AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
Episode 120


__ADS_3

Ceklek....


Sandra mengintip dari sela pintu sebelum ia buka lebar. Tampak suami tercinta nya terikat di sebuah tempat tidur mulut ,tangan serta kaki nya di ikat sedemikian rupa. Sandra melihat suaminya memberontak , Tapi bagas tak sendirian di sampingnya ada seorang wanita yang membelai rambut sang suami membuat sandra begitu marah.


"Tuan bagas ayolah jika kau mau memakan makanan dan meminum jus spesial dariku akan ku lepaskan dirimu dan menikmati indahnya dunia ini bersama" ucap crys dengan membelai rambut bagas


Bagas hanya mampu memberontak tanpa bisa menjawab. Sejak ia sadar dari pingsan akibat bius nya sudah beberapa kali crys datang menawari nya makan dan minum namun bagas tahu jika wanita itu sudah mencampurkan obat pada makanan nya.


Bagas hanya bisa berdoa dalam hati meminta pertolongan dari yang maha kuasa.


"Tenanglah, kau sebentar lagi akan menjadi suamiku jadi kau bebas melakukan apa pun padaku , tunggu sebentar aku akan mengganti baju ku kalau begitu" ucap crys begitu bersemangat.


Crys dengan gila nya membuka pakaiannya di depan bagas,ia mengganti dengan sebuah lingerie hitam memperlihatkan bentuk tubuhnya.


Bagas yang melihat kegilaan crys hanya melihat ke samping tanpa memperdulikan crys.


"Sandra tolong aku, ya tuhan kirimkan seseorang yang bisa mengeluarkan ku" batin bagas.


"Kenapa kau tidak melihatku? ayolah sayang. Baiklah akan aku mulai semua nya. kau nikmati saja " ucap crys Namun belum juga crys naik ke tempat tidur pintu kamar itu sudah di banting dengan keras


Brakkk......


Pintu di banting dengan kuat oleh sandra, wanita itu begitu marah melihat suaminya di sentuh oleh wanita lain.


"Jauh kan tangan kotorku dari suamiku" ucap sandra begitu marah.


"Kau? bagaimana bisa kau kemari?" tanya crys


"Apa kau meragukan kemampuanku? " tanya sandra dengan menatap crys dengan tajam


"Baiklah kau memang hebat, tapi tolong jangan mengganggu kesenanganku bersama calon suamiku" jawab crys tanpa malu


"Ehh plastik, kamu itu jangan bermimpi menikahi adik iparku" ucap nino


"Beraninya kau mengatai ku plastik" geram crys


"Apa yang tidak bisa aku katakan? kau memang manusia plastik. Bahkan dari ujung matamu sampai ujung jari mu itu terbuat dari plastik" jawab nino


"Kurang ajarr kau" ucap crys menunjuk nino


"Bayu,kak nino lepaskan kak bagas. biar aku yang memberi ular ini pelajaran" ucap sandra


Sandra dengan langkah lebarnya menghampiri crys membuat wanita itu mundur.


"Apa yang ingin kau lakukan? ohh kau mengajakku main jambak- jambakan?" ucap cryys


"Terlalu sederhana bagiku" jawab sandra.


Sandra mulai melayangkan sebuah tendangan di perut crys hingga wanita itu terjengkang kebelakang membentur tembok

__ADS_1


Crys meringis kesakitan, iya berusaha untuk berdiri


"Aku calon madumu jadi sopan lah" ucap crys memegangi perutnya


"Sampai mati pun aku tidak akan memiliki madu seperti mu" jawab sandra


"Ku sarankan kau tidak terlalu percaya diri" jawab crys


"Kau yang harus nya sada diri, kau harusnya masih mendekam di penjara" ucap sandra.


"Hahahaha kau terlalu bodoh" jawab crys


Sementara bayu dan nino melepaskan ikatan bagas. Bagas yang sudah terlihat lemas pun di papah oleh kedua laki- laki itu sambil melihat aksi sandra.


"Adik ipar apa kau baik- baik saja?" tanya nino


"Aku baik" jawab bagas dengan suara pelan dan terbata. Semenjak ia di sekap bagas menolak untuk makan atau pun sekedar meminun air putih.


"Wow kakak ku hebat juga, sejak kapan dia bisa menjadi se garang itu" ucap bayu


"Sudah lama, dia mempelajarinya saat di negara A" jawab nino


Crys mengambil sebuah pisau di atas meja ,ia mengancam sandra dengan mengacungkan pisau namun sandra hanya tersenyum


"Kau mau bermain denganku?" tanya sandra


"jika kau tidak pergi,maka akan ku bunuh kau saat ini" jawab crys.


