
"Ye cepatlah" -Ye Nǚshén
"Baiklah jika ada salah satu pemain kehilangan nyawa tidak ada sangkut pautnya oleh kerajaan" Ucap sang penilai
"Baiklah mulai" Teriaknya dan segera lompat dari arena
"Mohon bantuannya" Membungkuk bersama
"Anak kecil jika kau terluka jangan salahkan aku ya" Ledeknya -N
"Hey Kakek maafkan aku ini sudah takdir kita jika aku mati aku masih bisa membunuhmu jika aku berreinkarnasi" Ucapnya dingin -Ye Nǚshén
"Kakek…" Kesalnya -N
"Baiklah mulailah dulu" Ucap Ye Nǚshén latah
"Apa kau tidak takut mati" Tanyanya -N
"Tidak" Santai -Ye Nǚshén
"Baiklah jangan salahkan aku 'Hujan Petir'... "Ucapnya -N
...|Bom... Duar... Bom... Bom......
...Terdengar sangat jelas di telingga...
"Wah kupingku"
"Pantas bisa dijuluki jenius dari segala jenius"
"Pasti dia sudah mati"
"Uhuk... uhuk... Apakah memang banyak asap begini uhuk... 'Angin' " Mengibas-ibaskan tangannya-Ye Nǚshén
|Angin menghilangkan asapnya
"Hah dia masih hidup"
"Belum ada yang bisa hidup setelah terkena serangan ini"
"Bukankah dia hanya di tingkat bumi"
"Sudahlah dia bakal kalah dia mempunyai kekuatan angin, angin dan petir sangat jauh"
"Lumayan juga kau L" Kesalnya -N
"Apa masih ada lagi" Tanyannya -Ye Nǚshén
"Baiklah rasakan ini 'Tombak petir penghancur bumi' " -N
"Apa Tuan N akan langsung menggunakan jurus itu"
"Ahh kasihan sekali anak itu"
...|BOMMM...
...Terdengar suara yang sangat besar...
"Apa jurusmu begini semua Tuan N" Memegang dengan dua jarinya -Ye Nǚshén
"Apa dia selamat" Kaget semua orang
"Yang mulia dia sanggup…" Ucap seorang Permaisuri
"Ya dia sangat berbakat belum ada yang bisa bertahan dari satu serangannya" -Raja
"Cih…" Menekan dan hancur tombak yang sangat besar dipenuh i energi listrik
"Uhuk... uhukk.. memang orang yang terpilih sangat kuat tapi apa kau bisa bertahan dari ini 'Petir pembelah jiwa'.." Memuntahkan darah segar -N
__ADS_1
"Ini baru menarik 'Pelindung Besi jiwa angin'.." -Ye Nǚshén
...|Bommm...
...Terdengar suara yang sangat keras dan angin yang sangat kencang...
"Uhuk... uhuk... kau tidak akan bertahan sekarang uhuk" Memuntahkan darah segar -N
"Hihihi ternyata bisa melukaiku" Tergores dibagian pipi kanan -Ye Nǚshén
"Bagaimana mungkin... kau siapa bagaimana bisa" Ucapnya kesal -Ye Nǚshén
"Bagaimana bisa bukankah tadi dia mempunyai kekuatan angin sekarang besi"
"Apa dia mempunyai dua elemen"
"Dia pasti jenius dinegaranya"
"Kau sudah merusak mukaku" Teriaknya " Benang Damaskus "Gumamnya -Ye Nǚshén
...|Tiba-tiba dari tanah keluar benang besi yang sangat tajam jika badan melewatinya mungkin akan terbelah...
...Ye Nǚshén mempunyainya karena kekuatan Hewan Spiritualnya bisa dipakai oleh pemiliknya...
"Kekuatan apa itu aku merasakan aurannya sangat mengerikan"
"Akhh bagaimana hanya benang bisa melukaiku" -N
"'Penyembuh cahaya'.." Gumamnya sambil memegang mukanya -Ye Nǚshén
...|Sertt...
