AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)

AKU TERLAHIR SEBAGAI PEREMPUAN (Eps 1 Dan 2)
s2 episode 56


__ADS_3

Semua berjalan dengan sempurna , hari - hari berlalu nino belajar untuk menerima kehadiran kiara . Meskipun tidak ada cinta di antara mereka tapi mereka menjalani nya seperti pasangan pada umumnya.


Dua minggu lagi adalah HPL dari kiara , ibu elena begitu antusias mempersiapkan kelahiran cucu pertamanya begitu juga sandra dan kedua anaknya mereka membantu semua persiapan.


Nino hari ini tiba di kediamannya setelah dua hari harus terbang ke negara A , Bayu dan istrinya juga sudah kembali ke negara nya .


"Kiaa apa kau sudah merasakan kontraksi?" tanya sandra saat mereka duduk di halaman rumah nino


"Hanya sedikit keram jika aku sedang berfikir , dokter sudah menyarankan untuk tidak berfikir berlebihan tapi aku masih saja takut" jawab kiara seraya terkekeh pelan


" Tidak akan terjadi sesuatu, kau hanya perlu berdoa dan jangan terlalu cemas . Dulu aku juga begitu tapi lihat lah sekarang semuanya baik- baik saja " ucap sandra


"Iya aku akan selalu berdoa untuk anak ku ini" ucapnya


" Bagaimana perlakuan nino? apa dia baik?" tanya sandra


"Dia baik , dia juga sedikit perhatian meski pun tetap saja seperti balok es" jawab kiara.


"Biarkan saja , dia akan mencair seiring berjalannya waktu '' ucap sandra


Malam hari nya ,


Pada saat menjelang acara makan malam, kiara dengan telaten mengurus nino . Saat ini nino tengah melakukan ritual mandinya , kiara menyiapkan pakaian nino namun ada yang aneh padanya hari ini.


Entah kenapa kiara mengambilkan sebuah kaos kuning dengan celana pendek , warna nya sangat membuat kiara merasa nyaman melihatnya.


Nino kaget saat melihat baju cerah itu sudah disiapkan kiara , dia menatap lekat baju itu lalu menghela nafas panjang.


"Tolong ambilkan baju yang lain kia, aku kurang menyukainya" ucap nino

__ADS_1


"Tapi aku ingin melihat kau memakainya " jawab kiara menunduk


"Besok akan aku pakai , aku tidak suka memakai baju terang saat malam hari" ucap nino


Kiara merasa sangat sedih tapi dia tidak bisa memaksakan kehendaknya.


Kiara mengambilkan kaos hitam untuk nino , entah kenapa mood nya benar- benar hancur karena nino menolak bajunya.


"Ayo turun ,kita makan malam" ucap nino setelah selesai mengganti pakaian .


"Aku tidak lapar" jawab kiara


"Kau marah?" tanya nino


"Tidak ,untuk apa marah" jawab kiara pelan


Mau tidak mau kiara harus ikut turun meskipun dia sangat kesal hingga tidak merasakan lapar


Saat sampai di meja makan kia sibuk mengurus suaminya dengan raut wajah yang menahan kesal agar mertuanya tidak merasa curiga.


Mereka makan dalam mode hening , Kiara juga ikut makan karena perintah ibu elena meskipun hanya sedikit makanan yang masuk ke dalam mulutnya.


Tiba- tiba....


"Aduuuuhhhhh........."


Kiara merasakan perutnya bagaikan dililit dengan kencang .


"Kia kenapa nak?" tanya elena dengan wajah terkejutnya

__ADS_1


"Sssa....ki..tttt..." jawab kiara terbata


"Perutmu keram lagi? apa sudah mau lahiran ya?" ucap elena


"Apa ini karena kau kesal padaku?" tanya nino


membuat elena mengangkat sebelah alisnya


"Kia meminta ku memakai baju kuning tapi aku menolaknya" jawab nino


"Kau ini... istrimu mungkin masih mengidam kenapa kau menolaknya . Kau tahu kan kiara tidak boleh stres '' ucap elena dengan kesal


"Aku akan memakainya besok bu" jawa nino


"Bu sakit sekali ....." ucap kiara menangis


" kita kerumah sakit'' ucap nino menggendong kiara .


Sesampainya di rumah sakit dokter sudah menunggu dengan brankar


kiara segera di larikan ke UGD guna mendapat tindakan pertama.


"Ibu kiara akan melahirkan malam ini juga , suaminya boleh menemani di dalam " ucap dokter yang menangani kiara.


Nino menemani kiara di setiap proses kelahirannya , namun tidak sesuai harapan kelahiran itu tidak kunjung terjadi .


Bahkan nino meneteskan air mata saat melihat kiara kesakitan ,berulang kali nino meminta untuk dilakukan operasi saja namun berulang kali pula kiara menolaknya.


.............

__ADS_1


__ADS_2