
Reza kembali ke tempat duduknya dengan wajah dinginnya. ia menatap kia yang masih menikmati makan siangnya.
"Kenapa?" tanya kia melihat tatapan reza tidak seperti biasanya.
"Apa kau mau berbohong juga padaku?" tanya reza
"Aku? hmm tidak aku tidak berbohong" jawab kia
"baik ikut aku " reza menarik tangan kiara meskipun masih lembut tapi kia merasa takut dengan ekspresi reza saat ini.
Mereka tiba di taman , di bawah pohon mangga yang begitu rindang . Taman ini masih sepi karena hanya pagi dan sore taman ini akan ramai.
Kiara duduk menatap reza dengan kebingungan.
Tanpa aba- aba reza menarik baju yang menutupi leher Kiara membuat nya memekik kaget
"Apa yang kau lakukan?" ucap kiara dengan keras.
Reza diam , ia menatap kiara dengan tatapan yang sulit di artikan. Kiara tahu jika reza melihat yang ia tutupi hari ini.
__ADS_1
"Apa kau orangnya?" tanya reza
kiara diam , ia hanya menunduk.
"Kia kenapa kau tidak mengakui nya? jawab aku" bentak reza
Kiara menangis , ia tidak menyangka jika akan terbongkar secepat ini.
"Aku hanya takut , aku takut jika kenyataan ini akan membuat orang berpandangan buruk tentangku. Aku tidak akan mengatakan apa pun pada siapa pun tapi kenapa kau harus tahu . Aku tidak tahu harus menyalahkan siapa ... aku ..aku..
reza memeluk erat kiara yang menangis sesegukan . Reza merasakan sakit yang dirasakan Kiara. Selama kia memasuki perusahaan reza selalu mengagumi nya .
"Aku tidak sengaja , aku tidak mau aku hanya terpaksa kak , bagaimana aku melewati hariku ,aku sudah berusaha menyimpan ini meski sangat sesak kak. Aku tidak mau dianggap wanita murahan kak aku tidak mau" derai air mata kiara ditengah hujan yang mulai turun secara tiba- tiba.
Seakan langit ikut merasakan kepedihan hati seorang kiara.
"Kau harus mengatakan semuanya , aku akan selalu berada di sampingmu " ucap reza
"Tidak ...tolong jangan kak aku hanya ingin kau saja yang tahu hal memalukan ini. Aku tidak mau orang lain tahu meskipun itu nino. Ini hanya kesalahan yang tidak di sengaja karena di luar kendali kak " jawab kiara.
__ADS_1
"Tapi kia...
"Aku mohon padamu, aku hanya memiliki dirimu sebagai teman yang baik . Aku tidak mau membuat nyonya sandra merasa bersalah aku tahu dia sangat menyayangi anggota keluarganya. Dan aku juga tahu jika nino sudah memiliki seseorang di hatinya. Aku hanya akan mendapat sakit seperti cerita di novel yang menikah karrna terpaksa" jawab kiara
"Kau ini terlalu banyak membaca novel , ini dunia nyata . Ini dunia mu , yang kau alami saat ini kia ." jawab reza
"Aku mohon berjanjilah demi diriku jika kau akan menjaga rahasia ini sampai kapan pun kak,, ayo berjanjilah aku akan membelikan mu es crem jika kau mau berjanji" ucap kiara.
"Kau wanita yang hebat, baiklah aku berjanji "
mereka menautkan jari kelingkingnya , reza menatap kia dengan perasaan hancur ,ia merasa iba tapi hatinya juga sakit.
gerimis yang semakin tebal membuat mereka harus kembali ke dalam mobilnya dan kembali ke perusahaan.
kiara masih berusaha menahan emosinya , iya memperbaiki make up nya untuk menutupi mata sembabnya.
Rasanya lebih baik dari sebelumnya,
" ternyata bercerita bisa membuat ku merasa lebih baik" batin kia
__ADS_1