
Haiii readers....
kisah papa nino author mulai ya😁
author soalnya bingung kalo di gabung sama ayah bayu hehe nanti kalau mereka udah pada nikah baru dah di campur campur🍇
semoga suka:)
"Kenapa sangat susah membuat nya menjadi milik ku? padahal dahulu kami begitu dekat" ucap anna dengan wajah kesal nya.
"Bukan kah kau pintar? kau sendiri yang menolak setiap rencana ku" ucap teman anna bernama Maria.
Maria adalah seorang mucikari di sebuah club malam terbesar di kota B.
anna dan Maria tidak sengaja bertemu saat anna kabur setelah dikejar oleh anak buah sandra saat ia ketahuan telah menjebaknya.
anna berlindung di rumah cinta milik Maria tentunya dengan imbalan tubuhnya. Setelah beberapa tahun akhirnya anna pun memutuskan untuk berhenti tapi tentu setelah ia bisa mendapatkan nino sang ceo yang tampa dan juga mapan.
Maria tentu saja mau membantunya dengan sebuah imbalan uang yang cukup besar jika ia berhasil menjadi nyonya wicaksono.
"Aku kenal dia, tapi dulu. Ternyata sekarang sangat sulit" desah anna.
"Darling ayolah, kau bisa mencoba caraku kan. Aku yakin dia pasti akan masuk perangkap mu" ucap Maria dengan senyum centilnya.
"Mari aku hanya takut saat itu dia tahu bahwa semua rencana ku semua akan berantakan" ucap anna
"Hahahah kau ini, apa ada seorang j*l*ng yang penakut sepertimu? bahkan kau bisa memuask*n para bandot tua itu demi pundi- pundi uang bahkan kau terkadang membuat dengan sengaja menjebak nya agar mereka mau bersama mu" ucap Maria tertawa.
__ADS_1
anna hanya menatap kesal wajah mari ayang sudah terlihat merah karena tertawa tepat nya mentertawakannya.
"Semua juga demi kau, aku bekerja keras agar kau juga menikmatinya" ucap anna
"Yaya aku akui kamu sangat hebat sayang, maka dari itu berusahalah lebih giat untuk menjadi istri seorang ceo setelah apa yang sudah kau lakukan" ucap Maria masih dengan tawa renyahnya.
"Sudah lah berbicara denganmu sangat membosankan ria, aku akan menemui pelangganku mungkin akan lebih menyenangkan" ucap anna pergi dengan langkah anggunnya.
Anna sudah bersiap di sebuah kamar VIP bisa ditebak jika yang memintanya adalah orang yang kaya karena memesan kamar VIP.
balutan lingerie hitam dengan riasan yang merah menggoda derta rambut yang ia kuncir kuda. bersiap bertempur untuk menghasilkan uang.
Tak berselang lama muncul seorang laki-laki laki dengan perawakan tegap. wajah nya tampan dengan rahang tegas.
Dia mendekati anna yang tersenyum nakal padanya.
"Apa ka siap melayani ku? " tanya nya
"tentu saja, apalagi kau sangat tampan" ucap anna.
laki- laki itu hanya tersenyum tipis
"Ingat kita hanya saling menguntungkan, aku akan memakai mu jika permainanmu memuaskan " ucapnya.
"Tentu saja tuan, " anna langsung mencium bibitnya dengan rakus, bahkan anna langsung membuka satu persatu pakaian laki- lakinya.
......... skip aja......
__ADS_1
Di tempat lain...
nino tengah menatap langit dengan sesekali menghela nafas beratnya.
"Apa aku bisa membuka hati untuk orang lain? aku takut kejadian itu akan terulang" ucap nya dengan masih menatap hamparan bintang yang kelap kelip di langit malam.
"apa kau sedang patah hati kak? " tanya Daniel yang ternyata berdiri di belakangnya.
nino menatap sekilas adik lain ibu itu, Daniel memang jarang mengunjungi nino tapi tetap mereka adalah saudara yang kompak meskipun itu saudara tiri.
"Jangan sok tahu" jawab nino
"Kak kau bisa cerita padaku, tidak baik menyimpan nya sendiri karena akan sangat buruk untuk kondisi psikis mu" ucap Daniel dengan senyumnya.
"cihh bicara apa kau ini" jawab nino tersenyum.
"Apa aku boleh tahu tentang percintaan mu? aku dengar jika tadi kau mengatakan tentang itu" ucap Daniel
"urus saja urusan mu dan, aku tidak suka berbagi hal pribadi" ucap nino acuh..
"kak kau tahu? teman ku di Amerika ada yang sepertimu tapi tak lama kemudian dia menjadi gila karena semua nya tidak tercapai" ucap Daniel
"aku buka anak kecil dan, kau sangat tidak kreatif untuk membujuk ku" ucap nino
"Ah kau ini, baiklah bagaimana jika kita pergi ke luar? aku bosan disini aku ingin mencari yang segar- segar ucap Daniel dengan menaik turunkan alisnya.
" Baiklah ayo" ucap nino.
__ADS_1
nino juga merasa sangat suntuk apalagi setelah bayu menikah hanya dirinya lah bahan ejekan dari orang rumah meskipun semua perkataan mereka ada benarnya.