AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
S2 episode 25


__ADS_3

"Apa mr kim sudah sampai?" tanya nino saat memasuki lift bersama kiara. Nino bisa melihat jelas kegelisahan kiara dari memasuki pintu masuk club besar ini.


"Beliau bilang akan sedikit terlambat tuan ,mungkin 5 menit" jawab kiara.


"Baiklah, jangan terlalu gugup . Tidak akan terjadi sesuatu padamu " ucap nino


"Terimakasih tuan " jawa kia.


Ruang VVIP nomor 10


terlihat sangat rapi dan begitu nyaman, kiara memperhatikan ruangan yang ia masuki ini . Hanya ada dia dan nino mereka pun duduk menunggu mr kim . Tepat lima menit beliau pun hadir di temani seorang wanita cantik dan seorang laki- laki paruh baya dengan memakai kaca mata .


"Kamu bisa menunggu di luar" ucap mr kim pada wanita cantik yang masih menempel padanya.


nino tersenyum menyapa rekan bisnisnya


" pak tua yang suka bermain" batin nino


Hingga dua jam kemudian kesepakatan pun telah di dapatkan. Kiara bernafas lega saat mr kim dan nino bergantian mebubuhkan tanda tangan pada kertas putih dengan deretan kesepakatan antar perusahaan.


"Mr terimakasih semoga kerja sama kita berjalan lancar , kami permisi duluan" ucap nino membungkuk diikuti kiara


"Baiklah "


Di luar ruang VVIP kiara tampak menghembuskan nafas nya dengan lega. Nino tersenyum melihat tingkah lucu kiara.


"Nino..."


Sang empunya nama menoleh saat nama nya di panggil,begitu pun kia ia pun menoleh ke sumber suara itu.


"Daniel.. bukan kah lo ke amrik?" tanya nino


"Iya tapi udah balik ,udah depan lo" ucap daniel menghampiri nino.


"Siapa ?" tanya daniel melirik kiara

__ADS_1


"Asisten sandra , gue menggantikan nya meeting" jawab nino


"Ohh ,, haii Daniel" ucap daniel mengulurkan tangan


"Kiara " jawab kia tersenyum


"No temenin gue bentar " ajak daniel


"gue antar kia pulang dulu, bahaya udah malam soalnya" jawab nino


"ajak aja kia ,bentar aja gue mau curhat . Kia lo bisa kan nunggu bentar lagi" ucap daniel


"Hmm terserah tuan nino saja" jawab kiara.


Sebenarnya kiara merasa takut berlama- lama di tempat seperti ini , tapi mau menolak ia merasa segan karena daniel merupakan saudara dari nino sang atasan.


"kia kamu gpp ikut saya sebentar?" tanya nino


"Tidak apa apa tuan " jawab kia


Mereka pun menuju lantai satu ,tapi masih menggunakan privat room agar tidak ramai.


"Saya tidak terbiasa minum alkohol tuan" jawab kia


"Oh astaga maafkan aku, tunggu lah akan ku pesankan jus untukmu"


Kiara tersenyum sambil melirik nino yang menatapnya dengan tersenyum


"Apa aku terlihat sangat kuno karena menakuti tempat seperti ini hingga tuan nino tersenyum?" batin kiara.


Setelah daniel selesai bercerita akhirnya nino pun mengajak kia untuk pulang namun seorang pelayan membawakan dua gelas anggur .


"Siapa yang memesan anggur?" tanya daniel


"Tuan ini adalah bonus, hari ini adalah hari ulang tahun pemilik ini dan untuk tamu yang sudah berlangganan akan mendapat segelas anggur sebagai ucapan terimakasih" ucap pelayan itu.

__ADS_1


"Ohh begitu kah?" jawab daniel.


"Baiklah karena kita mendapatkan gratisan mari kita bersulang untuk mengakhiri sesi curhat ini" ucap daniel .


kiara yang mendengar ucapan daniel mengulum bibirnya . Sangat lucu seorang ceo yang terlihat tegas namun sangat dramatis jika bersama saudaranya.


Mereka pun berpisah tepat di parkiran ,Nino sesuai janjinya mengantarkan kiara ke rumahnya .


Namun setelah keluar dari parkir bar nino merasa pusing hingga ia pun menepikan mobilnya.


"Astaga " ucapnya sambil memijat pelipisnya.


"Tuan kenapa? apa anda sakit?" tanya kia


"Kia kepala ku pusing , apa kau bisa menyetir?" tanya nino


Kiara menggelengkan kepala, ia selama ini hanya tinggal sendiri dan juga hanya tinggal di sebuah kos kecil bahkan untuk naik mobil taxy saja ia sangat jarang.


belum juga nino menjawab ia sudah terlelap ,kiara begitu panik melihat hal itu .


Dengan kepanikannya ia pun keluar dari mobil , tepat saat itu seorang wanita berjalan ke arahnya.


"Nona tolong saya , bos saya pingsan" ucap kiara


"Mungkin dia mabuk ,bawa saja dia ke hotel itu untuk istirahat besok dia akan sadar kembali" ucapnya


Kia melihat hotel klasik di depannya , lalu kembali melirik nino yang tertidur di stir mobilnya .


"Tidak apa - apa aku bisa memesan kamar juga di sana kan . Ini sudah terlalu larut tidak mungkin ada angkot yang lewat" ucap kiara.


Kiara meminta tolong satpam hotel untuk membawa nino ke kamar nya.


Kiara memesan dua kamar bersebelahan, kia membantu melepas sepatu dan jas nino dengan hati- hati .


ia juga mengambil air hangat untuk mengelap wajah nino .

__ADS_1


"Semoga saja tuan memang hanya mabuk" ucap kiara


kia meletakan kembali handuk kecil itu ,ia pun segera beranjak namun.....


__ADS_2