AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
Episode 115


__ADS_3

Drt...drt.....drt.....


Suara ponsel milik bagas bergetar tepat jam Lima pagi, bagas bangun dengan sedikit kesal.


"Siapa yang menghubungi ku pagi - pagi begini?" geramnya dengan mata masih setengah terpejam.


"Nomor siapa ini? " tanya bagas dalam hati


Bagas:" Hallo "


Mr X :" Jika kamu ingin sekretaris mu hidup , cepat temui dia di alamat yang sudah aku kirim lewat pesan. Waktu mu hanya sepuluh menit saja jika terlambat maka kau akan kehilangan nya dan tentunya kau lah yang jadi tersangka"


"Hei siapa kau?"


tut...tut....tut....


"Halloo...


Hallo...Akhh sialll siapa yang berani mengancamku. Koko? aku harus memeriksanya" ucap bagas melompat dari tempat tidur .


Koko memang tinggal bersama dia tentunya dengan reza juga. Bagas mendobrak pintu kamar yang di tempati koko namun kamar itu kosong. Bagas dengan cepat memeriksa seluruh ruangan dan menghubungi no ponsel bagas namun hasilnya nihil.


Reza yang mendengar keributan pun keluar kamar dan melihat bagas panik


"Ada apa tuan?" tanya reza


"Koko di culik" jawab bagas melihat jam tangannya


"Apa dia tidak kembali sejak kemarin tuan? " tanya reza


"Aku tidak tahu ,aku hanya mempunyai waktu delapan menit lagi. " ucap bagas menyambar kunci mobil dan pergi .


Reza pun bergegas mengikuti bagas. Ia takut hal buruk terjadi pada tuannya dan pastinya membuat sandra kecewa padanya.


Namun tanpa reza sadari dua buah mobil sudah mengikuti mobil nya dan langsung menghentikan tak jauh dari rumah bagas.


"Ahhh sial, mereka ternyata sudah merencanakan semuanya" gumam reza


Tanpa fikir panjang reza mengirim pesan pada nino dan bergegas turun.

__ADS_1


Perkelahian pun terjadi, reza yang hanya sendiri pun tak bisa melawan orang yang berjumlah delapan orang itu.


Hampir tiga puluh menit pertarungan sengit itu terjadi, reza begitu kelelahan melawannya hingga ia terjatuh


Sementara bagas masih terus melaju dengan kencang, bagaimana pun koko adalah karyawan terbaiknya. Ia bertanggung jawab pada nya apa lagi koko adalah tulang punggung keluarga nya.


"Siapa sebenarnya musuhku? Musuh?? ahhh bahkan aku Tidak memiliki nya terkecuali rekan bisnis ku" guman bagas.


Tak lama mobil nya berhenti di sebuah rumah tua , tidak ada permukiman di daerah itu hanya rumah tua itu dan terlihat cahaya remang- remang.


" Tuhan tolong lindungi koko dan juga diriku. Ada si kebar dan istriku menanti kepulanganku" doa bagas sebelum turun.


Bagas berjalan menyusuri jalanan yang terlihat sudah rusak, halaman rumah yang sudah tak terurus


Pintu masuk terbuka lebar,bagas masuk dengan waspada. Ia tahu mungkin akan ada serangan mendadak jika ia lengah.


Rumah tua dengan dua lantai, mungkin tempat ini memang sengaja di buat untuk hal - hal jahat. Bagas menaiki tangga satu persatu dengan pandangan keseluruh ruangan.


Tiba di lantai dua ,ada satu kamar yang terlihat disinari oleh lampu . Bagas pelan- pelan melangkah dan menemukan koko dengan keadaan yang terikat,luka lebam dengan darah di sudut bibirnya yang sudah kering.


"Koko" panggil bagas bergegas masuk


"Aku tidak mungkin membiarkan mu mati" ucap bagas


Namun belum lepas tali yang mengikat Koko sekelompok pria berbaju hitam datang.


"Jangan coba- coba melepaskannya tuan" ucap pria itu


"Siapa kalian? kenapa kalian menyekap Koko?" tanya bagas dengan marah


" Tenang lah Bagas , Keponakanku" ucap perempuan paruh baya masuk di tengah kelompok pria berbaju hitam


"Siapa kau?" tanya bagas.


