
Reza pun menceritakan semuanya dengan detail tanpa ada yang ia sembunyikan .
Entah harus senang atau sedih mereka semua tampak terdiam dengan ekspresi yang tidak bisa di tebak.
"Apa kamu tahu dimana tepatnya kiara berada?" tanya bagas pada reza
"Saya tidak tahu tuan , info terakhir saya hanya tahu jika kia pergi menuju negara jepang" ucap reza
"Aku akan mencarinya ke jepang , aku pasti akan menemukan nya " ucap Nino
"Ya baiknya begitu kak, kau harus membawanya kembali. Entah kenapa dia harus pergi tanpa mau meminta mu bertanggung jawab tapi aku yakin ada sesuatu yang membuat nya melakukan itu" ucap sandra.
"Nino tapi sebelum kau pergi , ada baiknya kau sejenak menemani alexa . Maaf jika aku terlihat mencegahmu ,kau tahu jika alexa sangat menyayangimu . Minggu depan alexa akan terbang ke negara A dan kembali hanya pada saat liburan sekolah . Aku yakin ia akan merindukanmu" ucap bagas. Terlihat ada kesedihan di mata seorang ayah yang akan berjauhan dengan putra putrinya tapi keinginan si kembar adala mutlak .
"Iya aku mengerti , jika bisa aku juga tidak ingin ia tinggal di negara itu. Terlalu sulit untuk ku lakui tanpa gangguan anak itu" ucap nino tersenyum
"Terimakasih kak sudah menyayangi anak anaku dengan tulus" ucap sandra
"Mereka sudah ku anggap anak anakku juga " jawab nino.
"Ahh ya , darimana kau mendapatkan rekaman itu ? bukan kah kau baru tiba?" tanya nino pada reza
"Itu ..... aku mendapatkannya di ipad ku,tuan bisa melihatnya" ucap reza menyerahkan ipad ke tangan Nino.
Semua terlihat penasaran asal muasal video itu sedangkan cctv-nya sudah di katakan rusak oleh pemilik hotel. Bahkan varel sampai marah di tempat itu namun hasilnya nol besar.
Nino melacak akun email yang mengirim itu namun hasilnya nihil. Itu adalah akun baru dan tidak terdapat keterangan apa pun bahkan akun itu sudah berisi virus yang membuat siapa pun tidak bisa menembusnya.
"Siapa yang sudah membatu ku? masalah ini tidak ada yang tahu kecuali keluarga kita" ucap nino
"Aku rasa dia orang yang sama dengan yang sebelumnya" ucap sandra
"Ya aku juga berfikir begitu, semoga saja kita bisa tahu siapa orang itu" ucap bagas.
__ADS_1
Besok hari nino sudah rapi dengab pakaian santainya . Ketampanannya terpancar meski hanya memakai baju kaos dan celana pendek.
Wajah tampannya terlihat sedikit berbeda , hari ini nino tersenyum begitu indah . Nino akan mengajak tuan putri nya untuk jalan jalan sebelum mereka akan berpisah ke negara yang berbeda.
"AL , EL selamat pagi " sapa Nino pada si kembar yang sedang berada di ruang tv.
"Pagi papa nino " balas mereka serempak.
"AL ,EL papa ingin mengajakmu jalan- jalan hari ini . Ayo kalian bersiaplah" ucap nino
"Maaf pa tapi aku sedang ingin di rumah , papa pergilah bersama lexa ya " ucap axel menolak dengan menunjukan deretan gigi putihnya
"Oh kak ayolah ,,tidak baik kau hanya duduk di depan komputer mu itu" ucap lexa dengan kesal pada kakaknya
"Lexa ku sayang , aku lelah aku juga mengantuk karena kurang tidur " jawab axel
"Baiklah tidak apa - apa jika begitu el , tapi katakan apa yang kau inginkan akan papa belikan untuk mu" ucap nino mengelus kepala axel
" iiis kau ini kak, apa yang kau katakan ? katanya apapun itu tapi kenapa harus meminta juga" ucap alexa menepuk jidatnya sendiri
Nino hanya terkekeh melihat saudara kembar ini , hal itulah yang membuatnya berat berpisah pada kedua bocah ini.
Nino dan lexa berjalan di pinggir danau buatan di taman dekat rumahnya . Mereka berjalan dengan berpegangan tangan layak nya ayah dan anak.
"Pa aku dengar papa akan menikah?" tanya alexa . Nino sedikit terkejut dengan pertanyaan alexa. Gadis kecil itu tau darimana soal pernikahan nya bahkan ia sendiri masih bingung soal menikah i kiara.
"Kamu tahu darimana?" tanya nino
"Aku dengar dari kak el , aku penasaran seperti apa calon mama ku . Apa dia secantik mommy?" tanya alexa
"Dia cantik tapi mommy mu lebih cantik" ucap nino dengan tersenyum
"Apa papa menyukai mommy ku? " tanya alexa tiba- tiba
__ADS_1
Nino menghentikan langkah nya dan menatap manik mata kecil yang terlihat bersinar itu.
"Mommy mu adalah adik papa jadi sudah pasti papa menyukainya" jawab nino
"Bukan itu maksud alexa pa, maaf tapi lexa pernah dengar jika papa menyukai mommy tapi mommy sudah menikah dengan daddy" ucap alexa
"Benarkah? boleh papa minta sesuatu ?"" tanya nino
"Benar pa , papa mau minta apa?" tanya lexa
"Rahasiakan itu pada siapa pun , perasaaan papa itu sudah masalalu sekarang papa akan memulainya dengan calon mama kiara . Dia wanita yang baik ,kau pasti menyukainya" ucap nino
"Tenang saja pa , seperti apa yang lexa katakan kemarin ya pa , papa harus melupakan masalalu dan belajar menerima masa depan . Papa mencintai mommy cukup melihat mommy bahagia begitu juga lexa yang sangat sayang pada papa ,daddy dan ayah . Lexa juga melihat kalian semua bahagia lexa pun bahagia" ucap gadis kecil itu penjang lebar
"Siapa yang mengajarimu berbicara dewasa sayang? kau masih sangat kecil untuk mengerti itu" ucap nino dengan gemas.
"Aku hanya mengatakan apa yang aku tahu pa" jawab lexa
"Oh ya , jadi al yang mengirim pesan singkat itu pada papa?" tanya nino
"Hem sebenarnya kak axel pa , maaf jangan marah kami hanya membantu saja " ucap alexa yang tiba- tiba teringat jika harus merahasiakan semuanya dari siapa pun tapi ia terlanjur mengatakan pada Nino
"Apa saja yang dilakukan kakak mu tanpa di ketahui mommy ataupun daddy?" tanya nino
"Tidak pa , tidak ada'' jawab alexa tersenyum
"darimana axel belajar soal pesan singkat itu?" gumam nino
"Pa ayo kita ke mall, membelikan pesanan kak axel" ucap alexa tersenyum
"Ah ya , ayo sayang sekalian kita makan siang oke " ucap nino.
Mereka pun melanjutkan perjalanann menuju malll terbesar di kotanya.
__ADS_1