Namun seorang wanita masuk ke dalam kamar itu diikuti oleh dua orang pria berbadan besar.


"Lepaskan keponakan ku, dan pergi" teriak nya


"Siapa kau?" tanya nino


"Aku adalah tante bagas, dan kalian jangan harap membawa keponakanku" ucapnya


"Kau menyekap keponakanmu sendiri?" ucap bayu


"Iya, aku hanya ingin membalas sakit hatiku pada mela lewat anak nya. Dan aku ingin menikmati harta dan menikahkan nya dengan crystine " jawabnya enteng


"Langkahi mayat ku jika kau ingin mengusik kehidupan keluarga permana" ucao sandra


"Siapa kau?" bentaknya


"Ohh perkenalkan, aku Cassandra putri permana istri sah dari bagas satria permana" ucap sandra


"Ohh jadii kau istrinya? baguslah. Kau akan menjadi saksi pernikahan kedua keponakanku jika begitu"


"Hei jaga bicaramu, kakak iparku tidak akan menikah lagi" ucap bayu

__ADS_1


"Baiklah, jika itu yang kalian inginkan


roy , lie serang orang sombong ini. Bunuh saja bila perlu" ucap nila.


Bagas kembali di duduk kan di tempat tidur, bayu dan nino melawan dua pria berbadan besar ini.


crys yang melihat sandra masih tidak fokus padanya pun berusaha menusuk sandra dari belakang. Sandra menyadari gerakan di belakangnya ,ia segera menghindar namun lengan kirinya tergores pisau milik crys hingga mengeluarkan darah segar.


"Kauu...." geram sandra


Dengan kemarahan yang memuncak sandra menarik lengan crys dan langsung meninju nya hingga crys terjatuh. Crys merintih kesakitan terlihat jelas di hidungnya bekas tinjuan dari sandra. Darah pun mengalir dari rongga hidungnya.


Dengan tidak sabar sandra menampar crys dengan sekuat tenanga membuat crys kembali terhuyung ke samping dengan sudut bibirnya mengeluarkan darah.


Crys yang sudah tak berdaya hanya merintih ,sandra pun mengambil sebuah jus orange yang sudah disediakan crys. Ia memaksa crys meminumnya ,dengan tenaga seadanya crys pun tidak bisa melawan.


Sandra menghampiri bagas yang terduduk lemas.


"Mas kau baik- baik saja kan" ucap sandra memeluk erat suaminya.


"A-ku ba-ik ba-ik s-a-ja sa-ya-ng" jawab bagas begitu terbata.


"Kita akan segera keluar dari sini mas" ucap sandra.


Namun tanpa sandra sadari nila sudah berdiri di belakangnya dengan membawa pentungan.


Bagas yang lemah melihat sang istri dalam bahaya segera melepas pelukannya dan berusaha sekuat tenaga mendorong sandra


Bugh...


"Akhh..., Bagassssss" Teriak sandra. Membuat bayu dan nino yang baru saja mengalahkan kedua pria berotot itu menoleh.


Mereka melihat bagas yang tersingkur dengan darah yang keluar dari hidung dan telinganya.


Sandra sungguh dibutakan amarah, Ia bangkit dan langsung menendang perut nila. Nila tersungkur memegangi perutnya.


"Aku tidak tahu dendam apa yang kau punya pada ibu mertua ku. Tapi kau sudah sangat keterlaluan dengan menyentuh suamiku" ucap sandra


Ia mengambil pentungan itu dan mengarahkan tepat ke kepala nila,namun ia mengurungkan niatnya.


"Aku masih berurusan denganmu, tapi aku tau suamiku lebih penting darimu." ucap sandra.


Nino yang sudah menyuruh anak buahnya menyiapkan ruangan khusus di rumah sakit dan beberapa masuk ke dalam kamar itu.


"Kalian urus mereka berdua dan semua anak buahnya kurung di penjara bawah tanah" ucap nino


"Satu lagi, wanita itu boleh kalian ajak bersenang - senang" ucap nino


Mereka segera membawa bagas yang sudah tak sadarkan diri ke rumah sakit.

__ADS_1


Sandra terus saja menangis melihat suaminya yang tak sadarkan diri. Sandra lupa jika luka di lengannya cukup parah,rasa sakitnya tak sebanding dengan melihat suaminya tak berdaya.


Nino merobek kaos nya dan mengikat luka sandra yang masih mengeluarkan darah, "terimakasih kak"ucap sandra


__ADS_2