AKU YANG TERPILIH

AKU YANG TERPILIH
•Eps20•


__ADS_3

"Cukup sebentar lagi akan menyerang sebaiknya siapkan diri kalian sebelum berangkat" Ucap pria sambil keluar dari tendanya


"Siap jendral" Ucap Prajurit


...|Skip tenda Nǚshén...


"Huff" Duduk di pinggir kasur -Ye Nǚshén


"Sebenarnya aku dipindahkan ke dunia apa, Mengapa penyihir juga ada di dunia ini.. sekalian saja ada Vampir dan Derakula.. Hufff sudahlah aku harus bersiap lebih cepat lebih baik" Masuk dimensi dan mengambil jarum beracun, pedang, dan obat -Ye Nǚshén


''Huhff walau aku sudah memakai mantra untuk penghangat tapi tetap saja masih dingin aiss bibirku kering" Menghampiri kaca dan memoleskan lipkrim yang sempat di buatnya -Ye Nǚshén


"Apa kah mereka akan segera berangkat" Memakai topengnya dan berjalan keluar -Ye Nǚshén


"Apa benarkah"


"Apa kita punya kesempatan untuk memukul mundur mereka"


"Mereka sangat kuat dan sangat banyak"


"Ahhhh aku tidak mau mati di sini"


"Karena kalian sangat lemah" Sentak Nǚshén "Apa yang kalian lakukan di Kerajaan bahkan tingkatan pun masih sangat rendah" Decisku -Ye Nǚshén


...Nǚshén berjalan ke tenda yang di penuhi oleh orang yang terluka di medan perang...


"Maaf Nona aroma obat di sini sangat menyengat apa anda tidak apa-apa" Datang seorang pelayan dengan membawa perban dan obat oles luka


"Tidak aku sudah terbiasa" Masuk ke tenda "Aku bahkan makan tanaman obat mentah" Berjalan mengkampiri orang yang sedang memberi cahaya kepada para pelayan yang sedang mengoles obat luka -Ye Nǚshén


"Ah maaf Nona saya menghalangi jalan anda" Memberi hormat dan menyingkir


"Nona apa yang anda lakukan disini takutnya anda tidak nyaman" Datang seorang pria menggunakan pakaian tempurnya


"Hormat Tuan Muda" Semua memberi hormat kepada pria itu


"Tidak... apa kalian tidak menggunakan pil penyembuh untuk menggobati lukanya" Tanyaku kepada pria itu -Ye Nǚshén


"Saya juga berfikir begitu tapi setelah melihat banyaknya orang yang terluka sepertinya membutuhkan banyak pil penyembuh" Ucap pria itu lirih sambil melihat sekitarnya


"Ya tapi setidaknya setengah dari mereka kamu kasih supaya bisa mengikuti peperangan lagi" Batinku sambil mengelegkan kepala -Ye Nǚshén


"Dimana para Tabib kerajaan" Mengerutkan keningnya -Ye Nǚshén


"Mereka sedang istirahat dan sebagian dikirim ke Kerajaan Langit karena Putri Jian Xinai terkena demam" Ucapnya dengan nada lembut


"Hah bahkan hanya terkena demam saja Tabib di sini di kirim ke kerajaan Langit" Kesalnya dan tak sadar mengeluarkan auranya -Ye Nǚshén


¦Jian Xinai 'Putri kesayangan Raja' anak dari Selir Jia an 'selir kesayangan Raja'


"Uhuk..uhuk.."


"Aura yang kuat sekali"


"Nona tolong jangan marah ada banyak orang sakit di sini" Ucap para pelayan


"Maaf... Ambil obat ini dan sembuhkan lah kita serang balik" Mengeluarkan botol pil nya dari dimensi di meja "Di dalan nya ada tujuh hingga delapan pil tingkat tiga beri kepada semua yang terluka" Ucap ku lalu pergi keluar -Ye Nǚshén


"Mengapa aku merasa dia sangat tak suka kepada Putri Jian apa Putri Jian berbuat masalah kepada orang yang sangat kuat seperti dia" Gumam pria itu


...|Didepan...


"Nona apa anda akan ikut kemedan perang" Tanya Jendral

__ADS_1


"Ya aku akan ikut" Dengan nada dingin -Ye Nǚshén


"Baiklah mari ikut saya pilihlah kuda yang akan kamu naiki" Ucapnya sambil menujukkan arah


"Tuan apa saya boleh tahu namamu" Ucapku karena Nǚshén tak mau sampai berhubungan dengan kerajaannya -Ye Nǚshén


"Maaf tadi saya belum sempat memperkenalkan diri.. Saya Jendral


Dai Gun anda bisa memanggil saja Jendral Dai dari kerajaan Phoenix" Ucapnya tegas -Jendal Dai


"Baik Jendral Dai tolong tunjukkan arahnya" Ucapku karena sepertinya jendral itu sedang memuji dirinya di dalam batin -Ye Nǚshén


"A..Ah iya mari ikut saya" Ucapnya sambil menggaruk lehernya yang tak gatal -J.Dai


"Aku baru tau Jendral seperti ini" Batin / Muka datar -Ye Nǚshén


...|Skip...


