AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
ekstra part 5


__ADS_3

Hari ini adalah hari pulangnya betran dan anak menantunya menuju tanah air.


dengan masih terpasang infus di tangannya dan di temani dokter dan perawat betran akhirnya pulang.


Pesawat jet milik PB company melesat di udara.


"Aku pulang" batin betran.


Setelah beberapa jam perjalanan yang sangat melelahkan itu akhirnya pesawat tiba pada sore hari di bandara internasional Soekarno-Hatta.


Betran yang kondisinya masih belum pulih langsung di bawa ke rumah sakit milik keluarga permana tentunya sandra dan bagas setia menemaninya.


Alexa dan alex serta kedua pemuda lajang itu pun sudah menunggu mereka di depan rumah sakit.


Al dan el sangat bahagia melihat kakek nya kembali, meski ada kesedihan karena kondisi sang kakek yang sangat memprihatinkan.


"Opaaaa" panggil kedua anak itu.


betran yang tertidur pun bangun karena teriakan si kembar


"Sttt kalian ini, opa sedang istirahat jadi jangan teriak- teriak'' ucap bayu


" Maaf" jawab mereka serempak.


"Kalian pulang lah, biar kami yang menjaga papa" ucap bayu pada bagas dan sandra.


"Baiklah, aku titip papa bayu" ucap bagas.


kedua anak nya pun ikut serta pulang ke rumah mereka.


tentu saja mereka rindu pada ibu dan ayah nya .


Sampai di rumah, reza sudah menunggu sandra. terlihat wajah serius nya membuat sandra paham jika tugas yang ia berikan sudah ia dapatkan.


"by masuklah dulu, aku harus bicara pada reza" ucap sandra.


"Baiklah, jangan lama kau harus istirahat" ucap bagas.


"Apa yang kamu dapatkan? " tanya sandra


"Bos, menurut informasi yang saya dapatkan jika pengirim pesan itu adalah orang yang sama. Dia selalu membeli nomor ponsel baru saat menggunakannya untuk meneror tuan.


Saya sudah melacak nya dan hasilnya. Dia seorang pemuda yang pernah menaruh hati pada nona putri. dia merasa sakit hati karena nyonya tidak merestui nya dan memilih untuk memaksa nona putri menjadi model" ucap reza


"Apa kamu sudah menemukannya? " tanya sandra


"Dia sudah saya amankan di markas" jawabnya


"Bawa dia ke kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. dan jaga papa di rumah sakit dengan ketat jangan sampai membuat orang curiga" ucap sandra


"Baik bos, saya permisi"


Di rumah sakit, betran masih tertidur.


Bayu dan Nino pun menjaga nya dengan baik. Setiap perawat yang masuk selalu di periksa dengan baik oleh penjaga.


"Bayu" panggil betran yang tiba-tiba tiba sudah duduk bersender di tempat tidurnya


" ehh papa, kapan papa bangun? " tanya bayu


"Baru saja, hmm ada yang ingin papa sampaikan pada kalian " ucap betran


"Katakan pa, papa mau makan? " tanya Nino


"Kalian adalah anak ku, jadi jaga lah bagas sebagai saudara. mu juga menantuku sandra dan kedua cucuku. Aku percayakan mereka di tanganmu" ucap bet


"Papa kita akan menjaga nya bersama" ucap bayu


"Nak papa sudah berkeliling dunia untuk menikmati masa tua, kini sudah saat nya papa bertemu mama kalian lagi" ucap betran dengan air mata menetes.


"Pa jangan bicara seperti itu, si kembar pasti akan sedih mendengarnya" ucap nino


"Iya aku tahu, kau paling dekat dengan alexa nak. jagalah anak gadis itu agar dia bisa merasakan indahnya masa muda agar dia tidak seperti putri " ucap betran.


"Ahh aku terlalu banyak bicara. aku akan tidur dulu. kalian juga istirahatlah " ucap betran memejamkan matanya.

__ADS_1


Bayu dan Nino pun keluar meninggalkan betran yang sedang istirahat.


"Kenapa aku merasa papa sedang membuat wasiat" ucap bayu


"Mungkin " Jawab nino


Mereka berdua duduk di luar ruangan, mereka kembali sibuk dengan ponsel masing- masing.


Esok pagi nya sandra datang ke rumah sakit dengan bagas. membawa makanan kesukaan betran.


Senyum betran yang menawan masih menyapa pagi nya kali ini


rasanya bagas dan sandra merasa senang melihat senyum itu lagi.


"Bagaimana kondisi papa? " tanya sandra


"sangat baikk nak, kau membawa apa? " tanya bet


"aku membawakan makanan kesukaan papa, papa makan dulu ya" ucap sandra


"Sore nanti ajak si kembar kemari. papa ingin melepas rindu pada mereka" ucap betran.


"Baiklah pa"


Sesuai permintaan nya, kini bayu, sandra, bagas dan si kembar sudah berada di ruangan betran.


kondisi betran pun sudah membaik, mereka bersenda gurau dengan tawa renyah alexa


"Cucu opa, kemarilah " panggil betran.


Mereka pun mendekat dan duduk di sebelah kanan dan kiri betran.


"Alex opa mau kamu menjaga alexa sampai kapan pun, kau laki- laki tugasmu sangat besar. kau harus bisa melindungi keluarga permana dan alexa tentunya.


