AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
eps 78


__ADS_3

"itu nona..."


Belum sempat reza mengatakan dokter sudah keluar dari ruangan dengan wajah yang sedikit mengkhawatirkan.


"Keluarga pasien" tanya dokter. Membuat obrolan tiga pria itu terhenti .


"Saya dok,bagaimana kondisi istri saya?" tanya bet


"Maaf tuan, nyonya mengalami koma akibat peluru nya hampir mengenai organ intinya. kami akan lakukan yang terbaik, hanya saja kami membutuhkan doa- doa dari kalian semua" ucap dokter itu


"Terimakasih dok" balas bagas.


"Akan ku bunuh orang yang berani membuat istriku menderita" geram betran.


"Pap sebaiknya papa istirahat saja ,biar bagas yang jaga mama" ucap bagas.


"Tidak nak, papa ingin menemani mama mu" jawab bet


"Tapi kondisi papa juga masih syok,bagas akan menelpon sopir untuk menjemput ,besok pagi papa kemari" ucap bagas membujuk papanya.


"Baiklah,tolong kabari papa kondisi mama" ucap bet meninggalkan rumah sakit.


"Rezaa... " panggil bagas ketika mengingat laki- laki yang masih setia menemaninya


"Iya tuan muda,ada yang bisa saya bantu" jawab reza


"Siapa nona muda yang kau maksud? " tanya bagas. Bagas khawatir jika orang yang membantu kedua orang tuanya mempunyai niat yang tidak baik.


"Nona sandra tuan,beliau memberi perintah saat itu namun karena kendaraan kami mengalami masalah jadi kami terlambat untuk menolong nyonya besar tuan,maaf kan kami" ucap reza penuh penyesalan.


"Sandra? kamu memang wanita terhebat ,aku sangat beruntung memilikimu" gumam bagas ,terlihat sebuah senyumn terukir di bibir tipis milik Bagas.


"Terimakasih reza, ini semua bukan salahmu. Lalu apa kamu tau pelakunya?" tanya bagas.


"Kelompok itu masih belum sadar tuan,mereka kami tahan di penjara bawah tanah." lapor reza


"Baiklah, besok antar kan aku menemui mereka" ucap bagas.

__ADS_1


"Akan ku buat kalian menyesal telah di lahirkan di dunia ini, hingga kalian sendiri yang akan memutuskan untuk mengakhiri hidup" batin bagas.


Di kota B terlihat sandra tengah menuju ke bandara untuk melihat kondisi calon mertuanya , setelah mendapatkan informasi dari anak buahnya sandra langsung berkemas dan menuju ke kota z tidak lupa nino yang selalu berada di sampingnya


Bayu yang ditugaskan mengurus perusahaan pun dengan senang hati membantu kakaknya.


Dia akan melakukan yang terbaik untuk seorang sandra,karena bagaimana pun berkat dirinya lah bayu masih bisa bernafas hingga saat ini.


Sandra yang tiba malam itu juga langsung menuju tempat penyekapan untuk melihat para pelaku.


Anak buah sandra yang menjaga pun menundukan kepala karena kedatangan bos mereka.


"Dimana mereka?" tanya Sandra


"Di penjara bawah tanah bos" jawab kiki


"reza dimana?" tanya nino


"Reza masih menemani tuan muda bagas di rumah sakit tuan" jawab kiki


lima orang yang terlihat masih dalam kondisi terlelap,entah karena tidur atau pingsan itu pun disiram oleh sandra untuk membangunkan nya.


"Dia mati bos,pemakamannya sudah di urus" jawab kiki.


Byurrrrr.......


"Bangun kalian" teriak sandra.


"Akhhh.... awww,,,,issttt...


Siapa kamu?" tanya salah satunya sambil menahan sakit.


"Aku adalah cassa,mungkin kalian mengenali nama itu aku juga adalah anak yang telah kalian lukai orang tuanya" jawab sandra datar


"Ampunnn... nona... ampuni kamiii


kami tidak tahu jika nona cassa adalah anak dari mereka" jawab nya gemetar.

__ADS_1


"Tidak semudah itu bodoh, kenapa baru kalian menyesal? kenapa kemarin kalian mau berbuat bodoh? bagaimana jika orang tua kalian yang menjadi korban?" teriak sandra


"Maaf nona,kami menyesal" ucap mereka serempak.


"Terlambat, nikmatilah masa- masa indah kalian berada disini hingga maut menjemput" jawab sandra.


"Sekarang katakan yang sejujur- jujurnya...


Siapa yang menyuruhmu melukaii keluarga calon suamiku?" tanya sandra penuh amarah.


Antara kelima nya tidak ada yang beraani membuka suara,mereka masih takut jika sampai membongkar hal itu.


"Kenapa diam? kalian mau aku memaksa agar kalian membuka mulut?" teriak Sandra.


"Nona,kami tidak berani memberithaumu, jika sampai kami membuka mulut,kelurga kami menjadi taruhannya" ucap nya dengan gemetaran.


"Jika kalian mau bekerja sama denganku, akan ku pastikan keluargamu aman " jawab sandra.


"apa ucapanmu bisa di pegang?" ucapnya memberanikan diri


"Tentu saja, lebih cepat kamu mengatakannya lebih cepat aku menyelamatkan keluargamu." ucap sandra.


"Nona dia tuan ....


Ceklekk....


Belum sempat orang itu menjawab pintu ruangan itu terbuka , Terlihat dua orang pria berdiri di depan pintu , Raut wajah nya menyiratkan sebuah luka yang mendalam yang tertangkap dari manik mata sandra


.


..


..


.


.

__ADS_1


.


...


__ADS_2