
Sesuai janji sandra kepada Billy untuk membantu mencari citra ,hari ini sandra mengutus orangnya untuk memcari citra dan membawanya kembali.
Bagas merasa bangga pada sosok yang kini menjadi istrinya .
Melalui masa lalu yang suram dengan ketabahan hati, mau memaafkan semua perlakuan orang kepadanya.
"Aku memang tidak pernah salah memilihmu " ucap bagas mengecup mesra kening sandra
"Aku juga sangat beruntung dapat menjadi istri dari tuan muda keluarga permana" jawab sandra melingkarkan tangannya ke leher bagas.
"Apa kamu ingin menggodaku sayang?" tanya bagas dengan mengedipkan sebelah mata
"Hmmm tidak tidak... mass ingatlah kita hatus ke perusahan" ucap sandra
"Aku masih ingin berlibur akhh tapi sayangnya itu tidak bisa" jawab nya terkekeh
"Mas apa yang akan kamu lakukan pada tuan hermawan?" tanya sandra
"aku sudah menyiapkan tempat pengasingan untuk mereka dan tante rena sudah menyetujuinya. Tinggal menunggu anaknya di temukan saja" ucap bagas.
"Kenapa kamu tidak menghukumnya dengan setimpal? maksudku dia sudah membunuh mama, tidak ada salahnya jika kita juga membalas dengan hal yang sama" ucap sandra
"Kamu tau sayang, jika aku melakukan hal yang sama lalu apa bedanya aku dan dia ? bukannya tuhan selalu mengajarkan untuk tidak membalas perbuatan jahat seseorang dengan kejahatan ? Jika seseorang berbuat jahat padamu, buatlah dia menyesali semua dengan sebuah kebaikan. Percayalah tuhan tidak akan tertidur saat kamu membutuhkannya. jadi berdoa lah dan minta keadilannya" ucap bagas lembut
"Aku mengerti mas,aku sangat bangga padamu. Kamu mampu berfikir dewasa meski pun dalam kondisi yang sulit" ucap sandra
__ADS_1
"Maka dari itu belajarlah memaafkan perbuatan orang lain sayang, memaafkan lebih indah dari segalanya."
"baiklah mas,mari kita berangkat. Kak nino pasti sudah sangat marah padaku" ucap sandra
"kau harus mencarikannya pendamping agar tidak marah- marah sayang'' ucap bagas tertawa
"Kau benar mas, akan ku carikan yang terbaik untuk menjadi kakak iparku" jawab sandra.
Seperti dugaan sandra Nino tengah memberengut kesal menatap pasangan suami istri yang memasuki ruangannya.
"Ohh pengantin baru, bisa kah kalian datang lebih cepat sedikit? apa kau lupa hari ini ada meeting penting? tinggal 15 menit lagi" ucap nino kesal
"maaf kaakak, aku lupa" jawab sandra memegang kedua telinga nya layaknya seorang anak kecil
"Kakak ku yang sudah menjadi adik iparku, lain kali ingatkan istrimu yang ceroboh ini" ucap nino pada bagas.
"Bayu dimana?" tanya sandra
"apa bayu tidak memberitahu mu jika dia mengunjungi wijaya grup? " ucap nino balik bertanya
"tidak? ada apa ? apa sudah terjadi sesuatu?" tanya sandra
"Tidak , tuan roman yang mengundangnya" ucap nino
Bagas dan sandra hanya ber ohh ria sembari menganggukan kepala.
__ADS_1
Meeting berjalan sangat lancar , kini tinggal nino dan sandra dalam ruangan karena bagas sudah kembali ke perusahaan nya.
"Bagaimana rasanya menikah?" tanya nino
"Hmmm cukup menyenangkan" jawab sandra
"Apa nya?" tanya nino ambigu
"Apanya yang apanya? bertanya yang jelas" ucap sandra
"Maksudku apa nya yang menyenangkan?" tanya nino
Muncul ide jahil untuk nino yang terlihat penasaran.
" hmm menyenangkan ,contohnya saat bangun tidur kau bisa melihat seorang yang kau cintai, sarapan kau tidak sendiri lagi ,selalu ada yang mengkhawatirkanmu dan tidur tidak hanya ditemani guling" ucap sandra menekankan kata guling
Nino hanya manggut-manggut , Tanpa sadar sandra tengah menahan tawanya.
**Maaf in author ya readers semua jarang bisa update. Tapi setiap ada kesempatan author selalu usahaain.
mohon dukungan kalian ya dengan tetap like,coment juga vote cerita author ini
dan jangan sampai lupa untuk mampir di cerita author satunya lagi.
"Queency NA"
__ADS_1
happy reading ๐**