Dan kau lexaa opa mau kamu selalu patuh pada kedua orang tua mu. dan nikmatilah masa muda mu dengan mengikuti aturan tata krama . Jadilah anak yang membanggakan keluarga. Putri dari keluarga permana" ucap betran.


"Opa tenang lah, aku akan menjaga semuanya dengan nyawaku. dan aku harap opa selalu mengingatkan ku jika aku salah" ucap alex


"Opa kenapa berbicara seperti itu? " tanya alexa yang sudah berubah raut wajahnya.


"Papa jangan bicara seperti itu, kita akan membesarkan cucu papa bersama" ucap bagas.


"Hmmm papa juga inginnya seperti itu" jawab betran.


"Ya sudah, kalian pulang lah. Malam ini biarkan Bima saja yang menjaga papa" ucap betran.


"Pa biarkan bagas disini ya" ucap bagas.


"Kau besok harus kembali bekerja, Bima bisa diandalkan. lagian papa ingin berbicara serius dengan asisten itu" ucap betran.


Mereka pun kembali ke rumah, Bima yang ditugaskan menjaga betran pun masuk dengan wajah sedih.


"Tuan bagaimana kondisimu? " tanya Bima.


"Bim, aku baik saja. kau masih terlihat muda aku yakin jika kau ingin menikah masih ada yang mau denganmu " ucap betran tertawa.


"Aku tidak akan menikah" jawab Bima.


Bima adalah duda, ia pernah menikah namun di kecewakan oleh keluarga istrinya.


pernikahan yang ia anggap sakral pun harus kandas dalam hitungan hari karena mereka yang masih anggota keluarga Bima hanya menginginkan warisan milik ayah Bima.


Bima pun menjadi gelandangan dan di ambil oleh betran dan menjadi asistennya hingga saat ini.


"Ini adalah perintah dan permintaan bin, kamu harus menikah. jalani kehidupanmu dengan baik setelah aku pergi.


Kau akan tetap menjadi bagian keluarga permana. kau juga harus menjaga kedua cucu ku dengan baik. dan tentunya pernikahanmu harus terjadi" ucap betran


"Tuan anda bicara apa, anda sudah baik- baik saja" ucap Bima.


"Kita tidak tahu maut menginginkan kita dengan cara apa " jawab betran


"tidurlah, aku tidak ingin kau sakit karena menjaga ku" ucap betran


" Pa kenapa papa baru datang? " tanya seorang perempuan cantik

__ADS_1


"Maaf sayang, sudah membuatmu menunggu begitu lama" jawabnya.


"Apa papa benar- benar sudah siap? "


"Yaa tentu saja, dimana mama mu? "


"Mam sedang bersama tante, tante selalu menangis jadi mama harus menenangkannya"


"Panggil lah mama mu, jika dia tidak mau papa akan kembali saja"


"Baik lah baiklah.. "


tak lama kemudian datang lah wanita cantik, ia tersenyum begitu lembut.


"Pa kenapa kau masih seperti anak kecil? "


"Aku merindukanmu, aku tidak sanggup menghadapi penyesalan itu sendiri"


"Maafkan aku, semua karena aku pa. "


"Ma sudah lah, kita sudah bisa bersama. kita akan bahagia bersama putri kita"


"Pa apa papa yakin ingin meninggal kan putra kita? "


"Papa yakin, dia masih di kelilingi orang yang baik"


"Baiklah, ayo pa. Kita pergi"


Mereka bertiga berpegangan tangan menuju sebuah taman yang sangat indah.


"Akhhhh" desah betran memegangi dadanya.


Bima yang saat itu belum memejamkan matanya pun langsung panik. ia mencoba membangunkan betran namun tak kunjung membuka mata.


Dokter datang dengan du a perawat.


mereka bergegas memberikan pertolongan pertama.


Bima langsung menghubungi bagas dan memberitahu kondisi betran.


tak berselang lama bagas dan sandra pun tiba di rumah sakit.


Bima pun menceritakan kejadiannya. sungguh tidak ada kendala apa pun. betran masih terlihat sehat dan meminta tidur.


Sandra menangis, apa yang ia takutkan mungkin akan terjadi.


setelah satu jam dokter keluar dengan wajah yang sulit di artikan.


"Tuan muda, kondisi tuan besar sangat buruk. saya tidak mengerti kenapa bisa seperti ini. padahal siang tadi kondisi beliau sudah benar- benar pulih" ucap dokter


"Jadi bagaimana dok? " tanya bagas.


"Kita hanya bisa berserah pada Tuhan, hanya beliau yang bisa membantu" ucap dokter penuh penyesalan.


Namun tiba-tiba perawat memanggil dokter dengan panik.


"Dok detak jantung pasien berhenti " teriak perawat itu.


Dokter pun segera masuk dan mencoba alat pacu jantung, namun beberapa kali dilakukan hasilnya gagal.


Betran pergi pada dini hariii setelah memberikan sebuah harapan kesembuhan yang besar.


"Papa" isak sandra.


Keluarga permana berduka.


papa betran akhirnya berpulang.


dikejauhan terlihat


tiga orang yang berada di taman itu tersenyum penuh arti.


yaa mereka adalah Mela, putri dan juga betran.


kini mereka sudah berkumpul di tempat terindah di sisi Tuhan.

__ADS_1


__ADS_2