"Ini kuda salju kami yang terbaik" Ucap penjaga kandang


"Baik" Mengangguk faham 'Mata tembus pandang' "Kuda.. aku ingin kuda yang ini" Melangkah sangat cepat dan berhenti di salah satu kuda yang ada di sana -Ye Nǚshén


"Em.. Nona Kuda itu sulit di jinakkan sebaiknya anda memilih yang lain" Ucap penjaga kandang Gugup


"Tidak apa aku tetap memilih dia" Membuka kandang "Dia cantik mempunyai bulu yang putih dan terlihat gagah cocok denganku dan em.. pantas susah di jinakkan" Batinnya sambil membangakan diri -Ye Nǚshén


"Pergilah dasar manusia ingin menggunakan aku" Ucap kuda itu yang hanya terdengar oleh Nǚshén


"Aku tahu kau sebenarnya mempunyai sayap jika kamu kau jadi kudaku aku bisa membantumu ke tingkat 'Master' bagaimana" Telepati dengan kuda itu -Ye Nǚshén


Oh ya Author udah kasih tingkatan hewan Spiritual belum ya 😂 yaampun author lupa


Tingkatan


•Langka


•Bumi


•Langit


•Master (Mulai bisa menggunakan tubuh manusia nya)


•Raja


•Sempurna


•Surgawi


Masing-masing memiliki 9 tahap untuk naik ke tingkat berikutnya


"Manusia hanya bisa mengarang saja" Acuh kuda tersebut


"Aku hanya memberi tahu karena aku punya rumput ekor level sembilan sih" Membujuk dengan memberi tahu apa yang dia butuhkan untuk menaiki tingkatannya., Bertelepati -Ye Nǚshén


"Ya paling kamu hanya mempunyai satu" Tetap acuh


"Oh.. ya sepertinya orang yang bisa berbicara kepada hewan tidak pernah kau temukan sepertinya aku yang kurang beruntunh apa aku yang siah ah" Bertelepati sambil mengalih-alihkan pandangan -Ye Nǚshén


"Hah aku baru sadar" Kagetnya sampai terbentur ke kayu


"Ah Nona mohon jangan saya takut anda akan terluka" kaget sang penjaga kandang


"Tidak... tidak apa aku hanya melihat dia cukup bagus tapi...." Memgalihkan pandangan "Sepertinya dia tidak mau" Ingin berjalan -Ye Nǚshén

__ADS_1


"Nona... Maksut saya Tuan tolong lah walau pakaianmu terlihat tidak normal sekarang saya percaya tolong bawa saya pergi" Maju terburu-buru


"Emmm.... bagaimana ya" Terhenti -Ye Nǚshén


"Nona awas" Sigap sang penjaga


"Tidak apa jangan lukai dia" Halanginya "Aku sudah susah-susah membujuk ingin kau lukai" Batin -Ye Nǚshén


"Baik Nona" Mundur -Sang penjaga kandang


"Terimakasih Tuan semoga anda tidak berbohong" Berlutut


"Berdirilah aku tidak suka tersorot karena kamu" Berbalik dengan nada dingin "Dia bisa aku gunakan kan hahaha aku memang hebat" Batin dengan sombongnya -Ye Nǚshén


"Baik Nona" Berdiri


"Kamu ku beri nama Ten" Sambil membuat kontrak darah -Ye Nǚshén


...|Tiba-tiba Ten naik tingkat menjadi Langit tingkat depalan...


"Tuan terimakasih..." Membungkukkan badan kudanya -Ten


"Sudahlah panggil aku Nona saja aku lebih muda dari mu" Telepati sambil berjalan ke arahnya -Ye Nǚshén


"Nona apa anda sudah memilih kuda sebentar lagi kita akan ke medan perang" Datang dari belakang -Jendral Dai


"Sudah mari pukul mundur mereka" Memerintah Ten supaya mengikutinya -Ye Nǚshén


...•Next•...


...~~~...


**Maaf Author telat Up nya soalnya baru sibuk bantu-bantu rumah


Untuk visul tokohnya ini author kasih tapi cuma yang sebagian aja yak lihat muka aja soalnya kadang cari pakek baju kuno agak susah.. Hihihi dan aku ambil dari Cosplay jadi jangan komen.. Kak bukannya ini tu kekuatannya ini ya X dari ini


Jangan komen gitu oke


Dan Nǚshén nya gak Author kasih bayangin itu yang sesuai orang kalian mau


...Li...



...Jingmi...


...Angap kaca mata gak ada...



...Shen...



...Tao...



...Ten...



...Zuji...

__ADS_1



__ADS_2