Tiba-tiba benangnya menyambung ke jari Ye Nǚshén
"Akhhh apa yang kau lakukan" *Kesakitan -N
"Tidak apa kau akan mati dengan tenang karna di tanganku" Menarik benangnya -Ye Nǚshén
"Selamat tinggal tuan N 'Benang Damaskus cahaya surga'.." Sambil memejamkan matanya
"Kau akan tenang disana" Batin -Ye Nǚshén
|Tiba-tiba tubuhnya rabuh dan berterbangan seperti kertas yang dibakar tapi dengan cahaya putih di sekitarnya
"Huhh... Sudahku duga aku akan tenang di tanganmu terimakasih Nona" Mengucapkan itu dan menghilang bersama serpihan itu
"Apa dia membunuhnya"
"Bagaimana bisa dia terbunuh"
"Apa latar belakang Nona ini"
"Wah apa dia dewi yang turun dari langit"
"Semoga kau tenang" Menarik benang itu hingga masuk semua kejarinya -Ye Nǚshén
"P... Pemenangnya adalah Nona L" Tiba-tiba tersadar -Sang Penilai
"Baiklah aku pergi terimakasih sudah mau menonton" Teriaknya -Ye Nǚshén
"Tunggu" Ucap seseorang dari belakang
"Anda siapa" Bingung -Ye Nǚshén
"Apa anda tidak mengenalku" Ucapnya gagah
"Ah maaf apa..." Terpotong -Ye Nǚshén
"Yang mulia" Tiba-tiba S.Penilai memberi hormat
__ADS_1
"Oh dia rajanya"Batin "Maafkan hamba yang tidak mengenal anda, salam Yang Mulia Raja semoga anda diberi umur panjang" Memberi hormat -Ye Nǚshén
"Tidak apa kau baru masuk kota kerajaan ini wajar saja" -Raja
"Terimakasih Yang Mulia" Sopan -Ye Nǚshén
"Aku mempunyai satu pertanyaan yang harus kau jawab jujur saja" Tegasnya -Raja
"Suatu kehormatan bagi hamba" -Ye Nǚshén
"Apa kau mau menjadi pengawal peribadi saya" Tanyanya -Raja
"Maaf kan hamba bukan hamba menolak tapi hamba tidak layak menjadi pelayan Yang Mulia dan juga hamba masih mempunyai keluarga yang hamba harus lindungi" Sopannya -Ye Nǚshén
"Huhh... Yasudah tidak apa dan jika anda perlu bantuan Kerajaan Bintang siap membantu" -Raja
"Baik Yang Mulia saya pamit undur diri" Sopan "Mengapa tiba-tiba tubuhku serasa ingin terbakar" Batin -Ye Nǚshén
"Silahkan" -Raja
"Terimakasih Yang Mulia semoga anda diberi umur panjang saya mohon pamit" ucapnya dan menghilang -Ye Nǚshén
"Huh sayang sekali dia menolak tapi kata tuan N mungkin jika sekarang akan menyerang dia berusia tiga belas tahun atau empat belas tahun tapi dia terlihat sudah dewasa" Gumamnya -Raja
...|Disisi lain...
"Li, Jingmi, Shen, Tao dimana kalian" Bertelepati -Ye Nǚshén
"Ada apa Nona" Ucap mereka kompak dan muncul didepan
"Mengapa tubuhku sangat panas seperti terbakar" -Ye Nǚshén
"Nona anda harus menyerap kekuatan yang ada didalam tubuh anda" -Li
"Kekuatan aku tak tahu apa maksutmu" -Ye Nǚshén
"Nona ada orang yang berusia ratusan tahun menyerahkan kekuatannya kepadamu" Jelasnya -Tao
"Hah ratusan tahun bagaimana bisa" Bingungnya -Ye Nǚshén
"Nona cepatlah ikut kami ke inti dari hutan Kegelapan di sana anda aman untuk menyetapnya" -Shen
"Nona anda harus secepatnya menyerap kekuatan itu jika tidak anda bisa kehilangan nyawa" -Jingmi
"Baiklah bawa aku keinti hutan kegelapan" Ucapnya sambil menahan rasa panas di tubuhnya -Ye Nǚshén
"Baik Nona" Ucapnya bersamaan
...|Di inti hutan kegelapan...
"Baiklah kalian keluarlah dahulu aku akan menyerap nya" Ucapnya tegas -Ye Nǚshén
"Baik Nona kami akan menjaga disekitar anda" kompaknya
...|Selagi Ye Nǚshén menyerap kekuatan yang ada dalam tubuhnya mereka menjaga disekitarnya pagi hingga malam mereka laksanakan tanpa makan, tanpa minum mereka lakukan mereka takut jika mereka kembali dan melakukannya Ye Nǚshén akan di serang oleh musuh...
...|Satu minggu setelahnya...
"Uhuk...uhukk... Menyakitkan sekali rasanya ingin terbakar" -Ye Nǚshén
...Tiba-tiba...
...|Bumm...
...|Terdengar ledakan yang sangat keras hingga hewan-hewan di sekitarnya berlari ketakutan...
"Huhhh" mengeluarkan nafasnya perlahan "Akhirnya aku naik tingkat lagi" Senangnya -Ye Nǚshén
...•Next•...
__ADS_1
...~~~...