AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
eps 55


__ADS_3

"Sandra"


Daniel pun akhirnya menghampiri sandra,namun tentu saja dua bodyguard nya menghalangi niat daniel untuk mendekati wanita kesayangan mereka.


"Tolong dengar kan aku bee, Aku terpaksa ,maaf kan aku bee ,aku tak akan menikahi orang lain selain dirimu bee" ucap daniel dengan wajah sedihnya


"sebaiknya tuan daniel jauhi kakak saya, Jangan sampai saya memberikan kenang- kenangan di wajah tampan anda" ucap bayu datar.


"daniel apa-apaan ini...kamu meminta maaf pada wanita mur**an itu? Kau adalah pangeran amerika tidak pantas kau merwndahkan dirimu di depan wanita rendahan itu" ucap crys dengan tatapan mengejek.


Dengan senyuman manis sandra menatap cryss darii ujung kaki hingga ujung kepala,


"wanita yang menjijikan" ucap sandra.


"Jaga ucapanmu ,aku adalah seorang model papan atas yang akan menjadi brand ambasador perusahaan terbesar negara ini. Akan ku pastikan kau akan menyesal telah berurusan padaku" ucap crys dengan angkuh.


"diam crys,kau tidak tau apa- apa ." ucap daniel.


"Bahkan anda tidak berani membela sandra di depan wanita jadi-jadian ini" ucap nino dengan senyum mengejek.


"kita pergi" ucap sandra dengan melangkah keluar restaurant.


Aku pernah berharap tapi harapan itu kau kecewakan.


"Nino ini pasti ulahmu kan yang mengirim model itu kesini" ucap sandra dengan tatapan tajam


"aku hanya ingin sifat sombongnya itu meleleh bos" ucap nino santai


"kesombongan bisa meleleh? yang benar saja?' sahut bayu


''hanya sebuah pengumpamaaan tuan muda" jawab nino dengan sedikit kesal.


Tanpa mereka bertiga sadari ketika keluar dari dalam restaurant tadi ada sepasang mata yang menatap nya dengan tatapan tidak percaya.Tak lain adalah citra yang baru saja tiba namun tiba- tiba melihat kakak beradik yang sudah dinyatakan meninggal berjalan di hadapannya.


"apa aku tidak salah melihat? itu bayu? bagaimana mungkin dia masih hidup? tapi jika dia hidup sudah tentu akan membalas dendam padaku, mungkin hanya mirib" batin citra.

__ADS_1


"Citra" sapa billy mengejutkan putrinya.


"ehhh...papa sudah sampai" ucap citra


"kau sedang apa diluar? ayo masuk" ajak billy pada putrinya.


Billy dan citra memaang janjian untuk makan siang bersama karena istri billy sedang ada acara dengan teman sosialita nya.


"Pa apa papa percaya kalo aku bilang melihat anak- anaknya ayah roman?" tanya citra


"kau sedang bermimpi? keluarga itu sudah mati sayang"ucap billy santai.


"papa benar,mungkin hanya mirib" sahut citra.


Sandra yang sedang berdiri di balkon kamarnya menatap langit malam dengan tatapan penuh kesedihan. Sandra memang menjadi pengusaha dalam waktu yang tidak lama ,namun untuk urusan asmara sandra adalah orang yang masih awam. Rasa persahabatannya pada daniel menimbulkan setitik rasa entah itu memang cinta atau hanya sebuah rasa nyaman berada di samping orang sebaik daniel.


Lama sandra termenung hingga deringan ponselnya memecahkann lamunan yang sudah menguasai akal fikirannya.


Kringg....kringggg....kringgggg....


"Hallo kak"


"aku sedang berlarii kak"


"heii gadiss nakal,kau mau mengerjai kakakmu? mana ada lari malam- malam"


"hemmm yaya,,,,aku sedang berdiri di balkon kamarku"


"masuk,kau akan masuk angin jika malam- malam mencari udara"


"kak dimana kamu? aku merindukanmu"


"Aku berada di negara K , kenapa kau merindukanku? apa calon suamimu tidak menjengukmu?"


"aku tidak memiliki calon suami kak"

__ADS_1


''apa maksudmu girl? kau putus dengAn daniel?"


"darimana kakak tau aku dan daniel.memiliki hubungan?"


"hmm itu ,,,aku hanya asal menebak saja"


"kak pulang lah,aku ingin menceritakan sesuatu padamu"


"baik tuan putri,besok aku akan pulang"


"benarkah? aku akan menunggumu"


"iya ,,,sekarang tidurlah.


selamat malam "


"selamat malam kaka"


Orang yang menelpon sandra adalah bagas, Meski sudah di tahan olehnya namun bagas tidak mampu menahan keinginan menghubungi pujaan hatinya itu.


Namun bukannya sandra yang biasanya cerewet yang di dengarnya,melainkan sandra yang seperti tidak memiliki semangat lagi.


"apa ini jawaban tuhan padaku? apa aku masih memiliki kesempatan? benar juga kata asisten konyol itu ,jika sebelum janur kuning melengkung masih banyak kesempatan yang aku miliki. Sandra aku datang..." batin bagas dengan senyum mengembang.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


๐Ÿ˜


__ADS_2