengenal pria yang sedang berhadapan dengannya saat ini.
hening tatkala sandra sibuk mengingat wajah yang terlihat familiar di matanya itu.
"Apa kau benar- benar melupakanku?" ucapnya lagi dengan raut kecewa
"Maaf ... wajahmu sepertinya familiar bagiku tapi aku benar- benar tidak mengingatmu" ucap sandra.
"hhhhh ( menghembuskan nafas) baiklah perkenalkan nama ku daniel ekram sebastian " ucap laki- laki itu memperkenalkan diri.
Setelah mendengar nama yang tidak asing baginya sandra sontak menutup mulutnya saking kaget akan bertemu lagi dengan laki- laki yang selalu menemaninya waktu kuliah di amerika dulu
"Iya ini akuu danielmu bee" ucap daniel pada sandra.
"Padahal aku ingin kau mengingat ku tanpa aku menyebutkan namaku bee, aku sudah membayangkan mendapat sebuah pelukan kerinduan tapi semua hanya hayalanku saja" batin daniel.
Daniel dan sandra merupakan teman seperjuangan ketika kuliah di amerika. Daniel yang merupakan blasteran antara indonesia ( ayah) dan amerika ( ibu) memiliki wajah yang rupawan bertubuh kekar dan senyum yang manis serta sangat humoris ketika bersama dengan sandra. Ayah daniel mengikuti ibundanya yang merupakan anak tunggal dan memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perusahaan mertuanya yang ada di amerika.
Daniel sangat akrab pada sandra sehingga banyak yang mengira mereka dulu pacaran saking dekatnya. Namun tidak pernah ada kata cinta dari keduanya. mereka menikmati kebersamaan nya hingga akhirnya sandra pindah menuju Negara A . Bee adalah panggilan nya untuk sandra dan sandra sama sekali tidak keberatan soal itu.
"Aku merindukanmu daniel, maaf aku sampai tidak mengenalimua" ucao sandra dengan cengiran nya.
Daniel hanya terkekeh melihat tingkah sandra yang selalu menggemaskan baginya.
__ADS_1
Nino yang mengamati interaksi keduanya pun merasakan sesuatu yang aneh.
"Apa mereka memiliki hubungan? kenapa pak daniel memanggil bos cantikku ini bee?" batin nino
"aku hampir melupakan mu" ucao sandra melirik nino. dan hanya dibalas senyuman oleh nino
"Siapa dia bee?" tanya daniel
"perkenalkan Dia Nino asiaten ku dan sudah kuanggap kakakku sendiri" ucao sandra dengan senyum manisnya pada nino
"baiklah ,,aku hanya kakakmu bos. Dan sampai kapan pun akan seperti itu" batin nino.
.
.
.
.
.
.
.
happy reading πππππ
__ADS_1