AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
S2 episode 29


__ADS_3

Hari - hari berjalan dengan biasanya, kiara juga sudah tampak baik- baik saja tepatnya selalu berusaha baik- baik saja di depan sandra.


Sementara itu nino masih mencari tahu semua kebenarannya melalui varrel sang asisten. Namun hingga saat ini semua nya masih nihil karena tidak ada rekaman CCTV di lokasi .


Sempat terlintas di fikirannya jika wanita itu adalah kiara. Tapi bagaimana bisa jika dia lah orangnya ia masih bisa bersikap biasa saja apalagi itu adalah yang pertama untuk wanita itu.


Di wijaya grup liana terlihat sedang tidak baik- baik saja . Ia terlihat pucat sehingga membuat bayu sangat khawatir pada sang istri.


Berulang kali bayu meminta lia untuk pulang dan beristirahat namun ia tak mau beranjak sedikit pun dari ruangan bayu.


liana lebih memilih beristirahat di ruangan bayu dari pada pulang karena akan membuat ia jauh dari sang suami.


"Permisi tuan" ucap sekretaris bayu


"Ya ada apa?"


"Ada paket untuk nyonya liana " jawab nya


"Dari siapa?"


"Saya kurang tahu tadi seorang driver ojol mengantarnya"


"Baik lah , terimakasih kamu bisa kembali ke mejamu"

__ADS_1


Bayu mengambil sebuah bingkisan berbentuk persegi dengan pita yang cantik.


Tidak ada nama pengirim hanya tertulis To Mrs Liana wijaya.


Sambil membolak- balik kotak itu bayu menghampiri liana di ruang istirahat ruangannya.


"Lia ada paket untukmu, apa kamu baru saja berbelanja?" tanya bayu


"Paket? tapi aku tidak merasa sedang memesan apa pun mas" jawab liana


"Buka saja kalo begitu, ini tidak berisi nama pengirim" ucap bayu menyerahkan bingkisan itu.


Liana mengambilnya , namun ia merasa ragu untuk membuka .


"Kalau kamu merasa ragu jangan dibuka ,kita buang saja" ucap bayu


Liana merobek sedikit demi sedikit terlihat sebuah kotak kecil di dalamnya.


Liana membuka lagi dan mendapat sebuah kertas yang dilipat. Ia membuka dengan perlahan


"KAU TIDAK AKAN SELAMANYA MENJADI NYONYA WIJAYA, AKU AKAN MEMBUAT MU MENINGGALKAN KELUARGA ITU SECEPATNYA ATAU NYAWAMU MENJADI TARUHANNYA"


Liana hanya tersenyum membaca tulisan itu, coretan tinta merah pada kertas putih itu membuat lia tersenyum entah apa yang membuat hal itu terjadi.

__ADS_1


Bayu merebutnya dan membaca ,ia merasa tertantang oleh tulisan tinta merah itu.


"Siapa yang berani mengancam istriku" ucap bayu yang terlihat marah.


"Mas sudah lah, itu hanya kerjaan orang iseng saja. Aku tidak peduli siapa pengirimnya karena aku pasti menemukannya" jawab liana kembali tidur.


"Sayang itu mengancam nyawamu" jawab bayu


"Dia tidak akan bisa melukaiku selama kau di sisiku" jawab liana.


"Iya kau benar ,aku akan selalu melindungimu" ucap bayu mengecup kening liana.


Hubungan mereka sudah sangat baik, bayu maupun liana sudah merasa nyaman satu sama lain. Mereka seperti pengantin pada umumnya terlihat mesra dan saling mencintai meskipun di dalam hati mereka hanya lah mereka berdua yang tahu.


Di sebuah ruangan seorang laki- laki tersenyum setelah mendapat kabar jika paket nya sudah di terima.


"Aku yakin saat ini wanita itu tengah menangis ketakutan" ucapnya dengan bibir melengkung.


"Mommy ...mommy.." teriak alexa


"Mom sedang di kantor sayang, apa kau perlu sesuatu?" tanya nenek elena


"Owh tidak nenek, alexa hanya rindu" jawab nya sambil tersenyum.

__ADS_1


"Ayo ganti bajumu dan makan lah ,nenek sudah membuat sandwich kesukaan mu . Kau juga el ganti lah pakaian dan cepat turun ya" ucap elena mengusap kepala si kembar.


setelah kepergian si kembar elena kembali melamun, Jika saja nino mau menikah dan ia memiliki cucu pastilah hidupnya akan terasa lebih bahagia .


__ADS_2