
Di negara upin dan Ipin terlihat sepasang suami istri sedang bersenda gurau dengan anak pertama mereka.
Terlihat seperti keluarga harmonis , karena mereka saling menyayangi satu sama lainnya.
Kebahagiaan keluarga kecil itu pun tak luput dari penglihatan perempuan dengan sejuta luka dialah Citra Aurelia Hermawan . Perempuan yang sangat di sayang oleh ayahnya . Kini kehidupannya jauh merosot 99% semenjak menikah dengan pengusaha johan yusuf cruz. Awalnya dia mengira akan menjadii ratu di keluarga joy namun kini dia hanya lah sebatas budak.
Air matanya lolos begitu saja di pipi nya mata yang terlihat membengkak akibat menangis dan wajah yang terlihat sayu .
"Tuhan apa ini karma ku? dulu kau memberiku suami yang dingin tapi masih tetap perhatian padaku. Memberiku apa pun yang aku mau, tapi kini? aku memilihnya untuk ku jadikan suami tapi dia memperlakukan ku layaknya seorang budak" ucap citra lirih .
"Pelayan panggilkan wanita itu" pinta joy pada salah satu pelayannya.
"Jason sayang, kembalilah ke kamarmu. Papi ada yang mau dibicarakan" ucap joy lembut pada putranya.
"Baiklah papi, " jason pun mencium pipi kedua orang tuanya. dan pergi memasuki kamar sesuai perintah papinya.
"Kenapa kamu memanggilnya sayang?" tanya sonia pada joy
"Kita bermain- main dulu dengannya sebelum dia ku buang" ucap joy santai
"Really? kau membuang nya? tapi kenapa?" tanya sonia
"Aku tidak membuang nya di jalan , tapi aku akan memberikan pada temanku. Aku muak melihat wajahnya sayang" jawab joy
Sonia sebenarnya merasa kasihan pada citra karena bagaimana pun dia juga seorang perempuan tapi dia tidak bisa membantah perkataan sang suami.
"Semoga tuhan memaafkan segala kesalahanmu dan memberimu jalan terbaiknya citra" batin sonia.
__ADS_1
"Kenapa kau memanggilku?" tanya citra
"Aku hanya ingin bermain dengan budak ku " ucap joy.
"Apa maksudmu? aku istrimu joy" ucap citra
"Yaa istriku ketika di negaramu" balas joy dengan senyum sinisnya.
"Berry ,joki dan kery kemarilah" teriak joy
Dengan tergopoh- gopoh mereka bertiga menghampiri joy karena takut akan amarah tuannya .
"Iya tuan".
"Aku memberi kalian bonus hari ini, Silahkan nikmati wanita ini sepuas nya karena setelah ini kalian akan mengantarkannya ke tempat aslinya" ucap joy
"Joy kau gila, aku istrimu ... Aku tidak mau joy" teriak citra dengan air mata mengalir
"Tentu saja,. maka cepatlah" ucap joy.
Dengan senang hati ketiga pengawal joy pun memegang kedua tangan citra dan menyeretnya ke lantai dua menuju kamar citra .
"Tidak ,,, tolongg,, lepaskan" teriak citra.
"Jangan sentuh aku, tolonh lepaskan aku" ucap citra lirih.
"Nona maafkan kami, tapi kami hanya menjalankan perintah. Jika kami melanggar kami tidak yakin nyawa kami akan selamat" ucap kery yang merasa iba dengan jeritan citra.
__ADS_1
Citra hanya mempu menangisi nasibnya kini, Pagi hingga malam harinya citra harus melayani ketiga pria yang menikmatinya secara cuma- cuma.
Air matanya sudah mengering saking lamanya dia menangis. Perlahan dia pun mulai memmejamkan mata karena terlalu lelah.
"Tuhan aku tidak sanggup, tolong jangan bangunkan aku"batin citra.
"Maafkan kami nona, " ucap kery sebelum meninggalkan kamar itu.
Sementara di kediaman sandra. Terlihat bayu tengah termenung di taman belakang rumahnya. Memandangi bunga mawar kesayangan sang kakak serta kupu- kupu yang berterbangan menciumii bunga- bunga yang menggoda.
"Boy..." sapa sandra
"Kakak, kenapa kamu kemari?" tanya bayu
"Kenapa hmm? apa yang sedang kamu fikirkan?" tanya sandra
"Aku hanya duduk saja kak" ucap bayu mengelak.
"Jangan berbohong padaku" ucap sandra.
"Kak bagaimana rasanya dicintai dengan tulus?" tanya bayu.
"Hmmm jika kamu bertanya soal kak bagas , pasti aku sangat bahagia boy, Rasanya berbeda saat kakak bersama daniel. " ucap sandra.
"Kenapa kau bertanya seperti itu? apa sudah ada gadis yang mencuri hatimu?" tanya sandra
."Tidak kak, aku bahkan tidak pernah bertemu dengan perempuan selain dirimu" ucap bayu
__ADS_1
"
"Lalu?"