"Apa kau tidak tahu ? oopss aku baru ingat kau tentu saja tidak mengenalku karena ibu mu tidak mungkin menceritakan ku padamu" ucap wanita itu


"Perkenal kan, Aku Nila Saudari kembar dari ibu mu Mela" ucap wanita itu


"Kembaran ibu ku? kenapa aku tidak tahu?" tanya bagas penasaran

__ADS_1


"Baiklah akan aku ceritakan padamu, Aku adalah kakak dari Mela sejak kecil nasib mela lebih beruntung dariku. Mela pintar, kakek dan nenekmu begitu menyayanginya begitu menyanjungnya. Apa pun yang aku inginkan pasti mela lah yang mendapatkan .


Hingga saat kami kuliah,aku sangat menyukai seorang pria yang begitu populer tapi dia lebih memilih mengejar mela dari aku. Tapi mela menolak nya hingga pemuda impianku sedih saat itu pula ia mengalami kecelakaan setelah penolakan mela. Aku begitu membencinya karena gara- gara mela calon masa depan ku mati. Dan kau tahu mela menikah dengan ayah mu Betran setelah lulus kuliah , Ia begitu di sayangi oleh suami dan mertua nya. Sedangkan aku? aku menikah terpaksa dengan seorang pria asal belanda ,ayah sengaja menjodohkan aku ke negara orang agar aku tidak mengganggu anak emas mereka.


Tapi rumah tangga ku hancur, suamiku jahat padaku tidak seperti nasib mela.


Dan apa kau tahu, adikmu yang tersayang itu mati di tanganku hahahahaha aku begitu senang melihat mela gila seperti dulu hingga ia sembuh kembali entah apa penyebab wanita gila itu sembuh. Tapi aku lebih bahagia karena ada orang yang dengan suka rela membunuhnya . " ucap Nila tertawa


Bagas sangat marah akan pengakuan nila bahwa ia lah penabrak sang adik hingga meninggal. Bagas tak pernah tahu ibunya memiliki saudara yang begitu gila.


"Lalu apa maumu?" teriak bagas.


"Santai... turunkan nada bicaramu karena kau berada pada genggaman ku saat ini. Kau akan membebaskan kamu dengan syarat berikan seluruh harta mu padaku dan menikahlah dengan wanita pilihanku" ucap nila


"Jangan mimpi kau , aku tidak aka menyerahkan apa pun padamu. Atau pun menikah karena aku sudah memiliki anak dan istri" bentak bagas.


"Tapi kau tidak punya pilihan lain , Kau mau hidup atau mati itu saja pilihanmu"


"Apa kau masih mengharapkan satu anak buahmu itu yang menolongmu? hahah dia sudah diurus anak buahku jadii terima saja nasibmu" ucap nila dengan bangga


"Aku tidak akan menyerah begitu saja" ucap bagas


"Baiklah, maka terima lah jika kau harus mati. Serang anak sombong ini" ucap nya pada anak buahnya.


Perkelahian pun terjadi, awalnya bagas hanya melawan satu persatu musuhnya ia masih bisa mengimbangi namun setelah itu dua lawan satu hingga tiga lawan satu. Bagas yang memiliki ilmu bela diri masih berjuang meski beberapa wajahnya sudah lebam.


Bagas tak menyerah ,ia yakin mampu mengalahkan para musuhnya


namun kecurangan pun terjadi , salah satu dari laki- laki baju hitam mengeluarkan jarum yang sudah berisi bius ,saat bagas lengah jarum itu pun langsung tertusuk di punggungnya. Hanya hitungan detik bagas sudah terkulai lemas.


"Jangan mencoba melawanku " ucap nila pada bagas yang sudah tak sadarkan diri


Sementara Koko hanya bisa menitikan air mata melihat tuannya terkulai begitu saja karena menyelamatkan dirinya.


Sebelumnya


Saat koko pergi ke sebuah bar yang ada di dekat rumah bagas,ia di hampiri wanita cantik .


Wanita itu memberikan ia minuman dan mengajak nya bersulang tanpa merasa curiga Koko pun menerima hingga ia tersadar sudah berada di rumah tua ini. Orang berbaju hitam memaksanya untuk menghubungi bagas namun koko menolak hingga pukulan demi pukulan mendarat indah di wajah serta perutnya.

__ADS_1


__ADS_2